Revitalisasi Sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Properti dengan Model Mixed Use Building Melalui Penilaian Highest and Best Use Studi Kasus : Pasar Barukoto di Kawasan Wisata Kota Bengkulu

Ashary, Amin Shody (2019) Revitalisasi Sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Properti dengan Model Mixed Use Building Melalui Penilaian Highest and Best Use Studi Kasus : Pasar Barukoto di Kawasan Wisata Kota Bengkulu. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
08111750080001-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2022.

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Kegiatan revitalisasi kawasan dan bangunan banyak dilakukan pada sejumlah tempat di Indonesia. Keberhasilan revitalisasi dapat dilakukan dilakukan di tempat yang mempunyai fungsi dan lokasi strategis. Lokasi dapat berupa kawasan wisata, kawasan perdagangan dan kawasan kota lama yang mempunyai potensi lebih untuk dikembangkan. Penerapan strategi revitalisasi sering tidak tepat sasaran dan mengalami kegagalan dari hasil yang diperoleh. Kebanyakan strategi revitalisasi yang ditempuh hanya sebagai solusi jangka pendek, tanpa merubah fungsi dan menambahkan elemen bangunan yang baru. Masalah dari penelitian ini ialah bagaimana menemukan konsep revitalisasi, tidak hanya meningkatkan kualitas fisik dan lingkungan bangunan saja, namun dapat menguntungkan dari segi nilai investasi melalui strategi kepentingan ekonomi (economic approach). Penelitian ini menggunakan paradigma post-positivism, dengan strategi penelitian studi kasus melalui metode kombinasi kualitatif dan kuantitatif. Untuk menjawab sasaran yang ditempuh, menggunakan teknik analisa deskriptif kualitatif didukung dengan penilaian secara kuantitatif. Analisa deskriptif kualitatif dikaitkan dengan mengelompokan hasil data primer sesuai dengan indikator pada masing-masing variabel, kemudian dilakukan metode pembobotan untuk mendapatkan hasil kategorisasi revitalisasi dan pilihan jenis properti sesuai dengan hasil kuesioner. Teknik analisa kuantitatif berupa prinsip penilaian properti melalui High and Best Use Analysis. Analisis HBU akan menguatkan alternatif pilihan jenis properti yang telah ditawarkan, dengan memenuhi aspek legal, fisik, finansial serta menghasilkan peningkatan nilai properti pada kegiatan revitalisasi. Hasil dari penelitian ini adalah perumusan konsep desain revitalisasi, berupa tipologi bangunan mixed use dengan tema yang diusung sebagai tempat wisata belanja yang memadukan unsur pleasure, leasure dan community. Penilaian investasi yang direncanakan dapat diterima secara layak dari segi finansial. Hal tersebut didapati dari nilai Net Present Value (NPV) positif dan tingkat pengembalian investasi yang dihasilkan melebihi dari nilai minimum attractive rate of return (MARR). Hasil kajian investasi yang diperoleh, nilai properti (nilai wajar atas lahan dan bangunan) meningkat sebesar 136% dari nilai properti sebelum di lakukannya revitalisasi. ================================================================================================== Revitalization activities have been carried out in several places in Indonesia. The success of revitalization can be done in a place that has a strategic function and location. These locations are like tourist areas, trade areas and old city areas, which have the potential to be developed. most revitalization strategies that are carried out are only short-term solutions, without changing functions and adding new building elements. The problem of this study is how to find the concept of revitalization, not only to improve the physical and environmental quality of buildings, but can benefit from the value of investment through a strategy of economic interests. This study uses the post positivist paradigm, with a case study research strategy. The method used is a combination of qualitative and quantitative methods. To answer the research objectives, using qualitative descriptive analysis techniques supported by quantitative assessment. Qualitative descriptive analysis by grouping results from primary data, then using the scoring method to get the revitalization categorization and the most suitable type of property. Quantitative analysis techniques use the principle of property valuation with high and Best Use analysis methods. HBU analysis will strengthen alternative types of property choices, by fulfilling the requirements from the legal, physical, and financial aspects. The results of this study are the formulation of the concept of revitalization design, with mixed use building typology. The concept of the theme is determined as a shopping tourist place that combines pleasurem leasure and community elements. The planned investment assessment can be categorized properly from the financial aspect. This can be found from the value of the Net Present Value (NPV) positive and the return on investment generated exceeds the value of the minimum attractive rate of return (MARR). The results of the investment assessment obtained were an increase in property value of 136% of the value before revitalization

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTA 711.58 Ash r-1 2019
Uncontrolled Keywords: Revitalisasi, Mixed –Use Buidling, Wisata Belanja, Net Present Value, Minimum Atractive Rate of Return.
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture > NA7115 Domestic architecture. Houses. Dwellings
N Fine Arts > NA Architecture > NA9053 City planning
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Architecture > 23101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Amin Shody Ashary
Date Deposited: 12 Jan 2022 02:40
Last Modified: 12 Jan 2022 02:40
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/61983

Actions (login required)

View Item View Item