Analisa Pengaruh Penambahan Garam Pada Air Sebagai Media Pendingin Dalam Proses Pengerasan Induksi Baja ST 41 Terhadap Struktur Mikro, Kekerasan Dan Kekuatan Impak

Bimantara, Zendyka Satria (2019) Analisa Pengaruh Penambahan Garam Pada Air Sebagai Media Pendingin Dalam Proses Pengerasan Induksi Baja ST 41 Terhadap Struktur Mikro, Kekerasan Dan Kekuatan Impak. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
10211500000056-Non_degree.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Mobil Nogogeni merupakan mobil listrik yang terdiri dari banyak komponen yang menunjang performa dari mobil tersebut. Salah satu bagian penting yang menerima seluruh beban mobil tersebut adalah poros roda. Poros roda ini diharuskan mampu untuk menahan seluruh beban mobil tanpa mengalami deformasi plastis dan memiliki ketangguhan untuk menahan beban dinamis serta harus memiliki kekerasan yang cukup agar tahan aus. Untuk mendapatkan sifat poros demikian, maka dilakukan laku panas pengerasan induksi dengan suhu pemanasan 900○C, waktu penahanan selama 15 menit dan menggunakan air garam sebagai media pendingin dengan variasi kandungan sebesar 0%, 10% dan 20% terhadap berat air. Setelah dilakukan laku panas pengerasan induksi dan dilakukan pengujian, didapatkan hasil yang bergam. Pada media pendingin airgaram 0% didapatkan hasil metalografi dengan persentase perlit 70%, kekerasan kulit 47.5 HRC dan kekuatan impak rata-rata 332.46 Kg/cm. Pada media pendingin campuran air dan garam 10 % didapatkan hasil metalografi dengan presentase perlit 81.9%, kekerasan kulit 51 HRC dan kekuatan impak 271.39 kg/cm kemudian pada media pendingin campuran antara air dan garam sebesar 20% menghasilkan metalografi dengan presentase perlitt 64%, kekerasan kulit 37 HRC dan kekuatan impak 644.5kg/cm. ================================================================================================ Nogogeni car is an electric car that consists of many components that support the performance of the car. One important part that accepts the entire load of the car is the wheel shaft. This wheel shaft is required to be able to hold all car loads without plastic d eformation and has the toughness to withstand dynamic loads and must have sufficient hardness to be resistant to wear. To obtain such shaft properties, induction hardening heat is carried out with a heating temperature of 900○C, holding time for 15 minutes and using salt water as a cooling medium with a variation of content of 0%, 10% and 20% of the weight of water. After induction hardening heat treatment and testing, the results obtained are mixed. In water cooling media metallography results obtained with a percentage of 57% pearlite, skin hardness of 47.5 HRC and average impact strength of 332.46 Kg / cm. In the cooling medium the mixture of water and salt 10% obtained metallographic results with a percentage of 60% pearlite, skin hardness 51 HRC and impact strength 271.39 kg / cm then in cooling media the mixture of water and salt by 20% produces metallography with a percentage of 54% pearlite, hardness of the skin 37 HRC and impact strength of 569.93kg / cm.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: RSMI 669.95 Bim a-1 2019
Uncontrolled Keywords: Induksi, Struktur mikro, kekerasan, impak, Induction, microstructure, hardness, impact
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy > TN690 Metallography. Physical metallurgy
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy > TN752.I5 Steel--Heat treatment
T Technology > TS Manufactures
Divisions: Faculty of Vocational > Mechanical Industrial Engineering
Depositing User: Bimantara Zendyka Satria
Date Deposited: 19 Apr 2022 07:12
Last Modified: 19 Apr 2022 07:12
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/62406

Actions (login required)

View Item View Item