Analisis perbandingan perencanaan pondasi tiang pancang menggunakan metode konvensional dan metode P-Y curve pada lapisan tanah lunak yang tebal : studi kasus kota Banjarmasin dengan kedalaman tanah keras -40 meter

Devina, Reta Sandra (2015) Analisis perbandingan perencanaan pondasi tiang pancang menggunakan metode konvensional dan metode P-Y curve pada lapisan tanah lunak yang tebal : studi kasus kota Banjarmasin dengan kedalaman tanah keras -40 meter. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3111100016-Undergraduet thesis.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Dalam perencanaan pondasi gedung di atas tanah lunak, penggunaan pondasi tiang pancang menjadi salah satu pertimbangan yang dipilih. Namun, biaya pondasi tiang pancang tersebut lebih mahal jika dibandingkan dengan biaya pembangunan struktur atas gedung itu sendiri khususnya apabila kedalaman lapisan tanah keras sangat dalam seperti tanah yang ada di kota Banjarmasin. Apabila gedung tersebut merupakan sebuah gedung tinggi, maka pondasi yang digunakan adalah pondasi tiang pancang mencapai tanah keras, maka biayanya akan lebih mahal lagi. Pada studi ini, dilakukan analisa terhadap struktur gedung secara simetris 3 dimensi setinggi 4 dan 6 lantai yang dibangun di atas tanah lunak Banjarmasin dengan kedalaman tanah keras sedalam 40 meter menggunakan pondasi dalam tiang pancang. Beberapa masalah yang harus dipecahkan adalah :a) Bagaimana hasil perbandingan pondasi tiang pancang yang dibutuhkan dari perhitungan dengan metode konvensional dan p-y curve pada tumpuan end bearing dan friction. b) Bagaimana pengaruh pondasi tiang pancang metode konvensional dan p-y curve pada tumpuan end bearing dan friction terhadap struktur atas gedung. c)Bagaimana hasil perbedaan nilai biaya bahan yang dikeluarkan dari masing-masing metode dan tumpuan. Hasil dari studi ini didapatkan suatu kesimpulan bahwa perencanaan struktur bangunan gedung yang paling hemat yaitu menggunakan metode p-y curve dengan Pijin sebesar 0,9 ultimate tumpuan end bearing. ============================================================================================================== In planning the foundation of the building on soft soil , the use of pile foundation became one of the considerations is selected. However, the costs pile foundation is more expensive when compared to the cost of construction on the building structure itself, especially if the depth of the bedrock is very deep as the soil in Banjarmasin city. If the building is a high building, the foundation used is a pile foundation reach the hard ground, then the cost will be more expensive. In this study, an analysis of the structure of the building is symmetrical 3-dimensional high as 4 and 6 floors are built on soft soil Banjarmasin hard soil to a depth of 40 meters depth using deep foundation piles. Some of the problems to be solved are: a) How do the results of pile foundation is needed in the calculation by the conventional method and p-y curve at the end bearing and friction. b) How do the influence of pile foundation conventional method and p-y curve at the end bearing and friction of the upper structure of the building. c) How do the results of differences in material costs incurred value of each method and the pedestal. Results from this study obtained a conclusion that the structural design of the building is the most economical method with Pijin p-y curve of 0.9 ultimate end bearing.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSS 624.154 Dev a
Uncontrolled Keywords: tanah lunak; pondasi dalam; pondasi end bearing; pondasi friction; metode konvensional; metode p-y curve; settlement; pemodelan analisa struktur
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Civil, Environmental, and Geo Engineering > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Theses
Depositing User: - Taufiq Rahmanu
Date Deposited: 02 May 2019 06:40
Last Modified: 02 May 2019 06:40
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/62906

Actions (login required)

View Item View Item