Desain IPAL Pengolahan Grey Water dengan Teknologi Subsurface Flow Constructed Wetland di Rusunawa Grudo Surabaya

Safrodin, Ahmad (2016) Desain IPAL Pengolahan Grey Water dengan Teknologi Subsurface Flow Constructed Wetland di Rusunawa Grudo Surabaya. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3312100054-Undergradute Thesis.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Peningkatan pencemaran lingkungan yang terjadi di Kota Surabaya berakibat pada penurunan kualitas air sungai surabaya. Kontribusi pencemaran terjadi dikarenakan belum adanya sarana pengolahan air limbah yang maksimal. Rusunawa Grudo adalah salah satu penghasil limbah domestik berupa limbah grey water dan black water. Rusunawa ini telah terdapat fasilitas pengolahan limbah black water, namun belum ada pengolahan air limbah grey water. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengolahan air limbah grey water yang tepat dan efisien. Subsurface flow constructed wetland merupakan teknologi yang digunakan dalam pengolahan limbah domestik dengan sistem aliran bawah permukaan tanah. Pengolahan ini sangat cocok digunakan sebagai pengolahan limbah domestik karena operasional dan perawatannya mudah dan murah. Tahapan perencanaan dalam mendesain IPAL teknologi Subsurface constructed wetland ini meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, pengolahan data dan perencanaan design yang meliputi perhitungan debit, penetapan baku mutu, penetapan kriteria design, penetapan dimensi unit, penggambaran dimensi IPAL (Preliminary design). Kemudian dilakukan pembuatan standar operasional dan perawatan IPAL Constructed wetland. Desain IPAL Subsurface constructed wetland ini terdiri atas unit kolam ekualisasi, reaktor Horizontal Surface Flow Constructed Wetland (HSFCW), dan kolam penampungan untuk penampungan hasil olahan yang dapat dimanfaatkan kembali. Desain sistem IPAL dengan debit influen 33.60 m3/hari menghasilkan luas permukaan 480 m2, lebar 10 m, panjang 48 m, kedalaman bed 0.5 m, cross sectional area 4.99 m2, beban pada bed (OLR) 12.75 g BOD/m2.hari, beban hidrolik (HLR) 0,07 m3/m2.hari, dan waktu tinggal 3 hari. Kualitas efluen yang dihasilkan dari IPAL Subsurface constructed wetland meliputi nilai BOD 25 mg/L, COD 48.35 mg/L dan TSS 11.728 mg/L. Dihasilkan standar operasional dan perawatan IPAL constructed wetland. Anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan IPAL adalah Rp.412.059.022

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSL 628.162 2 Saf d
Uncontrolled Keywords: Pencemaran, limbah domestik, grey water, cyperus alternifolius, constructed wetland
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD430 Water--Purification.
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Environment Engineering > 25201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: ansi aflacha
Date Deposited: 01 Jul 2019 01:33
Last Modified: 01 Jul 2019 01:33
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/63363

Actions (login required)

View Item View Item