Pemetaan potensi sektor pertanian pangan kabupaten / kota di Jawa Timur tahun 2013 dengan menggunakan analisis cluster metode Ward`s

Pratama, Kardica Aji (2015) Pemetaan potensi sektor pertanian pangan kabupaten / kota di Jawa Timur tahun 2013 dengan menggunakan analisis cluster metode Ward`s. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 1311030035-Non Degree.pdf]
Preview
Text
1311030035-Non Degree.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Jawa Timur dikenal sebagai daerah lumbung pangan nasional yang
mampu memproduksi bahan pangan untuk mensuplai provinsi lain di
Indonesia. Namun faktanya, tiap tahun terjadi penyusutan areal lahan
pertanian mencapai 1.081 hektare. Kondisi saat ini diyakini semakin
merosot karena banyaknya alih fungsi lahan pertanian, khususnya di
wilayah pulau Jawa. Penyusutan terbesar di Pulau Jawa didominasi
karena adanya kebijakan kepala daerah yang membuka pusat industri dan
pembangunan infrastruktur. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah
memetakan potensi kabupaten/kota dalam hal produktifitas pertanian.
Tujuan dari penelitian ini adalah memetakan potensi sektor pertanian
kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur Tahun 2013. Hanya lima
komoditas sektor pertanian tanaman pangan yaitu padi, jagung, kedelai,
kacang tanah, kacang hijau yang akan dibahas pada penelitian ini. Hasil
dari analisis cluster dengan metode ward’s daerah yang paling potensial
untuk pertanian komoditas padi di Jawa Timur adalah kabupaten pada
kelompok 2, daerah yang potensial untuk pertanian komoditas jagung
adalah kelompok 3, daerah potensial pertanian komoditas kedelai adalah
kelompok 2, daerah potensial untuk pertanian komoditas kedelai adalah
kelompok 2, dan daerah potensial untuk pertanian komoditas kacang
tanah adalah kelompok 2, sedangkan untuk komoditas kacang hijau
daerah pertanian yang potensial terdapat pada kelompok 3.

==============================================================================================================

East Java is known as an area of national food barn capable of
producing food to supply other provinces in Indonesia. But in fact, every
year, there is shrinkage of agricultural land area reached 1,081
hectares. The current condition is believed to deteriorate because of the
conversion of agricultural land, particularly in the area of Java. The
biggest shrinkage in Java dominated due to the policy of regional heads
who opened a center of industry and infrastructure development. One
attempt to do is map out the potential of the district / city in terms of
agricultural productivity. The purpose of this study was to map the
potential of the agricultural sector, district / city in the province of East
Java in 2013. Only five commodity sectors, namely food crops of rice,
corn, soybeans, peanuts, green beans which will be discussed in this
study. Results of cluster analysis by the method of Ward's area with the
most potential for agriculture paddy in East Java is a district in group 2,
a potential area for farming corn is group 3, a potential area of
agricultural commodity soybean is a group 2, potential areas for
agricultural commodity soybean is a group 2, and potential areas for
agricultural commodities peanuts are a group of 2, whereas for green
bean commodity potential agricultural areas contained in the 3 groups.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: RSSt 519.53 Pra p
Uncontrolled Keywords: Sektor pertanian; Analisis cluster Ward`s; MANOVA
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA278 Cluster Analysis. Multivariate analysis. Correspondence analysis (Statistics)
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Statistics > 49401-(D3) Diploma 3
Depositing User: - Taufiq Rahmanu
Date Deposited: 09 Jul 2019 03:38
Last Modified: 09 Jul 2019 03:38
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/63689

Actions (login required)

View Item View Item