Optimal Power Flow Dengan Batasan Transient Stability Menggunakan Critical Trajectory Berdasarkan Hilangnya Sinkronisasi.

Sophiyan, Yayang (2015) Optimal Power Flow Dengan Batasan Transient Stability Menggunakan Critical Trajectory Berdasarkan Hilangnya Sinkronisasi. Undergraduate thesis, Institut Technology Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2213105049-Undergraduate Thesis.pdf - Published Version

Download (8MB) | Preview

Abstract

Dalam melakukan optimasi aliran daya suatu sistem tenaga listrik perlu memperhatikan batasan – batasan yang harus dipenuhi agar sistem tersebut memiliki kehandalan dan stabilitas yang baik. Kehandalan dan stabilitas yang dimaksud tidak hanya saat sistem beroperasi secara normal tetapi juga saat terjadi gangguan. Salah satu yang menjadi batasannya adalah kestabilan transien. Analisa kestabilan transien dilakukan dengan mengamati perubahan sudut rotor terhadap waktu saat terjadi gangguan sampai gangguan tersebut dihilangkan. Dalam hal ini kestabilan suatu sistem sangat dipengaruhi dengan waktu pemutusan CB. Suatu sistem memiliki waktu pemutus /critical clearing time (CCT) dimana saat terjadi gangguan dan diputus sebelum CCT, maka sistem dapat kembali pada kondisi steady state dan apabila gangguan diputus lebih dari CCT, sistem tidak dapat kembali pada kondisi stabilnya. Parameter inilah yang digunakan sebagai batasan yang digunakan dalam melakukan optimasi aliran daya. Dalam tugas akhir ini nilai CCT yang digunakan sebagai batasan optimasi aliran daya dihitung menggunakan metode critical trajectory berdasarkan hilangnya sinkronisasi. Sistem yang diuji, yaitu sistem 6 generator 30 bus dan didapatkan nilai CCT yang terkecil dari beberapa titik gangguan adalah 0.51 detik. Berdasarkan CCT yang didapat sistem dapat dikatakan stabil karena memiliki waktu pemutusan CB 0.5 detik. ========================================================================================================= In the optimization of power flow electric power system need to pay attention to limits - limits that must be met in order for the system has good reliability and stability. Reliability and stability is not only when the system is operating normally but also when an interruption occurs. One of the limitations is the transient stability. Transient stability analysis is done by observing the change in the rotor angle with respect to time when an interruption occurs until the interference is eliminated. In this case the stability of a system is highly influenced by the time of termination CB. A system has a circuit breaker / critical clearing time (CCT) in which the event of disruption and terminated before the CCT, then the system can return to steady state conditions and if interference is disconnected more than CCT, the system can not go back to the stable condition. The parameter is used as constraints used in the optimization of power flow. In this final CCT values are used as power flow optimization limit is calculated using the critical trajectory method is based on the loss of synchronization. The system being tested, namely 6 generator system bus 30 and obtained CCT smallest value from some point disorder is 0:51 seconds. Based on the obtained CCT system can be said to be stable because it has a termination time CB 0.5 seconds.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSE 621.319 21 Sop o
Uncontrolled Keywords: Optimasi Aliran Daya ,Transient Stability, Critical Clearing Time (CCT), Critical Trajectory
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK3226 Transients (Electricity). Electric power systems. Harmonics (Electric waves).
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Electrical Engineering > 20201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 07 Oct 2019 08:09
Last Modified: 07 Oct 2019 08:13
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/71029

Actions (login required)

View Item View Item