Studi Alokasi Pemberian Air Akibat Berkurangnya Luas Baku Sawah Pada Saluran Primer Panarukan Kota Situbondo

Kurniawan, Ignatius Brian Widya (2015) Studi Alokasi Pemberian Air Akibat Berkurangnya Luas Baku Sawah Pada Saluran Primer Panarukan Kota Situbondo. Undergraduate thesis, Institut Technology Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 3113105054-Undergradaurte Thesis.pdf]
Preview
Text
3113105054-Undergradaurte Thesis.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Saluran Primer Panarukan yang berada di Kota Situbondo merupakan
bagian dari Daerah Irigasi Sampean Lama. Saluran Primer Panarukan
memiliki luas baku sawah 2147 Ha. Saluran Primer Panarukan
mendapat pasokan air dari Bendung Sampean Lama yang berada di
Kabupaten Situbondo.
Saluran Primer Panarukan ini mengalami penurunan kondisi dan fungsi,
yang disebabkan oleh terjadinya pengurangan luas baku sawah akibat
pembangunan. Dalam hal ini akan dilakukan studi alokasi agar dapat
memanfaatkan debit yang tersedia guna memperoleh keuntungan yang
maksimal. Analisa akan dilakukan menggunakan program linear dengan
program Quantity Methods for Windows, Dengan batasan debit andalan
yang ada dan luas lahan sawah yang tersedia. Output dari perhitungan
ini adalah untuk mengetahui total luas sawah yang bisa ditanami sesuai
dengan jenis tanaman dan musim tanamnya serta keuntungan hasil tani
yang akan diperoleh. Berdasarkan hal ini, keuntungan terbesar yaitu
dengan pola tanam padi-palawija-palawija pada bulan Desember 1 yaitu
sebesar Rp 61.053.230.000 dengan intensitas tanam sebesar 223% dan
mengalami keuntungan sebesar Rp 2.860.335.000 serta kenaikan
intensitas sebesar 27%.
========================================================================================================
Primary channels of Panarukan located in the city of Situbondo is part
of Sampean Lama Irrigation Area. Primary channels of Panarukan has
an extensive raw rice 2147 Ha. Primary channels of Panarukan receive
water supply from the Sampean Lama’s dam which is located in
Situbondo.
Primary channels of Panarukan have decreasing its condition and
function, this is caused by that there is a vast reduction of raw rice
caused by the construction. In this case, it need study allocation in order
to utilize the available discharge in order to obtain maximum benefit.
Analysis will be performed using a linear program with Quantity
Methods for Windows 2, With the limitations avaibility of existing
mainstay discharge and wetland area. The output is to know the total
area that can be planted in accordance with the type of crop and
cropping season and farm yield advantage to be obtained. The biggest
advantage is the cropping pattern of rice-crops-crops on November 1,
which amounted to Rp 61.053.230.000 with cropping intensity of 223%
and experienced a gain of Rp 2.860.335.000 also increase in intensity by
27%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSS 627.54 Kur s
Uncontrolled Keywords: Panarukan, pola tanam, program linear
Subjects: T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements > TE215 Drainage
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 08 Oct 2019 02:30
Last Modified: 08 Oct 2019 02:30
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/71036

Actions (login required)

View Item View Item