Pemodelan Dan Pemetaan Prevalensi Penderita Penyakit Kusta Di Kabupaten/ Kota Jawa Timur Dengan Pendekatan Mixed Geographically Weighted Regression

Shovalina, Mei Rizka (2016) Pemodelan Dan Pemetaan Prevalensi Penderita Penyakit Kusta Di Kabupaten/ Kota Jawa Timur Dengan Pendekatan Mixed Geographically Weighted Regression. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
1314105002-undergraduate-theses.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kusta adalah penyakit menular yang disebabkan Mycobacterium leprae. Penyakit ini dapat menyebabkan masalah yang kompleks, bukan hanya dari segi medis seperti cacat fisik tetapi juga masalah sosial, ekonomi, budaya, keamanan dan ketahanan nasional. Oleh karena itu perlunya penanganan yang serius dan mendalam terhadap permasalahan kusta tersebut. Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi yang memiliki nilai tertinggi pada prevalensi kusta di tahun 2013. Perkembangan kusta dideteksi merambat di daerah yang dekat dengan daerah endemik kusta. Penelitian ini bertujuan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi prevalensi penderita kusta di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur dengan memperhatikan aspek wilayah (kota) yang ada dengan menggunakan metode Geographically Weighted Regression dan Mixed Geographically Weighted Regression. Sebelum melakukan metode GWR peneliti mendeteksi terdapat tiga variabel prediktor yang signifikan masuk dalam model dengan OLS. Model GWR menghasilkan bahwa variabel persentase penduduk miskin berpengaruh di beberapa kabupaten/kota sehingga variabel tersebut merupakan variabel yang bersifat global dan sisanya merupakan variabel lokal yang akan digunakan untuk estimasi model MGWR. Dari hasil model MGWR menghasilkan bahwa persentase penduduk miskin sangat berpengaruh masuk kedalam model dan variabel lokal signifikan di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur yang berbeda-beda. Model terbaik dicari menggunakan kriteria kebaikan model yaitu AIC dan koefisien determinasi yang menghasilkan model GWR merupakan metode terbaik. ============================================================ Leprosy is an infectious disease which caused by Mycobacterium leprae. This disease can cause a complex problem, not only in medical terms such as physical disability but also in social, economics, culture, security, and national defence terms. Therefore it requires a serious and deep handling for leprosy. East Java is a province which has highest leprosy prevalence value in 2013. The development of leprosy detected vines in regions close to the areas of endemic disease of leprosy. This study aims to determine the factors that influence prevalence of leprosy patient in cities of East Java, focusing on area aspect, by using Geographically Weighted Regression and Mixed Geograhically Weighted Regression method. Before using GWR method, researcher detected three predictor variable that significantly entered model with OLS. GWR model conclude that variable of the poor percentage influence in some cities so thtat variable are global variable and the others arelocal variable will be used to estimate MGWR model. From the result of MGWR model conclude that the poor percentage influence to enter the model and significant local in some cities in East Java. The best model is found by using goodnes criteria, AIC and determination coefficient that produce GWR model are the best model.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSSt 519.536 Sho p
Uncontrolled Keywords: GWR, MGWR, Prevalensi Kusta
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics > HA31.3 Regression. Correlation
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Statistics > 49201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 29 Oct 2019 03:22
Last Modified: 29 Oct 2019 03:24
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/71480

Actions (login required)

View Item View Item