Peningkatan Ketercapaian Kota Layak Huni Di Surabaya Berdasarkan Persepsi Pemegang Kebijakan

Soraya, Aviani Intan (2016) Peningkatan Ketercapaian Kota Layak Huni Di Surabaya Berdasarkan Persepsi Pemegang Kebijakan. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3612100043-undergraduate-theses.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kota-kota di Indonesia berusaha mewujudkan kota yang layak huni untuk penduduknya. Berdasarkan penelitian IAP tahun 2014 mengenai livable city index, Kota Surabaya berada di bawah rata-rata kota besar Indonesia. Kota Surabaya memiliki visi sebagai kota nyaman, namun kondisi eksistingnya terdapat permasalahan perkotaan yang tentunya mempengaruhi kenyamanan masyarakat dan tingkat layak huni Kota Surabaya. Pemegang kebijakan yaitu pemerintah tentunya memiliki andil yang besar dalam pencapaian kota layak huni. Terdapat perbedaan persepsi antara masyarakat dan pemerintah terkait tingkat layak huni suatu kota, sehingga dibutuhkan kajian mengenai tingkat layak huni Kota Surabaya berdasarkan persepsi pemegang kebijakan. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka dibutuhkan suatu penelitian untuk mengkaji ketercapaian kota layak huni di Surabaya, sehingga sasaran yang dibutuhkan (1) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketercapaian kota layak huni (livable) Kota Surabaya. (2) menganalisis ketercapaian kota layak huni di Surabaya. (3) merumuskan strategi untuk meningkatkan ketercapaian kota layak huni di Surabaya. Sasaran pertama menggunakan alat analisis CFA (Confirmatory Factor Analysis) untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi ketercapaian kota layak huni berdasarkan persepsi pemegang kebijakan. Sasaran kedua menggunakan alat analisis IPA (Important Performance Analysis) untuk menilai ketercapaian kota layak huni Surabaya berdasarkan persepsi pemegang kebijakan. Sasaran ketiga menggunakan Analisa Deskriptif untuk merumuskan rekomendasi peningkatan ketercapaian kota layak huni. Hasil dari penelitian ini adalah ketercapaian kota layak huni di Kota Surabaya berdasarkan persepsi pemegang kebijakan cukup baik, berbeda dengan hasil penelitian IAP yang mengatakan tingkat layak huni kota surabaya berada di bawah rata-rata kota di Indonesia. perbedaan ini vi didasarkan pada perbedaan persepsi antara IAP yang berdasarkan pendapat dari masyarakat dengan pemerinah selaku pemegang kebijakan. Namun walaupun hasil capaian sudah cukup baik, berdasarkan persepsi pemegang kebijakan terdapat variabel yang perlu ditingkatkan kinerja agar tercapai kota layak huni diantaranya rasio murid guru, ketersediaan air bersih, angkutan umum dan interaksi hubungan penduduk. ========================================================== Based on Indonesian Planning Association (IAP) livability index in 2014, Surabaya places below average among other big cities in Indonesia. Surabaya envisioned itself to become a livable city, but in reality, there exist several problems that affect Surabaya’s livability. Policy makers, in this context is the government, definitely has a big contribution in creating the livable city. There are perception differences between the citizen and the policy makers, therefore, it is necessary to conduct a study about Surabaya’s livability based on policy makers’ perception. There are several objectives that need to be carried out in order to conduct the research, those are (1) analyzing factors that affect Surabaya’s livability by using confirmatory factor analysis (2) analyzing Surabaya’s livability based on the factors by using importance performance analysis, (3) formulating strategy to improve Surabaya’s livability by using descriptive analysis. The result shows that according to policy makers, Surabaya’s livability level is high, which is different from the IAP’s index result. This difference happened because the IAP research was conducted with the citizens as the respondents, and did not include the policy makers. Despite the high level of livability, there are some variables that still required to be improved in order to create a more livable city, such as student-teacher ratio, clean water availability, public transportation, and social interaction.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSPW 658.562 Sor p
Uncontrolled Keywords: kota layak huni, layak huni, persepsi pemegang kebijakan, tingkat performa, tingkat kepentingan
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture > NA7115 Domestic architecture. Houses. Dwellings
Divisions: Faculty of Architecture, Design, and Planning > Regional and Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 21 Nov 2019 07:15
Last Modified: 21 Nov 2019 07:15
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/71949

Actions (login required)

View Item View Item