Implementasi Teknologi Blockchain Dan Multi Party Computation Dalam Sistem E-Vote

Zulkarnaen, R. M Iskandar (2016) Implementasi Teknologi Blockchain Dan Multi Party Computation Dalam Sistem E-Vote. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img]
Preview
Text
5112100101-Undergraduate_Thesis.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Sistem pemungutan suara di Indonesia yang lebih dikenal dengan nama pemilihan umum (pemilu) sampai saat ini masih dilaksanakan secara manual. Dalam sistem tersebut, dibutuhkan waktu yang relatif lama untuk menghitung suara yang masuk. Selain itu dalam sistem ini juga rawan adanya kecurangan terhadap jumlah suara untuk memenangkan kelompok atau pihak tertentu. Untuk mengatasinya, salah satu solusi adalah menggunakan sistem pemungutan suara elektronik atau dikenal dengan istilah E-Vote. Di beberapa negara, sistem pemungutan suara telah dilakukan dengan menggunakan E-Vote. Bermacammacam metode telah digunakan dalam sistem E-Vote untuk mengamankan data hasil pemungutan suara, salah satunya dengan menggunakan teknik enkripsi dalam menyimpan data hasil. Namun hal ini masih memiliki kekurangan yaitu apabila kunci untuk melakukan proses enkripsi-dekripsi bocor atau dicuri, maka siapa saja dapat mengubah data yang ada. Pada tugas akhir ini, penulis mencoba untuk merancang mekanisme penyimpanan data hasil pemungutan suara yang bersifat tamper proof apabila data telah masuk ke dalam sistem. Dengan menerapkan perpaduan metode Blockchain pada Bitcoin yang telah dimodifkasi sesuai kebutuhan dengan Multi Party Computation, mekanisme penyimpanan data yang bersifat tamper viii proof dapat diwujudkan. Pemilih memasukkan data dari mesin voting yang tersedia. Data suara yang masuk dari pemilih akan dipecah menjadi beberapa data dengan metode Multi Party Computation dan hasilnya dikenal dengan istilah shares. Kemudian tiap share tadi akan dikirim ke jaringan Blockchain yang berbeda. Di tiap jaringan Blockchain, data share di broadcast ke semua node yang ada dan dilakukan proses Blockchain sehingga terbentuklah prinsip single shared truth. Setelah proses Blockchain selesai, data disimpan dalam bentuk blok dengan format data binary kemudian disinkronisasi dengan database lokal sebagai alat bantu tracking data blok yang disimpan. Untuk memastikan data yang masuk itu benar atau tidak, digunakanlah digital signature sebagai mekanisme validasi data. Skenario yang diusulkan penulis tersebut terbukti dapat mencegah adanya perubahan data suara yang sudah masuk ke dalam sistem. Apabila ada data yang tidak berasal dari sumber yang benar atau data salah, data tersebut akan dieliminasi melalui beberapa proses validasi. Selain itu, apabila terdapat data yang diubah atau rusak, terdapat salinan data di node lain yang memiliki data yang serupa dengan data yang hilang atau rusak sehingga bisa dijadikan backup data. Diharapkan skenario ini dapat diterapkan dalam sistem E-Vote di masa mendatang ====================================================================================================== Voting system in Indonesia, known as general election, until current date still being held using manual method. This system needs relatively long time to count input vote. Furthermore, it is prone to fraud against the number of votes for making a particular group or party win the election. To overcome this, one of the solutions is we could use electronic voting scheme or we know it as E-Vote. In some countries, E-Vote has been implemented in their election process. Many methods for securing election data have been implemented in E-Vote system since then, one of them is securing stored data using encryption method. However, this method still has drawback. That drawback is when key for encryption-decryption process disclosed or somehow stealed, everyone can tamper the existed data. In this undergraduate thesis, author is trying to devises mechanism for storing tamper proof data inside the system. By applying both specifically modified Blockchain method in Bitcoin and Multi Party Computation, mechanise for storing tamper proof data can be realized. Voter inputs data from designated vote machine. Incoming data from voter will be separated into many data by using Multi Party Computation and these result known as shares. Afterward, each share will be send to each designated Blockchain network. For each Blockchain network, x share data broadcasted to all nodes and starting Blockchain process to create single shared truth principal. After Blockchain process finished, data will be stored in block form, which has binary format then synchronize it with local database as tracking helper for stored blocks. To validate incoming data, digital signature is used for validation process. The scenario that author proposed is proven that can prevent vote data tamper attempt inside the system. If there is invalidate incoming data, it would be eliminated by many validation process. Moreover, if there is any tampered or broken data, we can request copy of similar data from another node that has the data as a backup. This scenario is expected to be applied in E-Vote system in the future

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSIf 621.391 6 Zul i
Uncontrolled Keywords: bitcoin, blockchain, digital signature, keamanan data, multi party computation, pemungutan suara elektronik, sistem terdistribusi.
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T58.6 Management information systems
Z Bibliography. Library Science. Information Resources > ZA Information resources > Z699.5 Information storage and retrieval systems
Divisions: Faculty of Information Technology > Informatics Engineering > 55201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 09 Apr 2020 00:36
Last Modified: 09 Apr 2020 00:36
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/75726

Actions (login required)

View Item View Item