Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Sektor Perbankan Yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia Menggunakan Metode Structural Equation Modelling-Partial Least Square

Aminah, Fiqih Nur (2016) Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Sektor Perbankan Yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia Menggunakan Metode Structural Equation Modelling-Partial Least Square. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img]
Preview
Text
1314105046-Undergraduate_Thesis.pdf - Published Version

Download (391kB) | Preview

Abstract

Perusahaan yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan perusahaan terbuka (go public) yang tidak membatasi jumlah pemegang saham dan menawarkan sahamnya kepada masyarakat luas. Bagi perusahaan yang telah go public, pasar modal merupakan sarana peningkatan nilai perusahaan. Semakin tinggi harga saham semakin tinggi nilai perusahaan. Perusahaan yang tercatat di BEI melaporkan laporan keuangan secara berkala menggunakan rasio keuangan. Pada Mei 2015, empat perusahaan perbankan Indonesia masuk ke dalam Forbes yaitu BRI (Bank Rakyat Indonesia), Bank Mandiri, BCA (Bank Central Asia) dan BNI (Bank Negara Indonesia). Hasil tersebut menunjukkan bahwa sektor perbankan memiliki kinerja cukup baik dan diindikasikan memiliki nilai perusahaan yang tinggi. Nilai perusahaan tersebut dihitung melalui Price Book Value (PBV). Bank Indonesia merupakan Bank Sentral Indonesia membagi lima bagian rasio keuangan untuk sektor perbankan yaitu rasio permodalan, rasio aktiva produktif, rasio rentabilitas, rasio likuiditas dan rasio kepatuhan. Kelima rasio tersebut tidak dapat diukur secara langsung, sehingga pengukurannya diperlukan indikator. Sehingga dilakukan suatu penelitian untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan terhadap nilai perusahaan. Metode yang digunakan adalah SEM-PLS. Hasil pengujian model struktural (inner model) menunjukkan bahwa rasio aktiva produktif dan rasio rentabilitas mempengaruhi nilai perusahaan ================================================================================================== Companie is listed in Indonesia Stock Exchange is a public company (going public) that does not limit the number of shareholders and offered its shares to the public. For companies that go public, the stock market is a means of increasing the company's value. The higher the stock price the higher the value of the company. Companies listed on the Stock Exchange financial reports on a regular basis using financial ratios. In May 2015, four Indonesian banking company entered into Forbes namely BRI (Bank Rakyat Indonesia), Bank Mandiri, BCA (Bank Central Asia) and BNI (Bank Negara Indonesia). These results indicate that the banking sector had a good performance and indicated as having high enterprise value. The company's value is calculated through the Price Book Value (PBV). Bank Indonesia is the Indonesian Central Bank divides financial ratios for the five parts, namely the banking sector's capital adequacy ratio, the ratio of productive assets, profitability ratios, liquidity ratios and compliance ratio. The fifth of these ratios can not be measured directly necessitating an indicator. Even do some research to determine the effect of financial ratios to the value of the company. The method used is Structural Equation Modelling-Partial Least Square (SEM-PLS). The test results indicate that the path coefficient of productive assets ratio and profitability ratio affects the value of the company.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSSt 519.53 Ami p
Uncontrolled Keywords: Nilai Perusahaan, Rasio Keuangan, SEM-PLS
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA278.3 Structural equation modeling.
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Statistics > 49201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 14 Apr 2020 00:26
Last Modified: 14 Apr 2020 00:26
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/75768

Actions (login required)

View Item View Item