Analisis Olah Gerak Zig-Zag Pada Model Kapal Perang Dengan Metode Open Free Running Model Test

Herdani, Eka Prasetya Samodra (2016) Analisis Olah Gerak Zig-Zag Pada Model Kapal Perang Dengan Metode Open Free Running Model Test. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
4108100067-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kapal harus memiliki kemampuan manuver yang baik, untuk menjaga keselamatan para awak kapal di dalamnya dan keselamatan kapal itu sendiri. Manuver yang baik ditunjukkan dengan kemampuan kapal bergerak dengan lincah di perairan. Kapal perang merupakan salah satu jenis kapal yang membutuhkan kemampuan manuver yang paling baik, karena fungsinya sebagai alat untuk menjaga perairan suatu negara. Kapal perang harus dapat bergerak lincah untuk mengejar musuh, menghindari musuh, maupun dalam patroli seharihari. Kemampuan manuver yang harus dimiliki oleh sebuah kapal telah diatur dalam International Maritim Organization (IMO) Resolusi MSC 137 (76) tahun 2002. Pada penelitian ini, akan diaplikasikan untuk menganalisis performa olah gerak zigzag model kapal perang SIGMA dengan panjang 3 meter menggunakan 2 jenis kemudi yang berbeda. Kemudi yang akan diuji adalah kemudi konvensional berbentuk trapesium yang mempunyai luas 28,5 cm2 disebut kemudi A dan kemudi dengan bentuk ekor ikan lanceolate yang memiliki luas sama, disebut kemudi B. Kecepatan model kapal yang digunakan sebesar 1 m/s dengan sudut kemudi sebesar 10o dan 20o. Metode yang digunakan adalah open free running model test di kolam terbuka. Proses pengambilan data menggunakan GPS yang terpasang pada model kapal. Data GPS diolah menggunakan microsoft excel dan autocad untuk mendapatkan sudut overshoot dari hasil pengujian. Hasil pengujian zigzag 10 derajat untuk kemudi jenis A diperoleh sudut overshoot pertama sebesar 3 derajat dan sudut overshoot kedua sebesar 2 derajat. Sedangkan hasil pengujian zigzag 10 derajat untuk kemudi jenis B diperoleh sudut overshoot pertama sebesar 2 derajat dan overshoot kedua sebesar 4 derajat. Selanjutnya hasil pengujian zigzag 20 derajat untuk kemudi jenis A diperoleh overshoot pertama sebesar 22 derajat. Terakhir, hasil pengujian zigzag 20 derajat untuk kemudi jenis B diperoleh overshoot pertama sebesar 16 derajat. Hasil pengujian telah sesuai dengan standar manuver yang diatur oleh IMO Resolusi MSC 137 (76) tahun 2002, menghasilkan jenis kemudi konvensional memiliki performa manuver lebih baik dari kemudi lanceolate ======================================================================================================== The ship should have good maneuverability, to maintain the safety of the crew in it and the safety of the ship itself. Good maneuverability shown by the ability of ships moving swiftly in water. The warship is certainly one type of vessels requiring most excellent maneuverability, due to its function as a tool to keep the waters of a country. Warships should be able to move swiftly to pursue the enemy, dodge enemies, as well as in their daily patrols. Maneuverability must be owned by a ship has been set up under the International Maritime Organization (IMO) Resolution MSC 137 (76) 2002. In this study, will be applied to analyze the performance of zigzag maneuver on SIGMA models warship with a length of 3 meters using two different types of rudder. Rudder to be tested is a conventional rudder trapezoid shape which has an area of 28.5 cm2 called rudder A and rudder with a fish tail shape lanceolate which has the same area, called rudder B. Ship models use a speed of 1 m/s with the rudder angle of 10o and 20o. The method used is called open free running test models is done in open water. The retrieval of data using GPS installed on the ship model. GPS data is processed using Microsoft Excel and AutoCAD to get the overshoot angle as the test results. The test results of 10 degrees zigzag to the rudder type A is obtained first overshoot angle of 3 degrees and the second overshoot angle of 2 degrees. While the test results of 10 degrees zigzag to the rudder type B obtained first overshoot angle of 2 degrees and a second overshoot by 4 degrees. Furthermore, the test results of 20 degrees zigzag to the rudder type A is obtained first overshoot by 22 degrees. Finally, the test results of 20 degrees zigzag to the rudder type B obtained first overshoot by 16 degrees. The test results are in accordance with standard maneuvers regulated by IMO Resolution MSC 137 (76) 2002, conclude that conventional rudder has better manoeuvre performance than lanceolate rudder

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSpe 623.881 Her a
Uncontrolled Keywords: free running model test, GPS, Kapal perang SIGMA , kemudi lanceolate, zigzag
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Naval Architecture and Shipbuilding Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 17 Apr 2020 01:21
Last Modified: 17 Apr 2020 01:21
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/75816

Actions (login required)

View Item View Item