Implementasi Manajemen Risiko Pada Proses Produksi Dengan Pendekatan Fuzzy-Fmea (Studi Kasus : Unit Urea Pabrik Kaltim-5, Pt Pupuk Kalimantan Timur Tbk)

Utama, Dedy (2016) Implementasi Manajemen Risiko Pada Proses Produksi Dengan Pendekatan Fuzzy-Fmea (Studi Kasus : Unit Urea Pabrik Kaltim-5, Pt Pupuk Kalimantan Timur Tbk). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2511100061-Undergraduate_Thesis.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Dalam rangka revitalisasi industri pupuk dan peningkatan daya saing global, PT Pupuk Kaltim membangun pabrik Kaltim-5 yang resmi beroperasi November 2015. Pabrik Kaltim-5 diharapkan dapat menunjang produksi urea untuk penjualan global serta urea bersubsidi untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional. Sebagai salah satu aktivitas baru di PT Pupuk Kaltim, sesuai dengan kebijakan manajemen risiko perusahaan, perlu diidentifikasi risiko-risiko yang melekat pada unit urea Kaltim-5 agar rate produksi unit urea Kaltim-5 tidak terhambat. Untuk proses produksi, dapat dilakukan analisa risiko dengan metode FMEA. Namun, ambiguitas dan subjektifitas penilaian pada metode FMEA cukup tinggi. Dapat digunakan Fuzzy-logic untuk mengurangi ambiguitas dan subjektifitas dari penilaian metode FMEA., Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan framework manajemen risiko ISO 31000. Di awali dengan brainstorming dengan pihak expert untuk mengidentifikasi risiko pada unit urea Kaltim-5. Setelah risiko diidentifikasi, dilakukan analisa risiko dengan FMEA untuk mendapatkan nilai severity, occurence dan detection yang akan di-fuzzifikasi dan diberikan bobot untuk mendapatkan nilai Fuzzy Risk Priority Number (FRPN). Selanjutnya diberikan mitigasi risiko untuk risiko yang memiliki nilai FRPN tinggi dan berada pada kondisi extreme risk sesuai peta risiko ==================================================================================================== In order to fertilizer industry revitalization and to increase global competitiveness, PT Pupuk Kaltim build for Kaltim-5, which was officially opened November 2015. Kaltim-5 is expected to support the production of urea for global sales and subsidized urea to improve national food security. As one of the new activity at PT Pupuk Kaltim, in accordance with the risk management policies of the company, need to be identified risks attached to the urea unit Kaltim-5 so the production rate of urea unit Kaltim-5 is not impeded. For the production process, to do risk analysis FMEA method can be used. However, ambiguity and subjectivity in FMEA method assesment is quite high. Fuzzy-logic can be used to reduce ambiguity and subjectivity of FMEA method assesment. The research was done by using the risk management framework of ISO 31000. In starting with a brainstorming with the expert to identify risks to the urea unit Kaltim-5. Once risk is identified, FMEA is used to get the value of severity, occurence and detection that will be do fuzzification and assigned weights to get the value of Fuzzy Risk Priority Number (FRPN). Furthermore, given mitigating risk to risk that having high value FRPN and at extreme risk conditions appropriate risk maps

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSI 658.155 Uta i-1
Uncontrolled Keywords: Risiko, Manajemen Risiko, FMEA, Fuzzy-Logic, Fuzzy-FMEA.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering > 26201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 26 May 2020 02:43
Last Modified: 26 May 2020 02:43
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/76028

Actions (login required)

View Item View Item