Rancang Bangun Dan Studi Eksperimen Alat Penukar Panas Untuk Memanfaatkan Energi Refrigeran Keluar Kompresor AC Sebagai Pemanas Air ST/D = 4 Dengan Variasi Volume Air

Bagja, Binar Kusumah (2016) Rancang Bangun Dan Studi Eksperimen Alat Penukar Panas Untuk Memanfaatkan Energi Refrigeran Keluar Kompresor AC Sebagai Pemanas Air ST/D = 4 Dengan Variasi Volume Air. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2114105057-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Sistem referigerasi memiliki energi yang besar dalam melepaskan kalor. Kalor akibat kompresi pada kompresor bisa dimanfaatkan misalnya untuk pemanasan air. Pemanfaatan kalor tersebut dilakukan dengan cara menambahkan water heater sebelum aliran fluida referigeran masuk ke kondensor. Water heater tersebut dalam keadaan tercelup di dalam sebuah tangki berisi air untuk melepas kalor terhadap air. Perancangan water heater dilakukan dengan mencari panjang tube (L), diameter tube (D), dan jarak antar tube. Water Heater ini diletakkan setelah komponen kompressor pada sistem AC. Proses awal untuk mencari rancangan water heater adalah dengan mencari temperatur keluaran kompresor dimana untuk mencari potensi panas yang akan dimanfaatkan untuk memanaskan air. Setelah mencari potensi panas yang dihasilkan dari energi keluaran kompresor adalah mencari kapasitas kalor yang akan diberikan water heater terhadap air dan kemudian selanjutnya mencari perpindahan panas yang terjadi pada proses pemanasan air tersebut yang kemudian dilakukan perhitungan untuk mencari panjang tube (L) dan penentuan jarak ST/D pada tube. Setelah diperoleh geometri water heater, langkah selanjutnya adalah melakukan simulasi numerik dengan menggunakan perangkat lunak FLUENT 6.3.2 untuk mengetahui karaketeristik perpindahan panas yang terjadi di dalam proses pemanasan air dengan jarak ST/D yang telah ditentukan sebelumnya. Langkah selanjutnya melakukan eksperimen. Eksperimen dilakukan dengan memvariasikan volume air dalam tangki yaitu sebesar 75 liter; 85 liter; dan 100 liter. Hasil simulasi numerik diperoleh bahwa pola aliran kecepatan dengan nilai tertinggi berada pada daerah sekitaran tube inlet dikarenakan temperatur yang paling tinggi dibandingkan tube lainnya sehingga menimbulkan perbedaan temperatur dan juga densitas pada sekitaran tube inlet. Hasil eksperimen diperoleh bahwa volume air yang besar yaitu sebesar 100 liter memiliki Coefficient of Performance (COP) tertinggi yaitu sebesar 4,590. Hasil eksperimen diperoleh bahwa volume air yang rendah yaitu sebesar 75 liter memiliki waktu pemanasan air paling cepat yaitu selama 180 menit. ================================================================================================================== Refrigeration system has large energy for release heat. Heat caused compression can useful for example as water heater. Utilization of heat is exercised by way of adding a water heater before the refrigerant flow goes into the condenser. The water heater is submerged condition at water tank for release heat. Design of water heater is doing by calculate tube long (L), find tube diameter, and distance between tube. Water Heater placed after compressor at Air Conditioning system. At the first, design of water heater start from search temperature outlet compressor to know heat potential from system. Next step is calculate Water Heater capacity that will release heat and absorbed by water. After that, analyze heat transfer that occur at water heat process. At last, calculate long tube and determine distance between tube and long tube sealed pipe. After design, the next step is doing numerical simulation use software FLUENT 6.3.2 to find heat transfer characteristic that occur during water heat process at distance between tube (ST/D). After simulation is do experiment. The experiment is doing variation of water volume 75 liter; 85 liter; 100 liter. The result of numerical simulation is that fastest velocity flow occur at around tube inlet because that the highest temperature so that is create high gradient density. The result of experiment is that water volume 100 liter has the highest Coefficient of Performance (COP) at Air Conditioning system with the value is 4,590. The fastest water heat is experimental with water volume 75 liter with time 180 minutes.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSM 621.402 2 Bag r
Uncontrolled Keywords: Water heater; jarak tube; perpindahan panas; transien; konveksi alami
Subjects: Q Science > QC Physics > QC320 Heat transfer
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: ansi aflacha
Date Deposited: 24 Jun 2020 02:04
Last Modified: 24 Jun 2020 02:04
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/76219

Actions (login required)

View Item View Item