Membangun Hubungan Kerunutan Artifak Pada Lingkungan Pengembangan Cepat

Suhartoyo, Hengki (2016) Membangun Hubungan Kerunutan Artifak Pada Lingkungan Pengembangan Cepat. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
5111201030-Master_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

merupakan mekanisme penting untuk mengelola dan mengaudit proses pengembangan perangkat lunak, dapat dikatakan bahwa semua artefak dari pengembangan perangkat lunak diarahkan dan berkaitan dengan kebutuhan perangkat lunak. Kerunutan digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk untuk manajemen kebutuhan, manajemen perubahan, dampak analisis, verifikasi, validasi, dan audit. Untuk membantu proses membangun kerunutan hubungan antar artefak perlu dikembangkan alat bantu yang dapat secara otomatis menghubungkan antar artefak didalam lingkungan pengembangan cepat. Beberapa artefak utama dalam lingkungan pengembangan cepat adalah cerita pengguna dan kode sumber. Pada penelitian ini dikembangkan kakas bantu untuk membentuk hubungan kerunutan antara kedua artefak tersebut yang berbahasa Indonesia. Pada penelitian ini diusulkan metode yang dapat membentuk hubungan kerunutan secara otomatis menggunakan metode pencocokan string antara cerita pengguna dengan kode sumber. Cerita pengguna dan kode sumber diekstraksi menjadi himpunan kata dasar dan dilakukan pencocokan kata antara keduanya menggunakan algoritma trigram. Ekstraksi cerita pengguna menggunakan algoritma Nazief & Adriani. Ekstraksi kode sumber menggunakan pustaka javaparser dan dioptimasi menggunakan pendekatan konvensi penamaan java. Hasil dari pencocokan dioptimalkan dengan memberikan ambang batas jumlah kata yang terkandung dalam kode sumber dibandingkan dengan jumlah kata yang terdapat pada cerita pengguna. Sistem diuji dengan tiga dataset cerita pengguna beserta kode sumbernya yaitu smartPortal terdiri dari 17 cerita pengguna dan 52 file kode sumber, smartAbsensi terdiri dari 47 cerita pengguna dan 161 file kode sumber yang ketiga smartTravel 80 cerita pengguna dan 222 file kode sumber. Hasil otomatisasi hubungan kerunutan oleh sistem dibandingkan dengan hasil kerunutan hubungan oleh pengembang diperoleh nilai presisi smartPortal 0.288, smartAbsensi 0.285 dan smartTravel 0.213. Rata-rata hasil presisi dibawah 0.5 disebabkan dataset masih banyak menggunakan identifier berbahasa inggris dan singkatan-singkatan. ======================================================================================================= Traceability is an important mechanism to manage and audit the software development process, all of the artifacts of software development aimed and related to the software requierement. Kerunutan is used for various purposes, including to requirement management, change management, impact analysis, verification, validation, and audit. To help the process of establishing traceability links between artifacts is necessary to develop automatic traceability in the rapid application development environment. Some of the major artifacts in a rapid development environment (agile) are user story and source code. This research proposed a method to establish traceability link between user story and java source code in Indonesian Language. User story and source code are extracted into a set of basic word, then matched both of them using trigram algorithm. User story extraction using Nazief & Adriani algorithm. Extraction of the source code using the library javaparser and optimized by java naming convention approaches. The results of matching words are optimized by providing a threshold number of words contained in the source code as compared to the number of words contained in the story. The automatic traceabillty tool have been made tested using three dataset that containing user story and java source code. First dataset is smartPortal containing 17 user stories and 52 files source code. Second dataset is smartAbsensi containing 47 user stories and 52 files source codes. Third dataset is smartTravel that containing 80 user stories and 222 files souce codes. The results of automatization traceabillity link compared with traceability link by developer. The result of comparation ranked using precision recall with the output are: smartPortal 0.288, smartAbsensi 0.285 and smartTravel 0.213. The average results of the precision of less than 0.5 caused datasheet still using the English language identifier and abbreviations.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTIf 005.16 Suh m 3100016067673
Uncontrolled Keywords: Kerunutan, Lingkungan pengembangan cepat, Kode sumber
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA76.758 Software engineering
Divisions: Faculty of Information Technology > Informatics Engineering > 55101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Yeni Anita Gonti
Date Deposited: 24 Jul 2020 04:24
Last Modified: 24 Jul 2020 05:18
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/76481

Actions (login required)

View Item View Item