Perencanaan Geometrik Dan Perkerasan Jalur Lintas Pantai Selatan Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar

Subhan, Reza Syihabul Millah (2020) Perencanaan Geometrik Dan Perkerasan Jalur Lintas Pantai Selatan Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03111640000150-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy

Abstract

Jalan merupakan prasarana yang sangat menunjang bagi kebutuhan hidup masyarakat. Keberadaan jalan raya sangat diperlukan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi seiring dengan meningkatnya kebutuhan sarana transportasi yang dapat menjangkau daerah daerah terkecil yang merupakan sentra produk industri. Kabupaten Blitar merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur dengan luas wilayah sebesar 1.588.79 km dan jumlah penduduk di tahun 2018 mencapai 1.268.194 jiwa (Blitar, 2019). Kabupaten Blitar memiliki 22 kecamatan salah satunya adalah Kecamatan Panggungrejo. Kecamatan Panggungrejo merupakan daerah sentra industri yang sedang berkembang salah satunya adalah industri marmer, industri kerajinan kayu, industri makanan. Hal tersebut berdampak pada pertumbuhan ekonomi di daerah Blitar semakin meningkat, namun hal akses transportasi di daerah blitar khususnya di jalur selatan kurang mendukung untuk dijadikan jalur transportasi industri karena jalur selatan masih didominasi medan pegunungan yang curam. Maka dari itu perencanaan geometrik jalur lintas pantai selatan pada daerah Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar perlu dilakukan. Perencanaan jalur lintas pantai selatan juga merupakan program pemerintah untuk memecah kepadatan kendaraan di wilayah jalur lintas pantai utara serta pemerataan ekonomi di wilayah selatan. Dalam pembahasan ini akan dijelaskan tentang perencanaan geometrik dan perkerasan jalur lintas pantai selatan Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar. Pada tugas akhir ini metodologi perencanaan geometrik jalan lintas pantai selatan ini menggunakan standar Tata Cara Perencanaan Geometik Jalan Antar Kota (TPGJAK) tahun 1997 berupa merencanakan alinemen horizontal dan alinemen vertikal. Pada perencanaan perkerasan jalan berdasarkan standar Manual Desain Perkerasan Jalan tahun 2017 (MDP 2017) yang direncanakan umur 20 tahun sedangkan perencanaan drainase saluran air menggunakan acuan Perencanaan Sistem Drainase Jalan, Pd.T-02-2006-B dan perencanaan marka dan rambu mengacu kepada Peraturan Menteri No.13 Tahun 2014. Hasil dari perencanaan geometrik dan perkerasan jalur lintas pantai selatan Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar didapatkan panjang segmen jalan 8,35 Km dengan spesifikasi tipe jalan 4/2 UD, lebar jalur 7 m dengan lebar lajur 3,5 m, dan dalam perencanaan alinemen horizontal didapatkan 11 PI dan dalam perencanaan alinemen vertikal didapatkan 12 PVI. Pada perencanaan perkerasan lentur didapatkan tebal perkerasan AC-WC dengan tebal 40 mm, AC-BC dengan tebal 60 mm, AC-Base dengan tebal 210 mm, dan LPA dengan tebal 300 mm. Pada perencanaan saluran tepi jalan di dapatkan 4 tipe saluran untuk pengaliran air. Jalan ini dilengkapi dengan 44 rambu peringatan dan menggunakan marka garis menerus serta marka garis terputus, sehingga didapatkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) berdasarkan Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK) sebesar Rp 281.584.655.250 (Dua Ratus Delapan Puluh Satu Miliar Lima Ratus Delapan Puluh Empat Juta Enam Ratus Lima Puluh Lima Ribu Dua Ratus Lima Puluh Rupiah). ======================================================== Roads are infrastructures that are very supportive of people's needs. The existence of the highway is needed to support the rate of economic growth along with the increasing need for transportation facilities that can reach the smallest areas which are centers of industrial products. Blitar Regency is one of the districts in East Java with an area of 1,588.79 km and the population in 2018 reached 1,268,194 inhabitants (Blitar, 2019). Blitar Regency has 22 sub-districts, one of which is the Panggungrejo District. Panggungrejo District is a developing industrial center, one of which is the marble industry, the woodcraft industry, the food industry. This has an impact on economic growth in the Blitar area, but the transportation access in the Blitar area, especially in the southern lane, is not very supportive of industrial transportation because the southern lane is still dominated by steep mountainous terrain. Therefore the geometric planning of the south coast cross path in the Panggungrejo District of Blitar Regency needs to be done. Planning for the south coast crossing is also a government program to break up the density of vehicles in the north coast crossing area and economic equality in the south. This discussion will be explained about the geometric planning and pavement crossing the southern coast of Panggungrejo District, Blitar Regency. In this final project the geometric planning method for the south coast crossing road uses the 1997 Inter-City Road Geometric Planning Procedure (TPGJAK) in the form of planning horizontal alignment and vertical alignment. On-road pavement planning based on the 2017 Pavement Design Manual (MDP 2017) which is planned to be 20 years old while drainage planning uses the reference for Road Drainage System Planning, Pd.T-02-2006-B, and the marking and sign planning to refer to the Regulations Minister No.13 of 2014. The results of geometric planning and pavement crossing the southern coast of Panggungrejo District, Blitar Regency, obtained a road segment length of 8.35 Km with a 4/2 UD road type specification, 7 m wide lane with 3.5 m lane width, and in horizontal alignment planning obtained 11 PI and in the vertical alignment planning obtained 12 PVI. In the flexible pavement planning obtained AC-WC pavement thickness with a thickness of 40 mm, AC-BC with a thickness of 60 mm, AC-Base with a thickness of 210 mm, and LPA with a thickness of 300 mm. In the planning of roadside channels, there are 4 types of channels for water drainage. This road is equipped with 44 warning signs and uses continuous line markers and disconnected line markers so that a Cost Budget Plan (RAB) is obtained based on the Unit Price (HSPK) of Rp. 281,584,655,250 (Two Hundred Eighty-One Billion Five Hundred Eighty-Four Million Six Hundred Fifty-Five Thousand Two Hundred Fifty Rupiah).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Geometrik Jalan, Perkerasan Jalan, Jalur Lintas Pantai Selatan
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Reza Syihabul Millah Subhan
Date Deposited: 07 Aug 2020 08:10
Last Modified: 07 Aug 2020 08:10
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/77204

Actions (login required)

View Item View Item