Analisis Tingkat Kekeringan Lahan Sawah Terhadap Ketersediaan Sumber Air Dengan Algoritma Thermal Vegetation Dryness Index (TVDI) (Studi Kasus: Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur)

Nugroho, Ahmad Alfath Septia (2020) Analisis Tingkat Kekeringan Lahan Sawah Terhadap Ketersediaan Sumber Air Dengan Algoritma Thermal Vegetation Dryness Index (TVDI) (Studi Kasus: Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03311640000023 - Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Bojonegoro terkenal dengan hasil pertanian padi yang mampu memenuhi sebagian besar dari kebutuhan nasional. Dari seluruh komoditas pertanian, komoditas padi merupakan potensi unggulan. Salah satu satu masalah dalam sektor pertanian adalah kekeringan. Kekeringan merupakan kondisi dimana ketersediaan air berada jauh di bawah kebutuhan. Data Dinas Pertanian Jawa Timur menyebutkan bahwa sebanyak 11,33% dari total seluruh lahan sawah di Kabupaten Bojonegoro yaitu 15.632 hektar mengalami kekeringan. Pada penelitian ini identifikasi kekeringan dilakukan dengan menggunakan metode penginderaan jauh yang memanfaatkan algoritma Thermal Vegetation Dryness Index (TVDI). Indentifikasi dilakukan selama bulan Juli hingga November tahun 2019. TVDI memanfaatkan hubungan antara indeks vegetasi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dengan suhu permukaan tanah (LST). Kedua variabel tersebut bisa didapatkan dari Citra Landsat 8 OLI/TIRS. Sebelum digunakan untuk menghitung indeks kekeringan, dilakukan pengecekan nilai NDVI Citra Landsat 8. Pengecekan dilakukan dengan melakukan korelasi antara NDVI Citra Landsat 8 dengan NDVI Citra Sentinel 2 dan NDVI Kamera Infrared. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada Bulan Juli 2019, tingkat kekeringan berada pada kelas normal dengan nilai TVDI pada rentang 0,4 s.d. 0,6. Pada bulan Agustus dan September nilai TVDI mengalai peningkatan sehingga kekeringan tergolong pada kelas agak kering dengan rentang nilai TVDI 0,6 s.d. 0,8. Puncak kekeringan terjadi pada bulan Oktober dengan tingkat TVDI mencapai nilai maksimal antara 0,8 s.d. 1. Sedangkan pada bulan November tingkat kekeringan kembali menurun pada tingkat agak kering. Untuk mengetahui hubungan kekeringan dengan sumber air, dilakukan uji korelasi antara nilai TVDI dengan volume total ketersediaan air yang berasal dari embung dan Check DAM. Koefisien korelasi yang didapatkan sebesar -0,192. Dimana nilai tersebut menunjukkan bahwa korelasi bersifat negatif, serta sumber air tidak berpengaruh secara langsung terhadap tingkat kekeringan. ======================================================== Bojonegoro is well known in agricultural products which are capable to supply the national needs. From the various agricultural commodities, rice is a superior potential. One problem in the agriculture is drought. Drought is a condition where the availability of water is below the requirement. Data from the Dinas Pertanian Jawa Timur mention that 11.33% of the total rice fields in Bojonegoro, which is 15,632 hectares, run into drought condition. Indentification of drought level is using remote sensing methode with a Thermal Dryness Vegetation Index (TVDI) algorithm. Identification is carried out during the dry month in 2019, i.e. July to November 2019. TVDI uses the correlation between the vegetation index that is Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) and Land Surface Temperature (LST). These variables could be obtained from Landsat 8 OLI / TIRS. Before the NDVI of Landsat 8 used for calculating TVDI, NDVI values of Landsat 8 were checked by comparing to NDVI Sentinel 2 and NDVI Infrared Cameras. The result show that the drought level of July 2019 is in the normal class with TVDI values range between 0.4 to. 0.6. In August and September, the value of TVDI is increase to rather dry class with TVDI range values between 0.6 to 0.8. The peak of the drought occurred in October 2019 with the TVDI level reaching a maximum value between 0.8 to 1. In November 2019 the level of drought decrease. To determine the relationship between drought level with water sources, correlation test is performed between TVDI values and total water volume which is Reservoir and Check DAM. The correlation coefficient value is -0,192. This value shows that it has a negative correlation, and indicates that water sources has not the directly effect to the drought level.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Tingkat kekeringan, Lahan Sawah, Ketersediaan sumber air, TVDI Drought level, Rice field, Water sources, TVDI
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G70.5.I4 Remote sensing
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Geomatics Engineering > 29202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Ahmad Alfath Septia Nugroho
Date Deposited: 11 Aug 2020 06:51
Last Modified: 11 Aug 2020 06:51
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/77244

Actions (login required)

View Item View Item