Perencanaan Bored Pile dengan dan Tanpa Perbaikan Tanah dengan Memperhatikan Potensi Likuifaksi (Studi Kasus: Proyek Apartemen Grand Sagara)

Ramadhan, Savira Amelia (2020) Perencanaan Bored Pile dengan dan Tanpa Perbaikan Tanah dengan Memperhatikan Potensi Likuifaksi (Studi Kasus: Proyek Apartemen Grand Sagara). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03111640000108-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Apartemen Grand Sagara yang terletak di Jalan Tambak Wedi Surabaya, berjarak dekat dengan tepi Selat Madura, permukiman penduduk, dan approaching Jembatan Suramadu. Apartemen ini dibangun setinggi 50 (lima puluh) lantai dengan tanpa adanya basement. Berdasarkan hasil penyelidikan tanah, diketahui bahwa jenis tanah pada kedalaman 0.0 – 15.0 meter di lokasi proyek adalah dominan tanah pasir dengan nilai SPT rata-rata sebesar 9 (sembilan), sehingga dapat dikategorikan sebagai tanah pasir lepas. Kondisi ini menyebabkan tanah pada lokasi proyek berpotensi mengalami likuifaksi pada saat terjadi gempa, dimana pada lokasi tersebut diketahui memiliki percepatan tanah maksimum (PGA) sebesar 0,322 g. Dengan adanya potensi likuifaksi, maka perlu adanya perencanaan pondasi yang memperhatikan potensi likuifaksi, maupun perencanaan perbaikan tanah yang dapat mengurangi potensi likuifaksi. Dalam tugas akhir ini, dibahas potensi likuifaksi pada setiap lapisan tanah di lokasi proyek dan metode perbaikan tanah yang tepat untuk mengurangi potensi likuifaksi. Selanjutnya direncanakan pondasi dengan 2 (dua) nilai SPT yang berbeda tersebut yaitu pada kondisi tanah sebelum dan sesudah dilakukan perbaikan tanah; perencanaan pondasi dilakukan dengan tetap memperhatikan potensi likuifaksi. Volume dan harga material yang diperlukan untuk setiap konfigurasi pondasi dan perbaikan tanahnya akan dibandingkan untuk mendapatkan perencanaan yang paling efektif. Dari hasil pembahasan, diketahui bahwa tanah pada kedalaman 0.0–15.0 meter berpotensi mengalami likuifaksi. Perbaikan tanah sedalam 15 (lima belas) meter dengan menggunakan metode vibro-kompaksi jenis alat BJV130 dengan spacing sebesar 2,5 meter terjadi peningkatan nilai SPT rata-rata dari 9 (sembilan) dengan konsistensi tanah pasir lepas menjadi 20 (dua puluh) dengan konsistensi tanah pasir medium. Jenis pondasi bored pile yang dikombinasi dengan pondasi rakit direncanakan untuk masing-masing bagian gedung. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kedalaman dari bored pile yaitu lebih dalam 1.0 meter untuk kondisi tanah tanpa perbaikan. Hanya saja, biaya perbaikan tanah yang mahal menyebabkan pondasi bored pile tanpa perbaikan tanah tetap lebih murah dari pada pondasi bored pile dengan perbaikan tanah. Total biaya pekerjaan pondasi tanpa perbaikan tanah adalah Rp 23.502.896.918,00, dan biaya pekerjaan pondasi dengan perbaikan tanah sebesar Rp 28.991.248.358,00. ======================================================================================================================= Grand Sagara Apartment, which precisely located in Tambak Wedi Surabaya is near to Madura Strait, public housing, and approaching the structure of Suramadu Bridge. It is built as high as 50 (fifty) stories building without a basement. After investigating the soil condition, this place is known to have loose sand soil with average SPT number is 9. Besides, this location has a maximum ground acceleration up to 0.322 g. These conditions lead to having liquefaction potential. Because of liquefiable soil, it is necessary to design the foundations by considering liquefaction problems and soil improvement to decrease the liquefaction potential. This final project discussed the liquefiable layer of soils and the liquefiable soil improvement. The foundation is designed with the 2 different SPT result, which are before and after soil improvement conditions. It should be designed by considering the liquefaction potential for design before soil improvement condition. Volume and cost materials for each foundation and soil improvement will be compared to pursue the most effective design result. From the design results, it is known that 15-meter deep has liquefiable soil and vibrocompaction method with 2,5 meters spacing distance has applied to as deep as 15-meter. Those method increasing the average SPT number from 9, which categorized into very loose sand, to 20, which categorized into medium sand. Combination of bored pile and raft foundation is designed for each section of the building. The design results show that the foundations before soil improvement condition have 1-meter longer pile compared to the opponent condition. The high cost of soil improvement causing the foundation design without it is cheaper than the foundation designed with it. The total cost of foundation without ground improvement is about Rp 23.502.896.918,00,00 and Rp 28.991.248.358,00 for foundation designed with soil improvement.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Bored Pile, Likuifaksi, Perbaikan Tanah, Raft Foundation, Vibro-Kompaksi. Bored Pile, Ground Improvement, Liquefaction, Raft Foundation, Vibrocompaction.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA775 Foundations.
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Savira Amelia Ramadhan
Date Deposited: 13 Aug 2020 01:19
Last Modified: 13 Aug 2020 01:19
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/77776

Actions (login required)

View Item View Item