Review Pengaruh Penambahan Gliserol Terhadap Morfologi dan Laju Degradasi Paduan Magnesium yang Dioksidasi Menggunakan Plasma Electrolytic Oxidation untuk Aplikasi Biodegradable Implant

Hidayat, Riyan Hanif (2020) Review Pengaruh Penambahan Gliserol Terhadap Morfologi dan Laju Degradasi Paduan Magnesium yang Dioksidasi Menggunakan Plasma Electrolytic Oxidation untuk Aplikasi Biodegradable Implant. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02511640000026-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Paduan magnesium merupakan salah satu biomaterial yang sering digunakan sebagai implan tulang karena memiliki massa jenis yang rendah, kekuatan yang tinggi, biocompatibility yang baik, dan bersifat biodegradable. Sifat biodegradable dari Mg butuh dikontrol agar implan dapat bertahan selama proses pertumbuhan tulang. Salah satu metode yang digunakan adalah Plasma Electrolytic Oxidation (PEO). Penambahan gliserol pada proses PEO dapat mempengaruhi sifat lapisan oksida yang tebentuk pada permukaan magnesium. Pada literature review ini membahas tentang pengaruh penambahan gliserol pada elektrolit dasar proses PEO terhadap morfologi dan laju degradasi paduan magnesium untuk aplikasi implan. Beberapa pengujian lapisan oksida yang dapat digunakan berupa uji XRD, SEM, dan Polarisasi. Penambahan gliserol tidak berpengaruh terhadap fasa yang terbentuk pada lapisan oksida dan juga dapat mengurangi ketebalan lapisan. Namun, pada penambahan gliserol yang tepat dapat menurunkan jumlah mikropori dan mickrocrack dengan ukuran yang lebih kecil. Selain itu, laju degradasi paduan magnesium semakin menurun dengan adanya penambahan gliserol pada elektrolit dasar pada saat proses PEO. ======================================================== Magnesium alloy is one of the biomaterials that are often used as bone implants because it has a low density, high strength, good biocompatibility, and biodegradable. The biodegradable of Mg needs to be controlled so that the implant can survive during the process of bone growth.. One method that can be used is Plasma Electrolytic Oxidation (PEO). The addition of glycerol to the PEO process can also affect the properties of the oxide layer formed on the surface of magnesium. In this review literature discusses the effect of adding glycerol to the basic electrolytes of the PEO process on the morphology and degradation rate of magnesium alloys for implant applications. Some oxide layer tests that can be used are XRD, SEM, and Polarization tests. The addition of glycerol has no effect on the phases formed in the oxide layer and can also reduce thickness of layer. However, the addition of glycerol is ideal can reduce the number of micropores and microcrack with a smaller size. The other that, the degradation rate of magnesium alloys decreases with the addition of glycerol to basic electrolytes during the PEO process.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Gliserol, Implan, Lapisan oksida, Paduan magnesium, PEO.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA462 Metal Corrosion and protection against corrosion
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > 28201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Riyan Hanif Hidayat
Date Deposited: 13 Aug 2020 00:06
Last Modified: 13 Aug 2020 00:06
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/77784

Actions (login required)

View Item View Item