Analisa Highest And Best Use Pada Lahan Kosong Di Jalan Dharmahusada Indah Surabaya Timur

Pratama, Dinar (2020) Analisa Highest And Best Use Pada Lahan Kosong Di Jalan Dharmahusada Indah Surabaya Timur. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03111440000103-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Salah satu lahan di Jalan Dharmahusada Indah Surabaya seluas 3.101,5 m2 pada kawasan Surabaya Timur merupakan lahan milik PT. Satoria Properti. Kawasan Surabaya Timur merupakan kawasan banyak fasilitas seperti mall, apartemen dan perkantoran. Kondisi lahan tersebut masih berupa lahan kosong, sedangkan letak lahan kosong tersebut berada pada kawasan yang strategis yang dekat dengan banyak fasilitas berupa pusat perbelanjaan, fasilitas pendidikan seperti kampus dan sekolah, hotel dan apartemen. Maka dari itu, lahan kosong tersebut memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan untuk dibangun suatu properti di mana kegiatan ekonomi di kawasan tersebut sangat tinggi. Untuk menentukan suatu properti yang akan dibangun di atas lahan tersebut, perlu dilakukannya analisa kelayakan dari alternatif properti yang telah ditentukan sebelumnya sesuai dengan daerah peruntukan pada lahan tersebut. Analisa tersebut berupa analisa highest and best use. Analisis ini meliputi aspek legal, aspek fisik, aspek finansial dan produktivitas maksimum. Sebelum melakukan keempat analisa tersebuit, perlu ditentukan alternatif properti apa yang akan dibangun pada daerah tersebut dengan cara pembagian kuisioner dan wawancara terhadap stakeholder terkait properti. Kemuadian pada aspek legal variabel analisis berupa zoning dan building code. Zoning dan building code ini digunakan sebagai peruntukan dan jenis bangunan apakah yang boleh dibangun di daerah tersebut secara peraturan. Pada aspek fisik, lahan objek tugas akhir berada pada daerah yang strategis dan daerah dengan perkembangan yang pesat di mana dekat dengan pusat perbelanjaan, fasilitas pendidikan dan juga fasilitas komersial lainnya seperti tempat makan/café, hotel dan juga perkantoran sehingga lahan berpotensi untuk dikembangkan menjadi properti dengan peruntukan komersial. Pada aspek finansial, properti yang memiliki nilai NPV positif adalah alternatif apartemen dengan NPV sebesar Rp 61.560.639.346,88 dan alternatif mix-use dengan NPV sebesar Rp 111.529.121.614,49. Untuk alternatif kantor dikatakan tidak layak secara finansial karena menghasilkan NPV negatif sebesar –Rp 72.561.444.185,44. Analisa yang terakhir adalah perhitungan produktivitas maksimum di mana pada perhitungan ini didapatkan penambahan nilai lahan dari nilai awal yang berarti pemanfaatan lahan tersebut memberikan persentase terbesar yaitu alternatif apartemen sebesar 33,75% dan untuk alternatif mix-use mengalami peningkatan nilai lahan dari lahan awal sebesar 120,29%. ================================================================================================= One area of Jalan Dharmahusada Indah Surabaya covering an area of 3,101.5 m2 in the East Surabaya area is owned by PT. Satoria Property. East Surabaya is an area with many facilities such as malls, apartments and offices. It is unfortunate that the land is still in the form of vacant land, while the location of the vacant land is in a strategic area close to many facilities such as shopping centers, educational facilities such as campuses and schools, hotels and apartments. Therefore, the vacant land has enormous potential to be developed to build a property where economic activity in the area is very high. To determine a property that will be built on the land, it is necessary to do a feasibility analysis of alternative properties that have been determined in accordance with the designation area on the land. The analysis is in the form of highest and best use analysis. This analysis includes legal aspects, physical aspects, financial aspects and maximum productivity. Before conducting the four analyzes, it is necessary to determine what alternative properties will be built in the area by distributing questionnaires and interviewing stakeholders related to property. Then, the legal aspects of the analysis variables are zoning and building code. Zoning and building code is used as a designation and what type of building that may be built in the area by regulation. In the physical aspect, the land of the final project is located in a strategic area and areas with rapid development where it is close to shopping centers, educational facilities and also other commercial facilities such as places to eat/cafes, hotels and offices so that the land has the potential to be developed into property with commercial allotment. On the financial aspect, property that has a positive NPV value is an alternative apartment with an NPV of Rp 61.560.639.346,88 and an alternative mix-use with an NPV of Rp 111.529.121.614,49. The office alternative is said to be financially unfeasible because it produces a negative NPV of -Rp 72.561.444.185,44. The last analysis is the calculation of maximum productivity where in this calculation is obtained the addition of land value from the initial value which means that the land use gives the largest percentage of alternative apartments by 33,75% and for mix-use alternatives has an increase in land value from the initial land of 120,29%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Highest and Best Use, Vacant Land, Property, Financial, Income, Highest and Best Use, Lahan kosong, Properti, Finansial, Pendapatan
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Dinar Pratama
Date Deposited: 15 Aug 2020 13:03
Last Modified: 15 Aug 2020 13:03
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/77985

Actions (login required)

View Item View Item