ANALISIS TEGANGAN PADA PIPA SAAT INSTALASI DENGAN VARIASI TENSION DAN RADIUS OF CURVATURE STUDI KASUS : PT PHE WMO

Sakyanary, Ida Bagus Pundhara (2020) ANALISIS TEGANGAN PADA PIPA SAAT INSTALASI DENGAN VARIASI TENSION DAN RADIUS OF CURVATURE STUDI KASUS : PT PHE WMO. Undergraduate thesis, INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER.

[img] Text
04311640000128_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Jalur pipa bawah laut merupakan jalur yang digunakan untuk mendistribusikan fluida baik dalam bentuk minyak, gas ataupun fulida lainnya. Metode distribusi fluida dengan menggunakan pipa sudah banyak digunakan di dunia industri minyak dan gas. Selain karena lebih murah, mendistribusikan fluida dengan menggunakan pipa bawah laut juga lebih praktis dibanding metode distribusi lainnya. Sebelum fluida dapat disalurkan dari fasilitas satu ke fasilitas lainnya, pipa harus melalui tahap instalasi terlebih dahulu. Instalasi biasanya dilakukan dengan menggunakan barge yang memiliki stinger pada bagian belakangnya, tergantung metode apa yang digunakan untuk instalasi. Salah satu bagian yang menentukan apakah pipa dapat terpasang dengan sempurna di dasar laut adalah tension pada tensioner. Karena, tension berfungsi untuk menjaga atau mengatur tegangan yang terjadi pada daerah kritis overbend dan sagbend agar tidak melewati batas kritis yang diijinkan. Maka dari itu tugas akhir ini menganalisa tentang berapa total tegangan terbesar yang terjadi pada pipa saat proses instalasi. Adapun beberapa variabel yang divariasikan adalah tension pada tensioner dan radius of curvature. Analisis yang dilakukan adalah analisis statis dan dinamis, dimana analisis statis dilakukan dengan kondisi barge dianggap diam dan dalam keadaan tidak ada gelombang, sedangkan analisis dinamis dilakukan dengan memasukan variabel RAO Barge dan spektrum gelombang yang akan dianalisis sesuai arah pembebanan seperti 0o, 45o, 90o, 135o, 180o. Hasil analisa statis S-Lay yang sudah dilakukan oleh penulis dengan variasi yang sesuai dengan design case. Dapat dilihat bahwa total tegangan yang paling besar terjadi adalah pada case 6 dengan besar total tegangan sebesar 120,29 MPa atau sebesar 85,69 % dari SMYS. Pada case ini total stress masih dibawah nilai total stress yang diijinkan oleh DNV OS F101 yaitu harus dibawah 87% SMYS. Kemudian dilakukan permodelan barge dan didapatkan RAO dari barge tersebut, lalu dimasukan dalam analisis dinamis. Hasil analisis dinamis instalasi pipa dengan total tegangan dinamis maksimal terjadi pada case 8 pada arah pembebanan 45° yaitu sebesar 254,16 Mpa atau setara 70,6% dari SMYS. Codes dan standart yang digunakan pada analisis statis dan dinamis instalasi pipa tersebut adalah DNV OS-F101 dengan stress criteria sebagai acuan batas total tegangan yang digunakan. ==================================================================================================================== An underwater pipeline is a path used to distribute fluids in the form of oil, gas, or other fluids. Fluid distribution methods using pipes have been widely used in the oil and gas industry. Apart from being cheaper, distributing fluids using subsea pipelines is also more practical than other distribution methods. Before the fluid can be channeled from one facility to another facility, the pipe must go through the installation stage first. Installation is usually done by using a barge that has a stinger on the back, depending on what method is used for the installation. One part that determines whether the pipe can be installed perfectly on the seabed is the tension on the tensioner. Because tension serves to maintain or regulate the tension that occurs in the critical area of the overbend and sagbend so as not to cross the critical allowable limit. Therefore this thesis analyzes how much the maximum stress can be in the pipe during the installation process. Some of the varied variables are the tension on the tensioner and the radius of curvature. The analysis carried out is a static and dynamic analysis, where static analysis is done with the barge condition considered to be silent and in a state of no waves, while the dynamic analysis is done by entering the RAO Barge variable and the wave spectrum to be analyzed in the direction of loading such as 0o, 45o, 90o, 135o, 180o. The results of the static S-Lay analysis that have been done by the author with variations according to the design case. It can be seen that the greatest total stress occurs in case 6 with a total voltage of 120.29 MPa or 85.69% of SMYS. In this case, the total stress is still below the value of the total stress allowed by DNV OS F101 which must be under 87% of the SMYS. Then do a barge modeling and RAO obtained from the barge, then included in dynamic analysis. The results of dynamic analysis of pipe installations with maximum total dynamic stress occur in case 8 in the direction of load 45 ° which is equal to 254.16 Mpa or equal to 70.6% of SMYS. The codes and standards used in the static and dynamic analysis of the pipe installation are DNV OS-F101 with stress criteria as a reference to the total tension limit used.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Instalasi pipa, sagbend, overbend, stress.Pipeline installation, sagbend, overbend, stress.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ930 Pipelines (General). Underwater pipelines.
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Ocean Engineering > 38201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Ida Bagus Pundhara Sakyanary
Date Deposited: 24 Aug 2020 07:09
Last Modified: 24 Aug 2020 07:09
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/78581

Actions (login required)

View Item View Item