Hunian Vertikal Bagi Masyarakat Menengah Dengan Pendekatan Inkremental

Ismail, Mirra Kamila (2020) Hunian Vertikal Bagi Masyarakat Menengah Dengan Pendekatan Inkremental. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
08111640000111-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Tingginya mobilisasi di kota besar seperti Kota Surabaya, salah satunya disebabkan oleh jarak rumah dengan tempat kerja yang jauh. Hal tersebut, biasa dialami oleh masyarakat kota Surabaya yang memilih tinggal di pinggir bahkan luar kota (Sidoarjo, Pasuruan, dan Gresik). Penyebabnya adalah harga hunian yang lebih terjangkau dibanding dengan harga hunian di kota besar. Faktanya, masih banyak lahan kosong di Kota Surabaya yang bisa dikembangkan untuk hunian terjangkau, tetapi jika proyeknya terbangun justru banyak penghuni kelas menengah ke atas yang akan menggunakan. Jika ditinjau kembali, mayoritas pelaku mobilisasi adalah masyarakat dengan kelas ekonomi menengah. Tingginya angka housing backlog Jawa Timur serta permintaan menghuni rumah susun di Surabaya, menjadi data pendukung dalam perancangan ini. Oleh karena itu, perlu dirancang hunian yang terjangkau sebagai bentuk perwujudan hak memiliki hunian yang sesuai. Melihat kultur masyarakat Indonesia yang selalu mengembangkan huniannya berdasar kebutuhan dan kondisi perekonomiannya, maka hunian akan dibuat dengan konsep rumah tumbuh. Maka, pendekatan yang dilakukan adalah inkremental (berkembang sedikit – demi sedikit) yang didukung dengan pendekatan affordable housing dengan fleksibilitas sebagai aspek utama yang mendorong terbentuknya modul hunian dan ruang dalam unit. Serta, menggunakan grid dan optimasi lahan sebagai metode untuk mewujudkan program ruang yang efektif dan maksimal. Massa bangunan akan terbentuk dari modul hunian yang tersusun, karena menyesuaikan dengan tahapan inkremental yang akan diterapkan. Modul awal hunian akan terdiri dari ruang utama (kamar tidur, kamar mandi, dan dapur) dan ruang kosong (multi-fungsi) sebagai wadah bagi penghuni untuk memperluas dan menambah ruang sesuai dengan kebutuhannya. ========================================================================= The high mobilization in the capital cities such as Surabaya, which is caused by the long-distance between house and workplace. A situation usually experienced by the Surabaya people, so they choose to live in a suburb or even out of town (such as Sidoarjo, Pasuruan, and Gresik), because of the residential prices is more affordable than the residential prices in capital cities. In fact, there are still a lot of vacant land at Surabaya that could be developed for residential use, but if the project is built, the residents will be from the upper-middle class only. In retrospect, the majority of mobilizers are middle-class people. The high number of housing backlogs in East Java and the demand for flats in Surabaya are supporting data in this design. Therefore, affordable housing needs to be designed as a form of the realization of the right to have housing that is following needs. Seeing the culture of Indonesian people who always develop their dwellings based on the needs and economic conditions, the dwellings will be made with the concept of a growing house. Then, the design approach is incremental, which is supported by an affordable housing approach with flexibility as a prominent aspect that encourages the formation of residential modules and spaces within the unit. Use grid and land optimization as methods to create maximum and effective room programming. The building form is driven by the housing module arrangement, adjusted with the incremental stages. The initial module consists of main rooms (bedroom, bathroom, and kitchen) and a space (multi-function) as a medium for residents to expand and add space according to their needs.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSA 728.312 Ism h-1
Uncontrolled Keywords: Affordable, Fleksibilitas, Hunian Vertikal, Inkremental, Mobilisasi, Affordable, Flexibility, Incremental, Mobilization, Vertical Housing
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
N Fine Arts > NA Architecture > NA7115 Domestic architecture. Houses. Dwellings
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Architecture > 23201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mirra Kamila Ismail
Date Deposited: 18 Aug 2020 13:05
Last Modified: 21 Sep 2020 03:35
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/78749

Actions (login required)

View Item View Item