Analisis Hasil Pemetaan Kuisoner Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) BSSN Dan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) 4.1.

Utomo, Yuardi Bisatya (2020) Analisis Hasil Pemetaan Kuisoner Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) BSSN Dan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) 4.1. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
05211340000165-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kebutuhan informasi yang akurat, cepat, serta terpercaya mengharuskan perusahaan menjaga keamanan informasi agar tidak mengganggu dan mempengaruhi peforma perusahaan, organisasi atau Institusi. Dengan adanya kebutuhan tersebut, keamanan informasi harus dapat dikelola dengan baik. Pengelolaan keamanan informasi akan memitigasi resiko yang berkaitan dengan aspek keamanan informasi seperti kerusakan perangkat TI, kehilangan data karena pencurian dan risiko lainnya. Kerugian yang diakibatkan oleh risiko keamanan di Indonesia diprediksi mencapai US$34,2 miliar atau setara Rp 478,8 triliun pada tahun 2018. Untuk itu diperlukan Sistem Manajemen Keamanan Informasi yang melindungi seluruh aspek keamanan informasi. Namun dengan padatnya aktivitas bisnis, termasuk layanan, Kementrian, Lembaga dan Pemerintah Daerah cenderung kesulitan untuk menyiapkan alat kerja dalam melakukan tata kelola keamanan informasi. Oleh karena itu, dibutuhkankan solusi dalam mempersiapkan pengelolaan sistem manajemen keamanan informasi dalam Kementrian, Lembaga dan Daerah. Analisis Pemetaan Sistem manajemen keamanan informasi akan berfokus dengan area pengamanan yang diambil dari pertanyaan Indeks KAMI 4.1 dan Kuisioner SPBE BSSN. ================================================================================================================== The needs for accurate, fast, and reliable information requires companies to maintain information security so as not to interfere with and affect the performance of companies, organizations or institutions. Given this need, information security must be well managed. Information security management will mitigate risks related to information security aspects such as damage to IT equipment, data loss due to theft and other risks. Losses caused by security risks in Indonesia are predicted to reach US $ 34.2 billion or equivalent to Rp. 478.8 trillion in 2018. This requires the implementation of an Information Security Management System that protects all aspects of information security. However, due to the density of business activities, including services, Ministries, Institutions and Local Governments tends to meet difficulties in preparation of working tools for information security governance. Therefore, solutions are needed in preparing the management of information security management systems in Ministries, Agencies and Regions. Mapping Analysis Information security management system will focus on security areas taken from Indeks KAMI 4.1 and the BSSN SPBE Questionnaire.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Analysis, Indeks KAMI 4.1, ISO 27001:2013, Information Security Management System, SPBE, BSSN, SPBE BSSN Questionnaire, Ministries, Institutions, Local Government, Analisis, Indeks KAMI, ISO 27001:2013, Sistem Manajemen Keamanan Informasi, SPBE, BSSN, Kuisioner SPBE BSSN, Kementrian, Lembaga, Pemerintah Daerah.
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T58.6 Management information systems
Divisions: Faculty of Intelligent Electrical and Informatics Technology (ELECTICS) > Information System > 57201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Yuardi Bisatya Utomo
Date Deposited: 18 Aug 2020 05:49
Last Modified: 18 Aug 2020 05:49
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/78781

Actions (login required)

View Item View Item