Pemodelan 3D Bawah Permukaan Lapangan “WKUY” Berdasarkan Suseptibilitas Magnetik

Auly, Fauzanul Robbani (2020) Pemodelan 3D Bawah Permukaan Lapangan “WKUY” Berdasarkan Suseptibilitas Magnetik. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03411640000027-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Ditemukannya struktur geologi pada lapangan setelah dilakukannya studi geologi lebih lanjut berupa kekar, lipatan sinklin dan sesar. Lapangan penilitian yang berbukit menyebabkan metode magnetik sangat cocok dipakai pada lapangan penelitian. Pada lapangan penelitian juga telah dilakukan pengambilan sampel yang selanjutnya diuji dengan X-Ray Flourence (XRF). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persebaran nilai suseptibilitas magnetik pada daerah penelitian yang dikorelasikan dengan hasil uji XRF dan mengidentifikasi struktur bawah permukaan berdasarkan model 3D suseptibilitas magnetik. Data yang digunakan pada penelitian ini akan dikoreksi dengan koreksi diurnal dan International Geomagnetic Reference Field (IGRF). Filtering dilakukan menggunakan filter reduksi ke kutub,bandpass filter dan tilt derrivative filter. Data dimodelkan menggunakan pemodelan inversi 3D. Sebaran nilai suseptibilitas pada daerah penelitian memiliki nilai suseptibilitas dengan distribusi rendah (-0,000198 sampai 0), sedang (0,000032 SI sampai 0,000094 ) sampai tinggi (0,000126 SI sampai 0,000316 SI) . Nilai suseptibilitas rendah diinterpretasikan sebagai zona alterasi yang dikelompokkan menjadi zona 1 dan zona 2. Pada zona 1, merupakan zona alterasi yang batuan dasar alterasinya adalah batuan slate. Pada zona 2, merupakan zona alterasi yang batuan dasarnya merupakan batuan filit yang dibuktikan dari pengambilan sampel pada lapangan.. Hasil uji XRF menunjukkan jika nilai kemagnetannya tinggi menunjukkan daerah tersebut mengandung mineral silika lebih dari 50%. Nilai kemagnetannya rendah menunjukkan daerah tersebut mengandung mineral logam yang lebih banyak. Rendahnya nilai kemagnetan ini disebabkan oleh proses Thermo Remanent Magnetization. Pada model 3D inversi magnetik daerah penelitan terdapat indikasi struktur berupa sinklin yang dilihat dari bentuk modelnya. Kepenerusan lipatan sinklin tersebut dari barat daya sampai timur laut. Pada model dan data geologi terdapat kesamaan kepenerusan adanya dugaan lipatan sinklin. ================================================================================================= The discovery of geological structures in the area of study after further geological studies in the form of fructure, syncline folds and faults. The hilly characteristic of the area of study causes the magnetic method is very suitable to be used in there. Field sampling also has been conducted which is then tested with X-Ray Flourence (XRF). This study aims to determine the distribution of magnetic susceptibility values in the study area which is correlated with the results of the XRF test and identify subsurface structures based on 3D magnetic susceptibility models. The data used in this study will be corrected by diurnal correction and International Geomagnetic Reference Field (IGRF) correction. Filtering is done using reduction to poles filters, bandpass filters and tilt derrivative filters. Data is modeled using 3D inversion modeling. The distribution of susceptibility values in the study area has low susceptibility values (-0,000198 to 0), moderate (0.000032 SI to 0.000094) to high (0.000126 SI to 0.000316 SI). The low susceptibility value is interpreted as an alteration zone grouped into zone 1 and zone 2. In zone 1, indicates alteration zone whose alteration bedrock are slate rocks. In zone 2, indicates alteration zone whose base rocks are filitic rocks, which is proven from field sampling. The XRF test results indicate that if the magnetic value is high, the area contains more than 50% silica minerals. If the magnetic value is low indicating that the area contains more metal minerals. The low magnetism value is caused by the Thermo Remanent Magnetization process. In the 3D model of the magnetic inversion of the study area there is an indication of the structure of a syncline seen from the shape of the model. The continuity of the syncline folds from the southwest to the northeast In the geological model and data there are similarities in the continuity of the alleged syncline folds.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Model 3D, Struktur Geologi, Suseptibilitas, 3D Model, Geological Structure, Susceptibility.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Geophysics Engineering > 33201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Fauzanul Robbani Auly
Date Deposited: 28 Aug 2020 01:37
Last Modified: 28 Aug 2020 01:37
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/78799

Actions (login required)

View Item View Item