Pra Desain Pabrik Metanol Dari Batubara

Putri, Monica Febriana and Nidhom, Muhammad (2020) Pra Desain Pabrik Metanol Dari Batubara. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img] Text
02211640000014_02211640000087-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Ketersediaan gas alam yang semakin menipis jumlahnya mendorong pengembangan teknologi proses yang memungkinkan bahan baku syngas. Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, batubara memiliki potensi cadangan mencapai 39,9 miliar ton, sehingga batubara dapat menjadi alternatif dalam pembuatan syngas. Berbagai macam produk dapat dihasilkan dengan bahan baku syngas, salah satunya adalah sebagai bahan baku pembuatan metanol. Proses pembuatan metanol dari batubara dibagi menjadi dua bagian, yaitu gasifikasi dan sintesis metanol. Teknologi yang digunakan dalam proses gasifikasi adalah tipe entrained flow dengan lisensor E-gas. Sementara untuk sintesis metanol menggunakan lisensor ICI. Kondisi operasi yang digunakan dalam gasifikasi adalah suhu 962ᵒC dengan tekanan 30 bar, sementara untuk sintesis metanol adalah pada suhu 270ᵒC dengan tekanan 50 bar. Pabrik ini direncanakan beroperasi pada tahun 2023 yang berlokasi di Bontang, Kalimantan Timur. Pabrik ini akan menghasilkan metanol grade AA dengan kapasitas sebesar 650.000 ton/tahun dan beroperasi secara kontinyu selama 24 jam/hari dengan waktu produksi 330 hari/tahun. Berdasarkan analisis ekonomi, laju pengembalian modal (IRR) pabrik ini sebesar 23,96% pada tingkat bunga pertahun 9,95%. Waktu pengembalian modal (POT) adalah 5 tahun 4 bulan dan titik impas (BEP) sebesar 33,65%. ==================================================================================================== The availability of natural gas which is decreasing in quantity encourages the development of process technology that allows syngas as raw material. According to the Ministry of Energy and Mineral Resources, coal has a potential stockpile of up to 39.9 billion tonnes, so coal can be an alternative in syngas production. Various kinds of products can be produced by using syngas as raw material, one of them is producing methanol. The process to produce methanol from coal is divided into two main processes, those are gasification and methanol synthesis. The technology that is used in the gasification process is an entrained flow type with E-Gas license. Meanwhile, for methanol synthesis is ICI license. The operating conditions used in gasification are 962ᵒC with a pressure of 30 bar while methanol synthesis is at 270ᵒC with a pressure of 50 bar. This plant will be planned to operate in 2023 which is located in Bontang, East Kalimantan. The plant will produce Methanol Grade AA with a capacity of 650 kilotons/year and will operate continuously for 24 hours/day with a production time of 330 days/year. Based on economic analysis, the Internal Rate of Return (IRR) of this plant is 23.96% with an annual interest rate of 9.95%. Its Pay-Out Time (POT) is for about 5 years 4 months and the Break Even Point (BEP) is 33.65%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering > 24201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Monica Febriana Putri
Date Deposited: 18 Aug 2020 02:27
Last Modified: 18 Aug 2020 02:27
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/78857

Actions (login required)

View Item View Item