Evaluasi dan Perencanaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Berbasis Serapan Emisi Karbon Dioksida (CO2) di Zona Tenggara Kota Surabaya

Rachmayanti, Laras (2020) Evaluasi dan Perencanaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Berbasis Serapan Emisi Karbon Dioksida (CO2) di Zona Tenggara Kota Surabaya. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03211640000025-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Emisi karbon dioksida (CO2) merupakan salah satu penyebab dari pencemaran udara dan pemanasan global. Salah satu cara untuk mengurangi emisi CO2 adalah dengan meningkatkan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada perkotaan. Kota Surabaya merupakan ibukota Provinsi Jawa Timur, dimana terjadi pertumbuhan pada setiap sektor kegiatan. Oleh karena itu, diperlukan analisis kemampuan daya serap emisi CO2 di Kota Surabaya. Persentase RTH di Kota Surabaya adalah sebesar 21,78% untuk RTH publik. Penelitian ini difokuskan pada Zona Tenggara Kota Surabaya yang hanya memiliki persentase luas RTH sebesar 0,05% dari luas seluruh RTH publik Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, pengumpulan data sekunder berupa data-data pendukung perhitungan emisi CO2 dan data RTH Kota Surabaya, dan studi kasus berupa perencanaan RTH di Zona Tenggara Kota Surabaya selama 25 tahun kedepan atau sampai dengan tahun 2045. Perhitungan kemampuan daya serap emisi CO2 oleh RTH eksisting dilakukan berdasarkan luas area RTH dan daya serap tanaman yang berada pada RTH eksisting tersebut. Luas RTH Eksisting di Zona Tenggara Kota Surabaya adalah 357,3 ha, dengan kemampuan serap terhadap emisi CO2 sebesar 372.121,74 ton/tahun. RTH publik eksisting mampu menyerap emisi CO2 sebesar 27,48% dari kesuluruhan emisi CO2 yang dihasilkan yaitu sebesar 1.354.162,74 ton CO2/tahun. ================================================================================================================== CO2 emission is one of the causes of air pollution and global warming. Increasing the urban development of Green Open Space (GOC) is one of other ways to reduce CO2 emission. Surabaya City is the capital city of East Java Province, where every sector of human activities is growth. Therefore, the analysis of the ability of CO2 emission absorption in Surabaya City is required. The percentage of GOC of Surabaya is 21,78% for public GOC. This research is specifically in the Surabaya South East Zone, which only has a percentage 0,05% of the total GOC in Surabaya City. This research is conducted using the method of literature study, secondary data collection including supporting documents for the calculation of CO2 emission and lists of GOC in Surabaya, and Green Open Space planning for the next 25 years or until 2045 as the study case. Caculation of the absorption capacity of CO2 emission by exixting GOC are based on the area of GOC and the absorption capacity of the plants in the existing GOC. The area of existing GOC in Surabaya Southeast Zone is 357,3 ha, with the ability to absorb CO2 emission by an amount of 372.121,74 tons/year. Public existing GOC is able to absorb CO2 emission of 27,48% of the total CO2 emission that is produced in the amount of 1.353.162,74 tons/year.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Daya Serap Tanaman, Emisi CO2, Pemanasan Global, Ruang Terbuka Hijau, Zona Tenggara Kota Surabaya CO2 Emission, Global Warming, Green Open Space, Plant Absorption, Surabaya South-East Zone
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD883.5 Air--Pollution
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Environment Engineering > 25201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Laras Rachmayanti
Date Deposited: 18 Aug 2020 04:33
Last Modified: 18 Aug 2020 04:33
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/78920

Actions (login required)

View Item View Item