PENILAIAN ASPEK KETAHANAN SOSIAL MASYARAKAT DALAM RANGKA PENGURANGAN RISIKO GEMPA BUMI KOTA SURABAYA

Dewi, Myrna (2020) PENILAIAN ASPEK KETAHANAN SOSIAL MASYARAKAT DALAM RANGKA PENGURANGAN RISIKO GEMPA BUMI KOTA SURABAYA. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 09211850026010 MYRNA AUGUSTA-TESIS merge.pdf] Text
09211850026010 MYRNA AUGUSTA-TESIS merge.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (15MB) | Request a copy

Abstract

Kota Surabaya teridentifikasi memiliki potensi kegempaan akibat dilewati 2 sesar aktif yaitu Sesar Surabaya dan Sesar Waru menurut Pusat Studi Gempa Nasional (PUSGEN) tahun 2017. Maka, penting dilakukan identifikasi untuk mengetahui sejauh mana level kesiapan kota dalam merespon risiko gempa bumi. Penelitian ini ingin mengetahui tingkat ketahanan sosial yang diukur dari penilaian kerentanan sosial dan kesiapsiagaan masyarakat serta upaya peningkatan ketahanan sosial yang relevan dalam rangka pengurangan risiko gempa bumi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif terhadap wilayah studi yang terdiri atas 23 kelurahan yang dilewati oleh jalur Sesar Surabaya. Analisis kuantitatif menggunakan skoring dan Confirmatory Factor Analysis (CFA) untuk penilaian ketahanan sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuisioner terhadap 116 ketua RT di wilayah sepanjang Sesar Surabaya melalui simple random sampling. Analisis kualitatif melalui content analysis dilakukan untuk mengeksplorasi informasi terhadap 6 responden dari kelompok pemerintah dan ahli melalui in-depth interview.
Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa indeks kerentanan sosial yang dianalisis dengan 7 variabel bernilai 2,27 atau terkategori rendah hingga sedang. Indeks kesiapsiagaan dianalisis dengan 10 variabel bernilai 1,99 atau terkategori sangat rendah hingga rendah. Indeks ketahanan sosial diperoleh dari perbandingan kesiapsiagaan dan kerentanan sosial bernilai 0,88 (< 1) yang terdefinisikan sebagai kondisi kurang berketahanan (less resilient). Lalu peningkatan ketahanan sosial dilakukan melalui upaya-upaya berikut: (1) Mitigasi melalui relokasi penduduk, asuransi, pemberdayaan ekonomi, pelayanan kesehatan, inventarisasi sumberdaya, kajian risiko, penerapan insentif sebagai kontribusi sektor swasta, serta internalisasi penanggulangan gempa dalam muatan kurikulum, mata pelajaran, ekstrakulikuler, dan safety briefing; (2) Kesiapsiagaan melalui perencanaan manajemen isu dan hoaks, perencanaan kontinjensi, pelatihan penanggulangan bencana, pengorganisasian, perencanaan sistem komunikasi, perencanaan sistem evakuasi, manajemen sarana kedaruratan, media campaign pra bencana, perkuatan forum PRB, dan perencanaan kesiapsiagaan rumah sakit; (3) Respon melalui bantuan dana, rekonsiliasi dan resolusi konflik saat kedaruratan, aktivasi sistem komunikasi, implementasi sistem komunikasi yang terintegrasi, dan media campaign saat bencana; serta (4) Rehabilitasi/rekonstruksi melalui bantuan perbaikan rumah, pemulihan sosial, ekonomi, budaya, dan pemulihan psikologi.

Kata kunci: gempa bumi, ketahanan sosial, kerentanan sosial, kesiapsiagaan

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: Faculty of Business and Management Technology > Management Technology > 61101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Myrna Augusta Aditya Dewi
Date Deposited: 19 Aug 2020 03:52
Last Modified: 19 Aug 2020 03:52
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/79061

Actions (login required)

View Item View Item