ANALISA PERBANDINGAN PERKUATAN TANAH DASAR PADA BADAN TIMBUNAN RUNWAY BANDARA TANAH GROGOT, KALIMANTAN TIMUR

Saleh, Anisah Nabilah (2020) ANALISA PERBANDINGAN PERKUATAN TANAH DASAR PADA BADAN TIMBUNAN RUNWAY BANDARA TANAH GROGOT, KALIMANTAN TIMUR. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03111640000136-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Pada tahun 2019, presiden Indonesia merencanakan perpindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur tepatnya berada di Kutai Kertaegara dan Penajam Paser Utara, yang mana saat itu pernah terjadi pembangunan bandara di daerah Kalimantan. Pembangunan tersebut merupakan salah satu upaya meningkatkan perekonomian dan pengembangan nasional. Pada pembangunan bandara diperlukan runway sebagai tempat landasnya pesawat. Runway memerlukan tanah dasar yang memiliki daya dukung yang kuat. Namun, tanah dasar pada runway Bandara Tanah Grogot memiliki lapisan tanah dasar yang lunak lempung hingga kedalaman ± 20 meter dari permukaan. Dengan data yang dimiliki dapat disimpulkan bahwa tanah dasar Bandara Tanah Grogot memiliki daya dukung rendah dan tingkat kemampatannya tinggi. Oleh karena itu, diperlukan perkuatan tanah dasar yang baik guna menahan beban pesawat yang akan diterima nantinya. Dengan sifat tanah pada Bandara Tanah Grogot yang lunak, maka diperlukan perhatian yang khusus. Tanah lunak dengan mudah akan mengalami pemampatan. Maka dari itu diperlukan perencanaan perkuatan yang baik. Untuk memperkuat daya dukung pada tanah dasar dapat disesuaikan dengan metode perkuatan yang disesuaikan dengan jenis tanah yang dimiliki. Dalam analisa yang dilakukan, akan dibandingan perkuatan tanah dasar dengan dua alternative, yaitu menggunakan PVD dan stabilisasi kapur guna mempernaiki pemampatan yang terjadi. Untuk alternatif pertama, menggunakan PVD dengan pola segitiga sedalam 13 m dan geotextile pada tanah timbunannya sebanyak 7 layers dengan geotextile double. Sedangkan pada alternatif kedua akan dilakukan perbaikan tanah dasar menggunakan stabilisasi kapur pada permukaan tanah dasar timbunan dengan kombinasi geotextile pada tanah timbunan. Dari perencanaan yang dilakukan, didapatkan dari hasil analisa bahwa tanah timbunan tidak memerlukan geotextile dikarenakan kondisi tanah yang terbilang aman. Dari perencanaan yang dilakukan, dengan membandingkan kedua alternatif, dipilih perkuatan stabilisasi kapur dan geotextile yang mana memiliki volume dan biaya yang ekonomis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: stabilisasi kapur, PVD, geotextile, tanah lunak, Bandara Tanah Grogot, Paser, Kalimantan Timur limestone stabilization, PVD, geotextile, soft soil, Tanah Grogot Airport, Paser, East Kalimantan
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA749 Soil stabilization
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Anisah Nabilah Saleh
Date Deposited: 21 Aug 2020 10:15
Last Modified: 21 Aug 2020 10:15
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/79144

Actions (login required)

View Item View Item