SIMULASI PENYEBARAN WABAH PENYAKIT DENGAN MEMPERTIMBANGKAN POLA PERILAKU MASYARAKAT DENGAN AGENT-BASED MODELING (Studi Kasus : Pandemi COVID-19)

Fauziah, Najmi (2020) SIMULASI PENYEBARAN WABAH PENYAKIT DENGAN MEMPERTIMBANGKAN POLA PERILAKU MASYARAKAT DENGAN AGENT-BASED MODELING (Studi Kasus : Pandemi COVID-19). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02411640000150-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Coronavirus atau virus corona (COVID-19) merupakan virus yang menyebar dengan sangat mudah dan cepat. Kota Surabaya merupakan salah satu kota yang terdampak virus COVID-19 dan sudah menginfeksi banyak individu. Untuk itu diperlukan adanya sistem deteksi yang dapat digunakan untuk memprediksi pola penyebaran wabah COVID-19 untuk mencari strategi yang efektif dengan mempertimbangkan pola perilaku masyarakat untuk mengurangi penyebaran virus COVID-19. Agent – based modeling merupakan salah satu simulasi yang dapat digunakan untuk menyimulasikan proses penyebaran wabah penyakit COVID-19. Pemodelan dimulai dengan mengumpulkan data sekunder dan data hasil kuesioner yang dilanjutkan dengan pembuatan model konseptual. Dari model konseptual yang ada kemudian dituangkan menjadi model pemograman menggunakan software Netlogo. Simulasi dijalankan dengan menggunakan data yang telah dikumpulkan untuk menjadi parameter input. Setelah model pemograman valid maka dijalankan simulasi kondisi awal dan skenario. Skenario yang dijalankan adalah skenario nilai perilaku melindungi diri, menjaga kebersihan, dan physical distancing serta skenario partial lockdown dengan perilaku. Hasil yang didapatkan dari simulasi adalah skenario partial lockdown dengan perilaku 100% dapat mengurangi agen terinfeksi sebanyak 787 agen dengan selisih waktu mencapai puncak sebanyak 223 hari. ======================================================================================= Coronoavirus (COVID-19) is a virus that spreads very quickly. Surabaya is one of the cities affected by the COVID-19 virus and has infected many individuals. For this reason, a detection system that can be used to predict the pattern of the spread of the COVID-19 outbreak is needed to find an effective strategy by considering the behavior patterns of the community to reduce the spread of the COVID-19 virus. Agent - based modeling is a simulation that can be used to simulate the process of spreading the COVID-19 disease outbreak. Modeling begins with collecting secondary data and data from questionnaires, followed by conceptual modeling. From the existing conceptual model then poured into a programming model using Netlogo software. The simulation is run using the data that has been collected as input parameters. After the programming model is valid, the initial conditions and scenarios are simulated. The scenarios that were implemented were the scenario of the behavior value of protecting oneself, maintaining cleanliness, and physical distancing as well as the scenario of partial lockdown with behavior. The result obtained from the simulation is that a partial lockdown scenario with 100% behavior can reduce the infected agents by 787 agents with a time difference reaching a peak of 223 days.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Agent-Based Model. Surabaya, Netlogo, Pandemic COVID-19.
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T57.62 Simulation
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Industrial Engineering > 26201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Najmi Fauziah
Date Deposited: 21 Aug 2020 05:27
Last Modified: 21 Aug 2020 05:27
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/79691

Actions (login required)

View Item View Item