Perancangan dan Realisasi Peristaltic Pump dan Syringe Pump dalam Sistem Hemodialisa

Pramana, Ilham Hadi (2020) Perancangan dan Realisasi Peristaltic Pump dan Syringe Pump dalam Sistem Hemodialisa. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
07311640000004-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Gagal ginjal adalah suatu keadaan klinis yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal irreversible secara progresif, yang berlangsung selama 3 bulan atau lebih. Prevalensi penduduk Indonesia yang menderita gagal ginjal mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2013 jumlah penderita gagal ginjal sebesar 0,2%, kemudian tahun 2018 meningkat menjadi 3,8%. Sejauh ini hemodialisis merupakan terapi yang paling sering digunakan pada penderita gagal ginjal kronis dengan menggantikan proses faal ginjal untuk detoksifikasi, menjaga keseimbangan elektrolit dan asam-basa pada pasien. Kendala dalam terapi hemodialisa adalah terbentuknya gumpalan darah ketika darah di pompa keluar tubuh menuju sirkuit ekstrakorporeal hemodialisa, lalu kecepatan pemompaan darah yang terlalu cepat juga dapat menyebabkan pasien mengalami shock karena perpindahan darah keluar-masuk tubuh terlalu cepat. Penelitian ini lebih menitik beratkan pada rancangan peristaltic pump dan syringe pump menggunakan motor stepper, dengan melakukan kalibrasi terhadap jumlah step motor stepper untuk menjaga aliran darah keluar dari tubuh tetap stabil. Sekaligus dilengkapi dengan kontrol pemberian heparin untuk menjaga kekentalan darah pada mesin hemodialisa agar tidak terbentuk gumpalan darah. Peristaltic pump yang dirancang mampu menghasilkan flow rate mendekati 200 ml/menit dan memiliki tingkat presisi sebesar 98,7585% dan tingkat akurasi sebesar 99,0065%. Durasi waktu yang dirancang pada peristaltic pump memiliki tingkat akurasi sebesar 98,5709%. Syringe pump yang dirancang dapat menginjeksikan cairan dengan baik. Tingkat akurasi yang dihasilkan sebesar 99,3861% dan tingkat presisi sebesar 99,8797%. Dilengkapi dengan detektor oklusi yang berkerja dengan baik. Pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan agar sistem yang dihasilkan dapat memenuhi standar medis baik dari segi ukuran, bahan yang digunakan, komponen elektronik, serta sistem monitoring berdasarkan sensor yang digunakan dapat dikembangkan lebih jauh. ============================================================================================= Kidney failure is a clinical condition characterized by progressive decline in irreversible kidney function, which lasts for 3 months or more. The prevalence of Indonesian population suffering from kidney failure has increased from year to year. In 2013 the number of patients with kidney failure was 0.2%, then in 2018 it increased to 3.8%. So far hemodialysis is the most often therapy used in patients with chronic kidney failure by replacing the kidney physiology process for detoxification, maintaining electrolyte and acid-base balance in patients. The obstacle in hemodialysis therapy is the formation of blood clots when the blood exits the body to the hemodialysis extracorporeal circuit, then the speed of pumping blood that is too fast can also cause the patient to experience shock due to the movement of blood in and out of the body too quickly. The emphasis of this study is on the design of peristaltic pump and syringe pump using a stepper motor, by performing a calibration on the number of stepper motor steps to keep blood flow out of the body stable. As well as being equipped with heparin control to maintain blood viscosity in the hemodialysis machine so that blood clots do not form. The designed peristaltic pump is capable of producing a flow rate close to 200 ml/menit and has a precision level of 98.7585% and an accuracy rate of 99.0065%. The duration of time designed on the peristaltic pump has an accuracy rate of 98.5709%. The designed syringe pump can inject fluid properly with the accuracy rate of 99.3861% and the precision rate of 99.8797%. Equipped with occlusion detector that work well. Further development can be done so the prototype that has been produced can be developed to achieve medical standards both in terms of size, materials, electronic components, and monitoring systems based on the sensors used can be further developed.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Gagal Ginjal, Hemodialisis, Peristaltic Pump, Syringe Pump, Motor Stepper, Kidneys Failure, Hemodialysis, Peristaltic Pump, Syringe Pump, Stepper Motor.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA960+ Hospitals
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK3070 Automatic control
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK4055 Electric motor
Divisions: Faculty of Intelligent Electrical and Informatics Technology (ELECTICS) > Biomedical Engineering > 11410-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Ilham Hadi Pramana
Date Deposited: 26 Aug 2020 03:12
Last Modified: 26 Aug 2020 03:12
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/80038

Actions (login required)

View Item View Item