Pengembangan Model Optimasi Penggunaan Kereta Api Semen dengan Mempertimbangkan Frekuensi Keberangkatan dan Alokasi Produk Non Semen

Ardiansyah, Faris Putra (2020) Pengembangan Model Optimasi Penggunaan Kereta Api Semen dengan Mempertimbangkan Frekuensi Keberangkatan dan Alokasi Produk Non Semen. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02411850077021-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Dengan diberlakukan peraturan pemerintah mengenai Zero Over Dimension and Over Load (ODOL), perusahaan transportasi dengan angkutan muatan yang berat seperti semen, keramik, dan galian non logam akan terkena dampaknya. Salah satu solusi yang dapat dilakukan dengan merubah pola jaringan distribusinya. Untuk pengiriman produk dengan jarak jauh dapat menggunakan transportasi multimoda/intermoda kereta api. Pengangkutan barang terutama semen dapat menggunakan dua atau lebih moda transportasi pengiriman yang dilakukan dari Stasiun Babat menuju ke Stasiun Pasoso. Namun dalam pelaksanaannya, pengiriman dengan menggunakan transportasi kereta api ini masih belum maksimal. Utilisasi pemakaian masih belum optimal yaitu rata-rata mencapai 50% dari keseluruhan gerbong datar kereta api yang digunakan. Selain itu, terjadi kerugian yang harus ditanggung perusahaan karena biaya penggunaan gerbong datar kereta api ini bersifat fix cost/biaya tetap. Apabila gerbong datar tidak digunakan maka tetap ada biaya yang harus dibayar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja dari kereta api semen. Pengembangan model optimasi dilakukan dengan menggunakan Mixed Integer Linier Programming dan menambahkan variabel terhadap frekuensi keberangkatan kereta api. Selain itu, untuk sisa gerbong datar yang tidak terpakai akan dialokasikan untuk pengiriman muatan non semen. ================================================================================================================== The government regulation about Zero Over-Dimension and Overloading, transportation companies with heavy cargo transportation such as cement, ceramics, and non-metal excavation will be affected. The solution can be done by changing its distribution network. For the long haul, distribution can use multimodal/intermodal transportation. The transportation of goods, especially cement, can use two or more modes of transportation that carried out from Babat Station to Pasoso Station. But in practice, the delivery using a freight train still not optimal yet. It can be seen from its utilization with an average of 50% from the total of the flatcar train used. In addition, there is still a loss because of the fixed cost that using a flatcar train. It means if the flatcar train is not used, there will be costs to be paid. Therefore, this study aims to optimize the performance of the cement freight train. The optimization model development is done by using Mixed Integer Linear Programming and adding train departure frequency variables. The remaining unused a flatcar train will be allocated for other non-cement cargo shipments.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Alokasi produk non semen, Frekuensi keberangkatan, Kereta api semen, Mixed Integer Linear Programming (MILP), Non-cement cargo shipment, Departure frequency, Cement freight train, Mixed Integer Linear Programming (MILP)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD38.5 Business logistics--Cost effectiveness. Supply chain management. ERP
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements > TE7 Transportation--Planning
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Industrial Engineering > 26101-(S2) Master Thesis
Depositing User: FARIS PUTRA ARDIANSYAH
Date Deposited: 21 Aug 2020 14:40
Last Modified: 21 Aug 2020 14:40
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/80161

Actions (login required)

View Item View Item