EPS GEOFOAM SEBAGAI PENGGANTI MATERIAL TIMBUNAN EKSISTING DAN SISTEM PERKUATANNYA: STUDI KASUS OPRIT JEMBATAN TABALONG, KALIMANTAN SELATAN

Andi, Hasyim Dhafirozi (2020) EPS GEOFOAM SEBAGAI PENGGANTI MATERIAL TIMBUNAN EKSISTING DAN SISTEM PERKUATANNYA: STUDI KASUS OPRIT JEMBATAN TABALONG, KALIMANTAN SELATAN. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03111640000164-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (21MB) | Request a copy

Abstract

Jembatan Tabalong merupakan salah satu jembatan yang terletak pada Jl. Hauling (Batubara) PT. Adaro Tabalong - Klanis yang menghubungkan area Pertambangan Paringin, dengan Pelabuhan Khusus Batubara Klanis. Tujuan dari pembangunan Jembatan Tabalong untuk menambah jembatan baru dari dua unit jembatan yang ada karena kondisi jembatan tersebut tidak memiliki kemampuan untuk memikul beban angkutan hauling secara maksimal. Berdasarkan hasil analisis perencana dengan menggunakan Program Plaxis, spun pile diprediksi bergeser sebesar 0,263 meter pada kedalaman ±18 meter. Jadi, pemancangan dilakukan ketika pemampatan oprit timbunan selesai. Untuk menghindari hal tersebut, dibutuhkan timbunan dengan densitas yang ringan, salah satunya adalah EPS Geofoam. Dengan rendahnya densitas yang dimiliki EPS Geofoam, maka pemampatan yang diakibatkan juga kecil, potensi pergeseran tanah di belakang abutment tidak terjadi. Dalam Tugas Akhir ini direncanakan alternatif oprit timbunan dengan menggunakan EPS Geofoam yang tidak menyebabkan pergeseran spun pile. Metodologi yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah merencanakan ulang metode perbaikan tanah dengan preloading dan merencanakan alternatif dengan menggunakan EPS Geofoam. Setelah itu, berdasarkan kebutuhan dan biaya material dari kedua viii metode tersebut dibandingkan dengan harapan mendapatkan metode perbaikan yang paling efisien. Berdasarkan hasil perhitungan pemampatan yang terjadi akibat oprit timbunan di belakang abutment sebesar 11,5 cm. Jadi proses pemancangan spun pile dapat dilakukan tanpa menunggu proses pemampatan oprit timbunan dengan EPS Geofoam selesai. Tetapi berdasarkan perhitungan total biaya oprit timbunan dengan EPS Geofoam membutuhkan biaya sebesar Rp11.322.457.442,52. Sedangkan total biaya untuk perencanaan eksistis dibutuhkan biaya sebesar Rp7.045.316.122,65. Jika dilihat dari waktu pengerjaan, metode timbunan EPS Geofoam lebih unggul. Namun jika dilihat dari biaya dan material metode perencanaan dengan preloading yang membutuhkan biaya lebih ekonomis

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Bridge approach, Settlement, Stability, EPS Geofoam Oprit Jembatan, Settlement, Stabilitas, EPS Geofoam
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA749 Soil stabilization
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Hasyim Dhafirozi Andi
Date Deposited: 24 Aug 2020 11:51
Last Modified: 24 Aug 2020 11:51
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/80174

Actions (login required)

View Item View Item