STUDI IMPLEMENTASI ACTIVITY BASED COSTING SYSTEM TERHADAP PENENTUAN BIAYA TIDAK LANGSUNG PADA INDUSTRI REPARASI KAPAL

Megawati, Sintia (2020) STUDI IMPLEMENTASI ACTIVITY BASED COSTING SYSTEM TERHADAP PENENTUAN BIAYA TIDAK LANGSUNG PADA INDUSTRI REPARASI KAPAL. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
04111640000019-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Kualitas yang baik, waktu penyelesaian yang tepat, dan biaya jasa yang terjangkau merupakan tiga poin penting yang harus diperhatikan galangan reparasi dalam menawarkan jasanya. Dalam menentukan harga jual jasa reparasi, perusahaan memerlukan informasi tentang harga pokok produksi yang akurat, dimana biaya ini terdiri dari biaya langsung dan biaya tidak langsung. Pada umumnya pembebanan biaya tidak langsung ke produk menggunakan sistem akuntansi biaya tradisional sehingga sering terjadi distorsi biaya. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan yang ada saat ini, perusahaan haruslah mampu untuk meningkatkan daya saingnya dan menemukan metode alternatif daripada sistem akuntansi biaya tradisional.Metode activity based costingberkembang dan menjadi metode akuntansi biaya dengan membebankan biaya kepada aktivitas berdasarkan konsumsi/penggunaan sumber daya. Pertama dilakukan identifikasi aktivitas berdasarkan pada proses bisnis yang ada baik yang bersifat langsung maupun mendukung aktivitas reparasi. Kedua, dari hasil identifikasi aktivitas yang ada, dilakukan identifikasi kebutuhan yang memicu adanya aktivitas yang dapat disebut sebagai activity driver. Setelah identifikasi activity driver, maka didapatkan jenis aktivitas pada proses reparasi kapal yang mempengaruhi tingginya pengeluaran biaya tidak langsung. Dengan menggunakan metode activity based costing, didapatkan nilai biaya tidak langsung pada kapal 1 sebesar Rp. 78.994.805,- dan pada kapal 2 sebesar Rp. 57.890.169,-.Nilai ini merupakan nilai yang sesungguhnya dan dapat ditelusuri ke setiap aktivitas melalui penggunaan sumber daya. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa nilai biaya tidak langsung jika dihitung dengan metode activity based costing menghasilkan nilai yang lebih kecil jika dibandingkan dengan metode eksisting. Pada kapal 1, dengan mengggunakan metode activity based costing, biaya tidak langsung mengalami penurunan sebesar 44% dari perhitungan kondisi eksisting dan pada kapal 2 mengalami penurunan sebesar 38% dari perhitungan kondisi eksisting. ======================================================================================= Good quality, proper completion time, and affordable service costs are three important points that must be considered by shipyard repair industry in offering services. In determining price of repair services, companies need information about accurate prices of cost production, these costs consist of direct costs and indirect costs. In general, indirect costs are charged to the product using traditional cost accounting system so there is often a distortion of costs. With the development of knowledge, companies must be capable of increasing competitiveness and find alternative methods than traditional cost accounting systems. The activity based costing method was developed and became a cost accounting method by charging costs to activities based on resources consumption. First step is to identify activities based on existing business processes both direct and supporting activities in ship repair process. The second is, the results of activities identification, identified the resources consumption or activity driver of each activity. After identifying the activity driver, a type of activity in ship repair process which increasing the indirect costs was obtained. By using the activity based costing method, it gets amount of an indirect cost on ship 1 isRp 78.994.805,- and on ship 2 isRp 57.890.169,-. This amount is the value that actually exists and can be traced to every activity through use of resources consumption. From these results, it can be seen that the value of indirect costs when calculated with the activity based costing method produces a smaller value when compared to existing method. On ship 1, using activity based costing method the indirect costs are down by 44% from calculation of existing conditions and on ship 2, the indirect costs are down by 38% from existing conditions.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Activity Based Costing, Biaya Tidak Langsung, Reparasi Kapal, Indirect costs, Ship repair
Subjects: V Naval Science > V Naval Science (General) > V220 Naval ports, bases, reservations, docks, etc.
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Naval Architecture and Shipbuilding Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Sintia Megawati
Date Deposited: 09 Sep 2020 07:44
Last Modified: 09 Sep 2020 07:44
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/80711

Actions (login required)

View Item View Item