Pembuatan Perangkat Pengukuran Dimensi Smart Society Untuk Kota/Kabupaten Indonesia

Hidayatullah, Arif (2020) Pembuatan Perangkat Pengukuran Dimensi Smart Society Untuk Kota/Kabupaten Indonesia. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
05211640000098-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Smart city atau kota cerdas sudah menjadi tren global dan banyak diterapkan di berbagai kota besar di dunia dengan mengintegrasikan seluruh sumber daya yang dimiliki menggunakan teknologi informasi yang bertujuan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi penduduknya. Di Indonesia, inisiasi smart city telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia melalui Program Gerakan Menuju 100 Smart City. Dengan gencarnya implementasi smart city di Indonesia, dalam mengevaluasi seberapa baik implementasi smart city yang sudah dilakukan oleh suatu kota/kabupaten tentu diperlukan metode pengukuran. Hingga kini, belum ada standar baku yang disepakati bersama untuk pengukuran smart city. Belum banyak pula indikator pengukuran yang dapat dijadikan standar dalam mengukur implementasi smart city, khususnya dimensi smart society. Berdasarkan permasalahan yang ada, penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk membuat perangkat pengukuran smart city, dengan berfokus pada pengukuran dimensi smart society kota/kabupaten cerdas Indonesia. Penelitian dilakukan dengan membuat pool indikator smart society yang berisikan indikator-indikator terkait smart society dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, masterplan smart city kota-kota di Indonesia dan referensi lainnya. Selanjutnya pool indikator diverifikasi oleh pakar apakah sudah layak disebut sebagai pool yang menampung banyak indikator. Kemudian indikator diseleksi dan ditentukan formula, kebutuhan data dan bobot penilaian indikator. Perangkat pengukuran divalidasi oleh pakar dan diuji coba dengan melakukan asesmen terhadap Kota Kediri, yang termasuk salah satu kota yang mengikuti program Gerakan 100 Smart City Kemkominfo RI. Dari pengembangan diperoleh total 31 indikator usulan untuk mengukur smart society, yang terdiri dari 3 elemen dan 9 sub-elemen. Hasil akhir dari penelitian ini merupakan perangkat pengukuran smart society berupa referensi indikator yang cocok dengan kondisi kota di Indonesia. Indikator ini dapat digunakan untuk melakukan evaluasi dan mengukur ketercapaian kota dalam menerapkan smart society. ======================================================================================================================== Smart city has become a global trend and has been implemented in various cities in developed countries by integrating all resources using information technology and carried out to create a better life for the population. In Indonesia, the initiation of the implementation of smart city in districts and cities has been carried out by the Indonesian government through the Gerakan 100 Smart City Program. With the rapid implementation of smart city in Indonesia, a measurement method is needed to evaluate how well the smart city has been implemented by a district/city. Until now, there has been no agreed international standard for smart city measurements. Not many measurement indicators and calculation formulas can be used as a reference in measuring the implementation of smart city initiatives, especially the smart society dimension. Based on the existing problems, this final project aims to create a model for measuring smart city initiatives, by focusing on measuring the smart society dimension in smart district and cities of Indonesia. The research was conducted by creating smart society indicator pool that filled with smart society indicators by Ministry of Communication and Information Technology Indonesia, smart city masterplan of cities in Indonesia and other refferences. Then the pool is verified by experts whether it is worth mentioning as a pool that holds many indicators .Then the indicators are selected and the formulas, data requirements, and assessment weights of the indicators are determined. The measurement tool was validated by experts and tested by conducting an assessment of Kediri City, which is one of the cities that joined Gerakan 100 Smart City Program by Ministry of Communication and Information Technology Indonesia. From the development, a total of 31 proposed indicators were obtained to measure smart governance, which consisted of 3 elemens and 9 sub-elemens. The final product of this study produces a smart society model that is suitable for the conditions of city in Indonesia. This indicator can be used to evaluate and measure of city achievement in implementing smart society.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Smart city, Smart society, Indikator Pengukuran, Evaluasi Smart city, Evaluasi Smart society, Smart city, Smart society, Measurable Indicator, Smart city Evaluation, Smart society Evaluation.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions: Faculty of Intelligent Electrical and Informatics Technology (ELECTICS) > Information System > 57201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Arif Hidayatullah
Date Deposited: 24 Aug 2020 04:31
Last Modified: 24 Aug 2020 04:31
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/80797

Actions (login required)

View Item View Item