Pra Desain Pabrik Propilen Glikol melalui Proses Hidrogenasi Gliserol

Idzati, Eka Maulana and Yudhistira, Aldilla Bayu (2020) Pra Desain Pabrik Propilen Glikol melalui Proses Hidrogenasi Gliserol. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02211746000002_02211746000037-Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Industri kimia di Indonesia terus mengalami peningkatan dalam bidang inovasi maupun teknologi. Salah satu sektor peningkatan yang signifikan yaitu dibidang bahan penunjang, salah satu contongnya Propilen glikol merupakan suatu senyawa organik yang banyak sekali digunakan dalam industri makanan, kosmetik dan farmasi, baik sebagai pelarut, pelembut pada kosmetik maupun sebagai absorber untuk menghilangkan excess air. Bahan baku yang digunakan untuk memproduksi propilen glikol adalah gliserol dari hasil produk samping industri biodiesel yang saat ini sedang dikembangkan di Indonesia. Propilen glikol (PG) dapat diproduksi melalui 2 metode yaitu acetol pathway dan glyceraldehyde pathway. Proses pembuatan propilen glikol pada parik ini ada 3 tahapan utama, yaitu pre-treatment, reaksi dan pemurnian. Proses pre-treatment bertujuan untuk menghilangkan kandungan garam organik dan metanol yang terdapat pada crude gliserol. Sedangkan pada tahapan reaksi gliserol murni di hidrogenasi pada reaktor hidrogenasi pada suhu 210oC dan tekanan 13 atm hingga terbentuk propilen glikol. Untuk tahapan pemurnian, propilen glikol dipisahkan dari waste water dan sisa acetol sebagai produk intermediet dan propanol sebagai produk samping menggunakan metode distilasi pada suhu 114oC dan tekanan 1,2 atm hingga kemurnian propilen glikol mencapai 97% dan disimpan ke dalam tangka penampung produk. Pabrik Propilen Glikol akan beroperasi pada tahun 2022 dan didirikan di Ngoro, Mojokerto dengan kapasitas sebesar 20.000 ton/tahun dan Bahan baku Gliserol yang dibutuhkan sebesar 36500 ton/tahun. Harga jual Propilen glikol sebesar $1,2 per kg Dengan estimasi umur pabrik 10 tahun dan waktu pengembalian pinjaman selama 10 tahun, dapat diketahui Return Of Investment (ROI) sebesar 28,37 %, Pay Out Time (POT) selama 3.4 tahun dan break even point (BEP) sebesar 29,81%. Untuk dapat mendirikan pabrik propilen glikol dari gliserol berkapasitas 20.000 ton/tahun diperlukan total capital investment sebesar Rp. 267.862.525.132,79,- total production cost sebesar Rp. 169.302.685.000,- dengan estimasi hasil penjualan per tahun sebelum kena pajak yaitu sebesar Rp. 329.427.600.000,00,-. ========================================================= The chemical industry in Indonesia continues to experience improvements in both innovation and technology. One sector of significant improvement is in the field of supporting materials, one of which is Propylene glycol is an organic compound that is widely used in the food, cosmetics and pharmaceutical industries, both as a solvent, a softener in cosmetics and as an absorber to remove excess air. The raw material used to produce propylene glycol is glycerol from the by-product of the biodiesel industry which is currently being developed in Indonesia. Propylene glycol (PG) can be produced through 2 methods, namely the acetol pathway and the glyceraldehyde pathway. There are 3 main stages in the process of making propylene glycol, namely pre-treatment, reaction and purification. The pre-treatment process aims to remove the organic salt and methanol contained in crude glycerol. Whereas in the reaction stage pure glycerol is hydrogenated in a hydrogenation reactor at a temperature of 210oC and a pressure of 13 atm to form propylene glycol. For the purification stage, propylene glycol is separated from waste water and the remaining acetol as an intermediate product and propanol as a by-product using the distillation method at a temperature of 114oC and a pressure of 1.2 atm until the purity of propylene glycol reaches 97% and stored in a product storage tank. The Propylene Glycol Factory will operate in 2022 and will be established in Ngoro, Mojokerto with a capacity of 20,000 tons / year and the required raw material for glycerol is 36500 tons / year. The selling price of propylene glycol is $ 1.2 per kg. With an estimated factory life of 10 years and a loan repayment period of 10 years, it can be seen that the Return Of Investment (ROI) is 28.37%, Pay Out Time (POT) is 3.4 years and break even point (BEP) of 29.81%. To be able to establish a propylene glycol plant from glycerol with a capacity of 20,000 tons / year, a total capital investment of Rp. 267,862,525,132.79, - the total production cost of Rp. 169,302,685,000, - with an estimated annual sales proceeds before tax of Rp. 329,427,600,000.00, -.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Proses Hidrogenasi, Gliserol, Propilen Glikol, Acetol Pathway, Hidrogenasi
Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP159.M6 Zeolites
T Technology > TP Chemical technology > TP339 Ethanol as fuel. Biomass energy.
Depositing User: Aldilla Bayu Yudhistira
Date Deposited: 25 Aug 2020 06:49
Last Modified: 25 Aug 2020 06:50
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/80962

Actions (login required)

View Item View Item