Penentuan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Angka Kematian Bayi (AKB) di Provinsi Nusa Tenggara Timur Menggunakan Metode Multivariate Adaptive Regression Splines (MARS)

Putri, Al'awwa Prima Nadia (2020) Penentuan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Angka Kematian Bayi (AKB) di Provinsi Nusa Tenggara Timur Menggunakan Metode Multivariate Adaptive Regression Splines (MARS). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
06211640000011_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pemerintah Indonesia selalu berusaha untuk mensejahterakan kehidupan penduduknya. Tingkat kesejahteraan penduduk dapat diukur salah satunya dari derajat kesehatannya melalui indikator Angka Kematian Bayi (AKB). AKB merupakan banyaknya kematian bayi usia 0 sampai sebelum 1 tahun dari setiap 1000 kelahiran hidup. Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang AKBnya mengalami peningkatan secara terus menerus pada tahun 2016 hingga 2018. Meningkatnya jumlah kematian tersebut diduga disebabkan oleh berbagai faktor internal maupun eksternal. Faktor signifikan penyebab semakin meningkatnya AKB tersebut dapat diketahui dengan melakukan analisis menggunakan metode regresi nonparametrik karena data tidak membentuk suatu pola tertentu. Salah satu metode nonparametrik yang dapat digunakan dengan jumlah variabel prediktor antara 3 sampai 20 adalah Multivariate Adaptive Regression Splines (MARS). Data yang digunakan adalah data AKB di Provinsi Nusa Tenggara Timur 2018 beserta faktor yang memengaruhinya dengan unit penelitian kabupaten/kota. Berdasarkan analisis yang dilakukan AKB tertinggi dimiliki oleh Kabupaten Sabu Raijua. Selain itu, dari hasil model MARS, variabel yang berpengaruh signifikan terhadap AKB di Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah persentase kelahiran ditolong tenaga kesehatan (X1) dan persentase bayi berat badan lahir rendah (BBLR) (X4) =================================================================================================== The Indonesian government always try to prosper the lives of its population. The prosperity level of the population can be measured by health indicator of Infant Mortality Rate (IMR). IMR is the number of infant deaths aged 0 to 1 year from every 1000 live births. East Nusa Tenggara Province is one of the provinces in Indonesia whose IMR has increased steadily in 2016 to 2018. The increasing number of deaths is thought to be caused by various internal and external factors. Significant factors causing the increase in IMR can be known by analyzing using nonparametric regression methods because the data do not form a particular pattern. One of the nonparametric methods that can be used with predictor variables (3 until 20) is the Multivariate Adaptive Regression Splines (MARS). The data used is the IMR of East Nusa Tenggara Province 2018 along with factors that influence it with the district/city research unit. Based on the analysis conducted, the highest IMR is owned by Sabu Raijua Regency. Furthermore, from the results of the MARS model, the variables that significantly affect the IMR in East Nusa Tenggara Province are the percentage of births assisted by health workers (X1) and the percentage of low birth weight babies (X4).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSSt 519.536 Put p-1 • Putri, Al`awwa Prima Nadia
Uncontrolled Keywords: East Nusa Tenggara Province, Infant Mortality Rate (IMR), Multivariate Adaptive Regression Splines Angka Kematian Bayi (AKB), Multivariate Adaptive Regression Splines, Nusa Tenggara Timur
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
Divisions: Faculty of Mathematics, Computation, and Data Science > Statistics > 49201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Al'awwa Prima Nadia Putri
Date Deposited: 25 Aug 2020 03:22
Last Modified: 14 Oct 2020 09:27
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/81000

Actions (login required)

View Item View Item