Analisa Cacat Plat Positif Dan Negatif Pada Mesin Stacking Menggunakan Metode DMAIC(Studi Kasus: PT Tri Mega Baterindo)

Ferdinanto, Joveta Pramudana (2020) Analisa Cacat Plat Positif Dan Negatif Pada Mesin Stacking Menggunakan Metode DMAIC(Studi Kasus: PT Tri Mega Baterindo). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02111540000041-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Sebuah perusahaan aki berusaha meningkatkan produktifitas dengan mengurangi cacat pada proses stacking. Mesin stacking adalah mesin otomatis untuk mempercepat proses perakitan aki. Untuk mengatasi masalah tersebut digunakan metode DMAIC (Define-Measure-Analyze-Improve-Control) dengan mencari jenis-jenis defect yang terjadi, mengetahui penyebab terjadinya defect dan mendapatkan cara menurunkan jumlah defect. Tahapan pertama adalah mengumpulkan dan menganalisa data defect. Tahap kedua adalah mencari semua parameter yang mempengaruhi terjadinya defect dan mengukurnya. Selanjutnya dilakukan analisis akar permasalahan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Hasil dari analisis ini kemudian dianalisis lagi untuk menemukan pemecahan akar permasalahan menggunakan Root Cause Failure Analysis (RCFA). Tahap akhir ialah perencanaan sistem pemeliharaan mesin dan pengembangan sistem dokumentasi untuk memonitor pengaruh perbaikan mesin terhadap cacat yang terjadi. Hasil penelitian ini yaitu akar permasalahan serta penanganan untuk menyelesaikan masalah cacat yang ada. Untuk plat negatif penyebab masalahnya yaitu karena adanya plat bouncing dan adanya plat yang tersedot dua sekaligus. Plat bouncing ini diatasi dengan mengatur plate feeder dan plate insertion menjadi lebih dekat. Plat yang tersedot dua sekaligus diatasi dengan penggantian valve menjadi needle valve serta ditamahkan pressure regulator, penambahan satu pos yang bertugas meyortir plat layak atau tidaknya produksi dan membatasi tumpukan plat serta mengganti gigi pada plate feeding belt yang sudah patah. Sedangkan untuk plat positif akar permasalahannya yaitu adanya plat yang tersedot dua sekaligus dan jarak plate feeder dan rel yang terlalu dekat. Plat yang tersedot dua sekaligus pada plat positif ini secara garis besar memiliki penyebab dan solusi yang sama dengan yang terjadi pada plat negatif. Kemudian untuk mengatasi masalah pada plat positif ini dilakukan dengan mengatur jarak plate feeder dan rel menjadi lebih dekat. Ada juga beberapa solusi yang diharapkan untuk dilakukan rutin dan bentuk kegiatannya seperti pemeliharaan. Mengingat mesin yang digunakan secara terus-menerus maka pemeliharaan yang dilakukan juga harus baik untuk menjaga performa mesin agar tetap baik. ========================================================= A battery company is trying to increase productivity by reducing defects in the stacking process. Stacking machines are automatic machines to speed up the battery assembly process. To solve this problem, the DMAIC (Define-Measure-Analyze-Improve-Control) method is used to understand the types of defects that occur, to analyze the causes of defects and to find ways to reduce the number of defects. The first stage is to collect and analyze defect data. The second stage is to find all the parameters that affect the defect and measure it. Furthermore, the root cause analysis was carried out using the Fault Tree Analysis (FTA) method. The results of this analysis are then analyzed again to find a solution to the root of the problem using Root Cause Failure Analysis (RCFA). The final stage is planning a machine maintenance system and develops a documentation system to monitor the effect of machine repairs on the defects that occur. The results of this study are the root causes and treatments to solve existing defect problems. The cause of the problem on the negative plate is because of the bounce plate and the plate being sucked in two pieces at once. This bounce plate is overcome by adjusting the plate feeder and plate insertion closer together. Plates that are sucked in two pieces at a time are overcome by changing the ball valve into a needle valve and adding a pressure regulator, adding one post which is responsible for sorting plates that are feasible or not and limiting plate piles and changing teeth on plate feeding belts that are broken. As for the positive plate, the root of the problem is the existence of the plate being sucked in two at once and the distance between the plate feeder and the rail that is too close. The plate that is sucked in two at once on the positive plate has broadly the same causes and solutions as a negative plate. Then to solve the problem with the positive plate, this is done by adjusting the distance between the plate feeder and the rail to be closer. Some solutions are expected to be carried out routinely and in the form of activities such as maintenance. Given that machines are used continuously, maintenance must also be good to maintain machine performance to stay good.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: aki, defect, DMAIC, pemeliharaan accu, defect, DMAIC, maintenance
Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS155 Production control. Production planning. Production management
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: joveta pramudana ferdinanto
Date Deposited: 29 Aug 2020 02:22
Last Modified: 29 Aug 2020 02:22
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/81629

Actions (login required)

View Item View Item