Product and Process Modularity Design pada Industri Pangan (Studi Kasus pada Industri Es Krim)

Wedowati, Endang Retno (2020) Product and Process Modularity Design pada Industri Pangan (Studi Kasus pada Industri Es Krim). Doctoral thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02411360010004_Dissertation.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Meningkatnya kebutuhan pangan mendorong pertumbuhan industri pangan untuk terus berkembang menjadi semakin besar. Perkembangan tersebut ditunjang oleh keinginan dan kebutuhan pelanggan yang senantiasa berubah dari waktu ke waktu. Keinginan dan kebutuhan pelanggan yang semakin beragam tersebut menuntut perusahaan untuk mampu menghasilkan produk yang bervariasi. Permintaan terhadap variasi produk akhir yang beragam memberikan peluang untuk menerapkan konsep mass customization pada industri pangan. Oleh karena itu perlu dikembangkan desain sistem yang tepat. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah strategi modularisasi. Pada penelitian ini dilakukan desain produk dan desain proses dengan menggunakan konsep modularisasi pada industri pangan, khususnya industri es krim, dengan menggunakan konsep pleasurable design. Konfigurasi produk menggunakan conjoint analysis, selanjutnya jenis modul ditentukan menggunakan metode DEMATEL. Selain itu juga dikembangkan model biaya untuk menentukan biaya pembuatan modul dan produk yang bervariasi dengan model Time Driven Activity Based Costing. Selanjutnya berdasarkan nilai utilitas produk dan biaya produksi ditentukan product value dari masing-masing varian produk. Hasil Penelitian menghasilkan enam atribut pembentuk konfigurasi produk, yaitu rasa dan tekstur (aspek functionality), bahan kemasan dan bentuk (aspek usability), serta manfaat kesehatan dan penampilan (aspek pleasure). Berdasarkan nilai kepentingan atribut dapat diketahui bahwa atribut memiliki nilai kepentingan yang paling tinggi adalah rasa. Berdasarkan analisis keterkaitan antar atribut diperoleh tiga jenis modul yang harus disediakan, yaitu modul pasta es krim, modul pengemas, dan modul penampilan. Hasil perhitungan biaya menunjukkan biaya pembuatan per varian modul maupun per varian produk besarnya tergantung dari karakteristik yang melekat pada modul maupun produk tersebut. Varian produk yang memiliki product value tinggi adalah produk yang mempunyai nilai utilitas yang tinggi, namun biaya produksinya relatif rendah. Selanjutnya dilakukan optimasi pada tiga produk dengan nilai tertinggi untuk menentukan jumlah produk yang harus disediakan untuk setiap varian produk. ======================================================================================================================== The increasing need for food encourages the growth of the food industry to continue to grow even more significant. This development support by the desires and needs of customers who are constantly changing from time to time. The increasingly diverse wants and needs of customers require companies to be able to produce varied products. Demand for a variety of end product variations provides opportunities to apply the concept of mass customization in the food industry. Therefore, it is necessary to develop an appropriate system design. One strategy that can use is modularization. In this research, product and process design carried out using the concept of modularization in the food industry, especially the ice cream industry, using the idea of pleasurable design. Product configuration used conjoint analysis, then the type of module is determined using the DEMATEL method. It also developed a cost model to determine the cost of making modules and products that varied with the Time-Driven Activity-Based Costing model. Furthermore, based on the product's utility value, and the production cost, the product value of each product variant was determined. The results of the study produced six attributes forming the configuration of the product, namely taste and texture (functionality aspects), packaging materials, and shape (usability aspects), as well as health benefits and appearance (pleasure aspects). Based on the importance value of attributes, it can show that the attribute has the highest importance value is taste. Based on the analysis of the linkages between the attributes obtained, three types of modules must provide, namely the ice cream module, the packaging module, and the appearance module. Cost calculation results showed the production cost for each module variant, and the product variant depends on the characteristics inherent in the module or product. Product variants with high production value are products with high utility values, but the production costs are relatively low. Furthermore, optimization was performed on the three products with the highest value to determine the number of products that must provide for each product variant.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Produk pangan, Customized product, Modularity, Product and Process Design, Product Value. Food product, Customized product, Modularity, Product and Process Design, Product Value.
Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS171 Product design
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering > 26001-(S3) PhD Thesis
Depositing User: Endang Retno Wedowati
Date Deposited: 01 Sep 2020 06:03
Last Modified: 01 Sep 2020 06:03
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/81695

Actions (login required)

View Item View Item