Analisis Variasi Rigging Pada Proses Decommissioning Tahap Lifting Jacket: Studi Kasus Platform 'L-PRO'

Kurniawan, Vebby Akbar (2020) Analisis Variasi Rigging Pada Proses Decommissioning Tahap Lifting Jacket: Studi Kasus Platform 'L-PRO'. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
04311640000080-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Platfotm jacket merupakan salah satu jenis anjungan lepas pantai terpancang yang banyak digunakan terutama untuk kondisi laut dangkal. Jacket sendiri memiliki masa layanan struktur yang bervariasi, tergantung pada kondisi lingkungan dan kekuatan struktur itu sendiri. Tahap akhir dari masa layanan jacket disebut decommissioning, yang mana dalam tugas akhir ini jenis decommissioning yang dipilih adalah full removal yang melibatkan proses pengangkatan jacket dengan crane barge. Dalam kasus ini crane barge yang digunakan adalah DLB-01 dalam posisi tertambat dan jacket platform L-PRO dengan posisi saat analisis adalah di udara sehingga tidak ada gaya apung yang bekerja. Dalam proses lifting, terdapat rigging standar yang sering digunakan yaitu seperti sling dan spreader bar. Penelitian ini membahas tentang pengaruh tegangan sling dinamis pada setiap variasi rigging (satu hook dan empat sling; satu hook, enam sling dengan satu spreader bar; dua hook dan enam sling) dengan pengaruh gerakan crane barge saat lifting berlangsung dengan kondisi lingkungan yang sesuai dengan lokasi jacket L-PRO yaitu di lepas pantai Utara, Indonesia dengan kedalaman laut 33m, dan juga pengaruhnya terhadap gerakan jacket saat lifting berlangsung secara translasi dan rotasi. Pemodelan serta analisis tugas akhir ini dilakukan dengan menggunakan beberapa software, seperti Maxsurf Modeler untuk membuat model barge yang selanjutnya menggunakan software MOSES dari model yang sudah dibuat untuk menganalisis gerakan barge, lalu membuat model jacket dengan software SACS untuk mencari center of gravity dari jacket agar mengetahui letak hook point yang harus sejajar dengan CoG struktur dan pengaruhnya terhadap panjang sling masing-masing variasi model rigging, selanjutnya membuat model secara keseluruhan dengan menggunakan software OrcaFlex dengan hasil gerakan barge sebagai input lingkungan, beserta beban jacket dan displacement barge yang sesuai. Time-domain analysis digunakan dalam analisis ini. Dari hasil analisis yang dilakukan dengan pemilihan menggunakan metode AHP maka dari penelitian ini model rigging #1 adalah yang terbaik, disusul model rigging #3, lalu yang terakhir model rigging #2. =============================================================================================================== Jacket platform is one of the many types of offshore bridge that is widely used mainly for shallow sea conditions. Jacket itself has a varied service period, depending on environmental conditions and strength of the structure itself. The final stage of the jacket service period is called decommissioning, which in this final task the type of over is chosen is a full removal involving the process of lifting jacket with barge crane. In this case the barge crane used was DLB-01 in a moored position and the jacket of the L-PRO platform with the current position of the analysis is in the air so that there is no buoyancy force working. In the lifting process, there are commonly used standard riggings such as sling and spreader bars. This study discusses the influence of dynamic sling tension on each rigging variation (one hook and four sling; one hook, six slings with one spreader bar; two hooks and six slings) with the influence of barge crane movement while the lifting takes place with environmental conditions in accordance with the location of the jacket L-PRO which is off Utara Beach, Indonesia with 33m sea depth, and also its effect on jacket movement (in translation and rotation) while the lifting takes place. Modeling and analysis of this paper is carried out using some software, such as Maxsurf Modeler to create a barge model that further uses MOSES software from models that have been made to analyze the barge movement, then create a jacket model with software SACS to find the center of gravity of jacket to know the location of the hook point which should align with the CoG of the structure, then create a whole model using the OrcaFlex software with a barge movement as an environmental input, along with the appropriate jacket and displacement barge loads. Time-domain analysis is used in this analysis. From the results of analysis conducted with the selection of using AHP method then from this research rigging model #1 is assumed as the best, followed by rigging model #3, then the last one is rigging model #2.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: decommissioning, jacket, crane barge, rigging, sling, gerakan barge, gerakan jacket, tegangan dinamis, time-domain analysis == decommissioning, jacket, barge crane, rigging, sling, barge movement, jacket movement, dynamic tension, time-domain analysis
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Ocean Engineering > 38201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Vebby Akbar Kurniawan
Date Deposited: 18 Sep 2020 02:54
Last Modified: 18 Sep 2020 02:54
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/81975

Actions (login required)

View Item View Item