Mesing Pengering untuk Meningkatkan Kualitas Produksi Lempok Durian sebagai Makanan Tradisional

Name, No (2004) Mesing Pengering untuk Meningkatkan Kualitas Produksi Lempok Durian sebagai Makanan Tradisional. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2902101448-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Lempok durian merupakan makanan tradisional dengan tekstur plastis atau liat. Makanan ini digolongkan sebagai pangan semi basah (PSB) dan dapat langsung dikonsumsi. Keawetan lempok durian berhubungan erat dengan aktivitas mikroba. Pertumbuhan mikroba itu sendiri dipengaruhi oleh penurunan nilai aktivitas air (~w) pada proses pengolahan sampai tingkat dimana mikroba patogen dan pembusuk tidak, tumbuh~ tetapi masih mempunyai kadar air yang eukup. Pemanasan/pengeringan yang umum dilakukan oleh masyarakat dalam upaya mengeluarkan sebagian kandungan air pada lempok durian adalah dengan menjemurnya dibawah terik sinar matahari~ dimana hasil pengeringan dengan eara ~n~ biasanya tidak seragam dan kebersihan produk kurang bisa dipertanggungjawabkan. Metode pengeringan lain yang dirasakan dapat memberikan hasil yang lebih baik adalah dengan melewatkan udara panas pada lempok yang disusun sedemikian rupa dalam suatu lemari pengering sehingga tereapai kandungan air bebas bahan sesuai dengan yang dikehendaki. Udara panas sendiri diperoleh dengan memanaskan udara segar melalui alat penukar panas jenis aliran silang dengan sumber panas gas asap hasil pemasakan lempok. Raneangan didasarkan pada analisa proses pengeringan dan pereneanaan alat penukar panas. ~nalisa pengeringan sendiri didasarkan pada pengurangan kadar air lempok dari 26 7. hingga 20 7. (basis basah) menggunakan lemari pengering buatan model tray dryer ukuran 49~ 5 em ~ 40 em ~ 36 em dengan susunan rak pengering 3 tingkat. Kalor yang dibutuhkan untuk mengeringkan 9 kg lempok durian adalah 1755,,412 KJ dengan laju aliran massa udara pengering 0,0042166 kg/s dan laju aliran massa gas asap 0~0014906 kg/s. Kondisi kesetimbangan dieapai pada saat kelembaban absolut udara pengering 0~02543 kg-air/kg-udara kering. Insulasi Polystyrene Cellular Foam dan Multiplek digunakan untuk meminimumkan panas yang hilang ke udara sekeliling dengan jumlah kerugian panas teoretik yang melewati dinding lemari adalah 20,6624 Watt. ~nalisa pereneanaan penukar panas memberikan hasil bahwa panjang minimum pipa penukar panas yang diperlukan adalah 0,2228 m dengan jumlah pipa 49 buah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ230 Machine design
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Yeni Anita Gonti
Date Deposited: 06 Oct 2020 08:03
Last Modified: 06 Oct 2020 08:03
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/82087

Actions (login required)

View Item View Item