Pengaruh Siklus Pengeringan Dan Pembasahan Terhadap Sifat Fisik, Mekanik Dan Dinamik Pada Tanah Tanggul Sungai Bengawan Solo Cross Section 0+500 Desa Semambung Bojonegoro Yang Distabilisasi Dengan Kapur, Fly Ash, Dan Mikro Biobakteri

P., Muchamad Januar and Safitri, Windy and Safitri, Cyela Nor (2014) Pengaruh Siklus Pengeringan Dan Pembasahan Terhadap Sifat Fisik, Mekanik Dan Dinamik Pada Tanah Tanggul Sungai Bengawan Solo Cross Section 0+500 Desa Semambung Bojonegoro Yang Distabilisasi Dengan Kapur, Fly Ash, Dan Mikro Biobakteri. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img]
Preview
Text
3111106032-3111106026-3111106028-Undergraduate_Thesis.pdf - Published Version

Download (11MB) | Preview

Abstract

Proses pengeringan dan pembasahan secara berulang yang terjadi pada tanah tanggul sungai dapat mempengaruhi sifat fisik, mekanik dan dinamik dari tanah itu sendiri, karena terjadinya perubahan volume tanah yang disebabkan oleh perubahan kadar air. Penelitian ini berlokasi di tanggul sungai Bengawan Solo cross section 0+500. Tanggul sungai yang dibangun dengan menggunakan material river bed sangat mudah tergerus oleh aliran air sungai, sehingga kestabilan tanggul sungai tidak bisa bertahan lama. Perbaikan tanah diperlukan agar tanggul lebih stabil. Dalam hal ini yang digunakan adalah perbaikan tanah secara kimiawi. Penilitian ini menitikberatkan pengaruh proses pengeringan dan pembasahan terhadap sifat fisik, mekanik dan dinamik tanah yang distabilisasi dengan kapur, fly ash, dan mikro biobakteri. Sifat fisik meliputi kadar air (ωc), angka pori (e), derajat kejenuhan (Sr), Specific Gravity (Gs), kepadatan kering (γd), berat volume tanah (γt), batas Atterberg (LL, PL, PI) dan analisa saringan dan hidrometer. Sifat mekanik meliputi kohesi (CU), sudut geser dalam (ø) dan tegangan air pori negatif (-Uw). Sifat dinamik meliputi modulus geser (Gmax) dengan alat Elemen Bender. Tanah natural dan tanah yang distabilisasi diuji untuk mengetahui nilai parameter sifat fisik, mekanik dan dinamik tanah. Tanah yang distabilisasi diuji dengan Proctor standar untuk mendapatkan γdmax dan ωcopt dari masing-masing stabilisator. Kemudian dilakukan proses pengeringan dan pembasahan. Proses pengeringan dan pembasahan terhadap pengujian sifat fisik, mekanik dan dinamik tanah dilakukan pada siklus ke-1 dan ke-2, sedangkan proses pengeringan berulang dilakukan pada pengeringan ke-1, ke-2, ke-4, dan ke-6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah yang distabilisasi dengan 6% kapur memberikan hasil yang paling optimum dibandingkan dengan fly ash dan mikro biobateri. Klasifikasi tanah menjadi ML (USCS) dan A-4 (AASHTO). Nilai batas cair dan indeks plastisitas menurun paling tinggi yaitu 33.33 % dan 80.379 %, batas plastis menurun 13.249 %. Perubahan nilai batas-batas Atterberg dan perubahan klasifikasi tanah tersebut diduga diakibatkan oleh peningkatan persentase butiran kasar yang tinggi dan penurunan persentase butiran halus yang tinggi. Perubahan rata-rata angka pori (e) menurun 2.087 %, tegangan air pori negatif (-Uw) menurun 55.80 %, derajat kejenuhan (Sr) meningkat 7.977 %, modulus geser maksimum (Gmax) meningkat 30.551%, kepadatan kering (γd) meningkat 4.738 %, berat volume tanah (γt) meningkat 5.209 %, dan kohesi (CU) meningkat 35.11 % ==================================================================================================== The process of drying and wetting which is repeatedly occur in river embankment soil can affect the physical, mechanical, and dynamic characteristic from the soil itself, due to the soil volume changing which is caused by the changing of water content. This research located in Bengawan Solo river embankment cross section 0+500. The river embankment that built using river bed material is easily eroded by the river flow, so the river embankment stability couldn’t last long. Embankment soil improvement is needed in order to be stable. In this case is used as a chemical soil improvement. This research emphasizes the effect of drying and wetting process on physical, mechanical and dynamic soil characteristic that stabilized by lime, fly ash, and micro biobakteri. The physical characteristic include water content (ωc), void ratio (e), degree saturation (Sr), Specific Gravity (Gs), drydensity (γd), soil volume weight (γt), Atterberg limits (LL, PL, PI) and sieving and hydrometer. Mechanical characteristic include cohesion (CU), shear angle (ø) and negative pore water stress (-Uw). Dynamic characteristic include shear modulus (Gmax) with Element Bender tool. Natural soil and stabilized soil tested to determine the parameter values of physical, mechanical and dynamic soil characteristic. Stabilized soil tested with standard Proctor to get γdmax and ωcopt of each stabilizer. The process of drying and wetting for the test of physical, mechanical and dynamic soil characteristic carried on1st and 2nd cycle, while the drying process repeatedly occurin the 1st, 2nd, 4th, and 6thdrying. The results showed that the soil is stabilized with 6% lime provide the most optimum results compared with fly ash and micro biobateri. Classification of land into ML (USCS) and A-4 (AASHTO). Value of the liquid limit and plasticity index declined highest of 33.33% and 80 379% 13 249% plastic limit decreased. Changes in the value of the limits Atterberg and soil classification changes such as a rise in a high percentage of coarse and fine grains decrease high percentage. The average changes of void ratio (e) decreased 2,087%, the negative pore water stress (-Uw) decreased 55.80%, the degree of saturation (Sr) increased by 7,977%, the maximum shear modulus (Gmax) increased by 30 551%, the dry density (γd) increased 4,738%, the soil volume weight (γt) increased by 5,209%, and cohesion (CU) increased by 35.11%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSS 624.151 36 Pra p
Uncontrolled Keywords: tanggul sungai, sungai Bengawan Solo, stabilisasi tanggul, kapur, fly ash, mikro biobakteri, siklus pengeringan dan pembasahan, sifat fisik, sifat mekanik, sifat dinamik
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General) > S593.2 Soil Structure
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA749 Soil stabilization
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD878.47 Soil remediation
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 12 Jan 2021 05:54
Last Modified: 12 Jan 2021 05:54
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/82430

Actions (login required)

View Item View Item