Analisis Risiko Pelaksanaan Proyek Jaringan Air Bersih di Wilayah Sampang, Madura

Wardhana, Rizky Rahmadi (2021) Analisis Risiko Pelaksanaan Proyek Jaringan Air Bersih di Wilayah Sampang, Madura. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
09211750024013-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Jumlah kebutuhan air semakin lama semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di sejumlah wilayah, khususnya di daerah yang jarang terjamah oleh pasokan air. Sebenarnya ketersediaan air bersih yang memiliki kualitas bagus sangat melimpah, namun warga di wilayah Madura masih mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk mendapatkan air secara praktis. Tentunya agar dapat mencapai keseimbangan antara kebutuhan air dan ketersediaan air di kedepannya, perlu adanya upaya untuk memulai pembangunan prasarana untuk pemenuhan air bersih yang baik. Namun pada saat akan melakukan pekerjaan pembangunan prasarana jaringan pipa air bersih, pasti ada beberapa pekerjaan yang dapat menimbulkan sejumlah risiko dan berdampak pada proses pelaksanaan proyek. Penelitian ini memiliki tujuan untuk dapat melakukan analisis risiko-risiko yang dapat muncul pada proses pelaksanaan proyek jaringan air bersih. Untuk dapat melakukan penelitian ini, maka digunakanlah metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) yang kemudian akan dilakukan perhitungan RPN (Risk Priority Number). Setelah itu penelitian ini juga melakukan analisis dengan menggunakan metode FTA (Fault Tree Analysis) untuk dapat mengidentifikasi penyebab terjadinya pekerjaan yang mengalami kendala dan memiliki risiko. Hasil pada penelitian ini, diketahui bahwa penyebab risiko yang memiliki dampak terbesar adalah risiko kebocoran pipa dengan nilai RPN 648, risiko kerusakan mesin dengan nilai RPN 120, dan risiko tanah longsor yang memiliki nilai RPN 120, dengan berbagai macam penyebab terjadinya risiko yang akan diterangkan dengan metode Fault Tree Analysis. Setelah melalui semua proses analisis risiko, lalu dapat dilakukan penyampaian beberapa tindakan untuk pencegahan dan mitigasi yang bertujuan agar dapat mengurangi dampak dari terjadinya risko kebocoran pipa, kerusakan mesin, dan tanah longsor. Lalu untuk penentuan mitigasi risiko, didapatkan bahwa risiko kebocoran pipa memiliki 16 usulan mitigasi risiko terdiri dari faktor SDM, lingkungan, metode kerja dan manajemen, sedangkan untuk risiko kerusakan alat memiliki 4 usulan mitigasi risiko terdiri dari faktor metode kerja dan manajemen, dan risiko tanah longsor dengan 4 usulan mitigasi risiko terdiri dari faktor metode kerja dan lingkungan. ====================================================================================================== The amount of water demand has increased along with the increasing number of population in area, especially in areas that are rarely touched by water supply. Actually the availability of ground water that has clean quality is very abundant, but residents in the Madura region still expect help from the government to get water practically. Of course, in order to achieve a balance between water needs and the availability of water in the future, there needs to be an effort to start the construction of infrastructure for the fulfillment of good ground water. However, when doing the pipeline infrastructure construction work, there must be some work that can pose a number of risks and have an impact on the project implementation process. This research aims to be able to analyze risks that can arise in the process of implementing a ground water network project. To be able to do this research, the FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) method is used, which will then be calculated by the RPN (Risk Priority Number). After that, this study also conducted an analysis using the FTA (Fault Tree Analysis) to be able to identify causes of work that’s have any problem and has risks. Result in this research, the causes of the risk that have the greatest impact are the risk of pipe leakage with an RPN value of 648, the risk of machine damage with an RPN value of 120, and the risk of landslides which have a value 120, with various vauses of risk which will be explained by Fault Tree Analysis methods. After going through all th risk analysis procesess, a number of measures for prevention and mitigation can be carried out with the aim of reducing the impact of the isk of pipe leakage, engine failure and landslides. Then for the determination of risk mitigation strategies for risk priority, it was found that the risk of pipe leakage with 16 mitigation strategies consisting of human resources, environment, work methods and management factor. Risk of equipment damage with 4 mitigation strategies consisting of work methods and management factors, and risk of landslide with 4 mitigation strategies consisting of work method and environmental factors.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Analisis, Risiko, Failure Mode and Effect Analysis, Risk Priority Number, Fault Tree Analysis, Mitigasi
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD430 Water--Purification.
Divisions: Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Technology Management > 61101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Rizky Rahmadi Wardhana
Date Deposited: 19 Feb 2021 03:10
Last Modified: 19 Feb 2021 03:10
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/82675

Actions (login required)

View Item View Item