Evaluasi Mutual Coupling Pada Antena Sub-Array Slot Rectangular Patch Mikrostrip Menggunakan Defected Ground Structure & Line Resonator Untuk Sistem Komunikasi Massive Mimo 5g

Iskandar, Nur Muhamad Ziko (2021) Evaluasi Mutual Coupling Pada Antena Sub-Array Slot Rectangular Patch Mikrostrip Menggunakan Defected Ground Structure & Line Resonator Untuk Sistem Komunikasi Massive Mimo 5g. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
07111850062001-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2023.

Download (4MB)

Abstract

Sistem komunikasi 5G merupakan sistem yang mampu memenuhi kebutuhan data rate dan jumlah konektifitas dari komunikasi nirkable yang saat ini semakin tinggi. Salah satu teknologi yang menjadi kunci utama terciptanya komunikasi 5G adalah teknologi Massive Multiple-Input Multiple output (M-MIMO). M-MIMO adalah teknologi yang menggunakan ratusan elemen antena yang bekerja secara simultan untuk melayani puluhan pengguna aktif pada waktu dan frekuensi yang sama. Namun, Dikarenakan keterbatasan tempat, estetika dan untuk menekan biaya fabrikasi maka sangat diperlukan desain antena M-MIMO yang compact. Namun disisi lain, mendesain antena yang compact akan membuat jarak antar elemen akan semakin dekat sehingga efek mutual coupling tidak dapat dihindari dan mengakibatkan kinerja dari sistem antenna M-MIMO tidak optimal. Pada penelitian ini akan didesain element sub-array untuk sistem antena M-MIMO dengan melakukan optimalisasi mutual coupling yang terjadi. Sebagai inisiasi awal dilakukan proses perancangan antena elemen tunggal menggunakan desain slot rectangular mikrostrip sehingga memiliki bandwidth sesuai dengan standar 5G pada frekuensi 2.6 GHz, proses selanjutnya antena tersebut disusun array 1x2 pada struktur H-Plane untuk mengetahui mutual coupling yang terjadi dan langkah terakhir perancangan metode Defected Ground Structure (DGS) dan Line Resonator untuk reduksi mutual coupling yang terjadi. Hasil simulasi diverifikasi dengan hasil pengukuran antena yang sudah difabrikasi. Antena didesain untuk berkerja pada frekuensi 2.6 GHz dengan bahan FR-4 Epoxy. Berdasarakan hasil simulasi dan pengukuran antena diketahui bahwa penggunaan desain slot rectangular mampu meningkatkan bandwidth antena elemen tunggal menjadi 245 MHz dan gain menjadi 3.6 dBi. Lalu, hasil pengukuran antena sub-array 1x2 dengan DGS & Line Resonator menunjukan perbaikan mutual coupling hingga -18.09 dB, dengan keseluruhan bandwidth antena menjadi 210 MHz dan gain antena meningkat menjadi 5.3 dBi

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK5103.2 Wireless communication systems. Two way wireless communication
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK7871.6 Antennas (Electronics)
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK5101 Telecommunication
Depositing User: Nur Muhamad Ziko Iskandar
Date Deposited: 22 Feb 2021 05:17
Last Modified: 24 Feb 2021 02:36
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/82691

Actions (login required)

View Item View Item