Analisis Risiko Metode Launching Gantry Pada Pekerjaan Erection Girder Dengan Menggunakan Metode FMEA (Failure Mode and Effects Analysis)

Nashiro, Muhammad Sulthonan (2021) Analisis Risiko Metode Launching Gantry Pada Pekerjaan Erection Girder Dengan Menggunakan Metode FMEA (Failure Mode and Effects Analysis). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03111640000132-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian area darat termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapan yang diperuntukan bagi lalulintas yang berada pada permukaan tanah, diatas permukaan tanah, dibawah permukaan tanah dan/atau air, serta diatas permukaan air kecuali jalan kereta api, jalan lori dan jalan kabel. Jalan sendiri memiliki beberapa jenis yaitu jalan umun, jalan khusus, jalan tol dan lain sebagainya. Ada 2 jenis jalan tol diantaranya Elevated dan non-Elevated. Untuk tol yang berjenis Elevated maka akan terdapat pekerjaan erection girder. Metode erection girder ada 2 macam yaitu dengan metode Launching Gantry dan dengan menggunakan Crawler Crane. Metode kerja Launching Gantry yaitu dengan menaikan seluruh segmen girder dalam satu span secara tersusun dan disusul oleh pekerjaan epoxy dan stressing untuk meratakan antara segmen girder dalam satu span tersebut. Tugas Akhir ini berisi tentang analisis risiko metode Launching Gantri pada pekerjaan Erection Girder menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Analisis yang dilakukan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) yakni untuk mengidentifikasi sumber bahaya apa saja yang dapat terjadi dan berefek seperti apa bila terjadi. Untuk mengetahui pekerjaan dari yang paling bahaya hingga tidak berbahaya menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Evaluasi proses kegagalan FMEA dilakukan dengan menggunakan tiga indicator yaitu Severity (S), Occurance (O), detection (D). Untuk menentukan nilai prioritas mode kegagalan, dilakukan pembagian kuisioner untuk mendapat nilai dari ketiga indikator tersebut. Setelah mendapatkan nilai dari ketiga indikator tersebut dikalikan dan menghasilkan RPN (Risk Priority Number). RPN ini menunjukkan tingkat prioritas sebuah mode kegagalan yang diperoleh dari hasil analisis pada proses yang dianalisis. Semakin tinggi nilai RPN, maka urutan prioritas perbaikannya semakin tinggi Dari hasil analisis FMEA ini didapatkan nilai Severity (S) tertinggi adalah 90,83% pada pekerjaan penyusunan Girder, nilai Occurance (O) teringgi adalah 15,83% pada pekerjaan pengaitan sisi depan Girder dengan Winch, dan yang terakhir nilai detection (D) teringgi adalah 43,33% pada pekerjaan penahanan Girder dengan kayu. Untuk nilai RPN tertinggi yaitu 50312,5 pada pekerjaan Instalasi Sleeper. Untuk Faktor Penyebab risiko kecelakaan kerja paling berbahaya berdasarkan metode yang digunakan (metode FMEA) adalah memar dan kematian tertimpa girder pada pekerjaan pengangkatan girder dengan hydraulic jack pada sisi depan dan belakang disebabkan oleh 4 faktor yaitu faktor manusia, faktor manajemen, faktor lingkungan dan faktor teknis. Dalam faktor manusia penyebab paling mendasar adalahtidak menggunakan APD, kurang pengetahuan, tidak berkonsentrasi, dan kelelahan. Dalam faktor manajemen penyebab paling mendasar adalah kurang pelatihan K3, kurangnya komunikasi, kurang waktu pengawasan. Dalam faktor lingkungan penyebab paling mendasar adalah tidak ada rambu peringatan,ruang gerak tidak ada. Dalam faktor teknis penyebab paling mendasar adalah posisi alat berbahaya, tidak diperiksa sebelum digunakan, tidak berfungsi maksimal. ======================================================================================================================== The road is a land transportation infrastructure covering all parts of the land area including complementary buildings and equipment intended for traffic that is on the ground surface, above the ground surface, below the ground and/or water, and above the water surface, except for railways, lorries, and cable path. The road itself has several types, namely public roads, special roads, toll roads, and so on. There are 2 types of toll roads including Elevated and non-Elevated. The erection girder work is one of construction method at eleveated toll road project. There are 2 types of erection girder methods, namely the Launching Gantry method and Crawler Crane method. The Launching Gantry work method is to increase all girder segments in one span in a structured manner followed by epoxy and stressing work to flatten between the girder segments in one span. This final project contains a risk analysis of the Launching Gantry method on Erection Girder work using the Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) method. The analysis is carried out using the Job Safety Analysis (JSA) method, which is to identify any sources of danger that can occur and its potential effects. Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) is used to determine the job from the most dangerous to the least dangerous. Evaluation of the FMEA failure process is carried out using three indicators, namely Severity (S), Occurrence (O), detection (D). To determine the priority value of the failure mode, a questionnaire was distributed to get the value of the three indicators. After getting the value of the three indicators, it is multiplied and produces an RPN (Risk Priority Number). This RPN shows the priority level of a failure mode obtained From the analysis results of the analyzed process. The higher the RPN value, the higher the priority order for improvement From the results of this FMEA analysis, the highest Severity (S) value is 90.83% in the Girder preparation work, the highest Occurrence (O) value is 15.83% on the work of linking the front side of the Girder with the Winch, and the last is the detection value (D) the highest was 43.33% in girder containment work with wood. The highest RPN value is 50312.5 in the Sleeper Installation job. The risk factors for the most dangerous work accidents based on the method used (FMEA method) are bruising and death of a girder on the job of lifting girders with hydraulic jacks on the front and rear sides caused by 4 factors, namely human factors, management factors, environmental factors, and technical factors. In human factors the most basic causes are not using PPE, lack of knowledge, not concentrating, and fatigue. In the management factor, the most basic causes are lack of K3 training, lack of communication, lack of time for supervision. In environmental factor, the most basic cause is no warning signs, no space to move. In technical factors, the most basic cause is the position of dangerous equipment, not checked before use, not functioning optimally.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Erection Girder, Failure Mode and Effects Analysis, Job Safety Analysis, Launching Gantry
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Muhammad Sulthonan Nashiro
Date Deposited: 26 Feb 2021 01:30
Last Modified: 02 Mar 2021 02:23
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/82899

Actions (login required)

View Item View Item