Penempatan Optimum Perangkat Ukur pada Jaringan Distribusi Menggunakan Metode Integer Linear K-Means Clustering

Sulistyowati, Riny (2021) Penempatan Optimum Perangkat Ukur pada Jaringan Distribusi Menggunakan Metode Integer Linear K-Means Clustering. Doctoral thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
07111560010004-Disertation.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2023.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://drive.google.com/file/d/16NQ4hE9etwR8KiDOf...

Abstract

Jaringan listrik cerdas atau dikenal dengan smart-grid merupakan salah satu bentuk transformasi dan reformasi teknologi di industri ketenagalistrikan. Untuk mendapatkan perfomansi smart-grid yang diharapkan, maka dibutuhkan hasil analisis yang mampu mengimbangi kondisi dinamis sistem. Data tersebut di implementasikan dalam bentuk instalasi perangkat pengukuran atau di sebut pula Phasor Measurement Unit (PMU). Permasalahan menjadi kompleks karena di butuhkan banyak perangkat PMU yang harus dipasang di jaringan listrik. Sehingga dibutuhkan optimasi untuk mereduksi jumlah dan penempatan PMU yang mampu mengontrol semua jaringan listrik. Penelitian ini membahas tentang metode optimasi untuk mereduksi jumlah dan penempatan PMU pada jaringan distribusi menggunakan metode Integer Linear K-Means. Metode ini merupakan penggabungan antara metode Integer Linear dan metode K-Means. Keunggulan dari metode tersebut mampu menganalisa data non linear dengan proses iterasi yang lebih cepat dan sangat akurat. Metode Integer Linear digunakan untuk membangkitkan data pada bus yang terpasang PMU dan K-Means untuk proses Cluster. Tahap pertama membuat model simulasi menggunakan banyak PMU yang di optimalkan pada jaringan distribusi Bendul Merisi dengan metode Integer Linear K-Means Clustering dengan tujuan memperoleh solusi optimum penempatan dan jumlah minimal PMU yang di pasang. Tahap kedua adalah estimasi daya dan tegangan pada bus yang tidak terpasang PMU menggunakan metode modifikasi ANFIS Hybrid PSO_GA. Tahap ketiga pengujian simulasi hardware untuk rancangan pada penelitian ini untuk data offline dan online. Dalam penelitian juga dilakukan pengujian terhadap jaringan transmisi Jawa-Bali 500 kV. Hasil penelitian dengan penerapan metode Integer Linear K-Means Clustering pada jaringan distribusi Bendul Merisi, maka dari 11 PMU yang seharusnya, dapat cukup diwakili 3 PMU saja, sehingga terjadi pengurangan sebesar 73%. Untuk estimasi tegangan dan daya pada saluran yang tidak terpasang PMU dengan metode modifikasi ANFIS Hybrid PSO_GA memiliki tingkat akurasi 99%. Hasil pengujian simulasi hardware menunjukkan kinerja yang baik. Adapun hasil pengujian pada jaringan transmisi Jawa-Bali 500 kV terjadi pengurangan jumlah PMU sebesar 84 %. Kata kunci : smart grid, optimasi, Interger linear K-Mean Clusterings, simulasi hardware offline dan online, ANFIS Hybrid PSO_GA. ====================================================================================================== The smart electricity network, also known as the smart grid, is a form of technological transformation and reform in the electricity industry. In order to obtain the expected smart-grid performance, analysis results are needed that are able to balance the dynamic conditions of the system. The data is implemented in the form of the installation of measurement devices or also known as the Phasor Measurement Unit (PMU). The problem becomes complex because many PMU devices are required to be installed in the power grid. So that optimization is needed to reduce the number and placement of PMUs that can control all electricity networks. This study discusses the optimization method to reduce the number and placement of PMUs in distribution networks using the Integer Linear K-Means method. This method is a combination of the Integer Linear method and K-Means method. The advantage of this method is that it is able to analyze non-linear data with a faster and more accurate iteration process. The Linear Integer Method is used to generate data on buses installed by PMU and K-Means for the clustering process. The first stage is to create a simulation model using many optimized PMUs on the Bendul Merisi distribution network with the Integer Linear K-Means Clustering method with the aim of obtaining the optimum solution for placement and the minimum number of PMUs installed. The second stage is the power and voltage estimation on the bus that is not installed by the PMU using the ANFIS PSO_GA hybrid modification method. The third stage is testing the hardware simulation for the design in this study for offline and online data. The research also conducted testing of the Java-Bali 500 kV transmission network. The results of the study by applying the Integer Linear K-Means Clustering method to the Bendul Merisi distribution network, from the 11 PMUs that should have been represented, only 3 PMUs could be represented, resulting in a reduction of 73%. For the estimation of voltage and power on lines that are not installed PMU with the modified ANFIS PSO_GA method has an accuracy rate of 99%. Hardware simulation test results show good performance. The test results on the Java-Bali 500 kV transmission network showed a reduction in the number of PMUs by 84%.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : smart grid, optimasi, Interger linear K-Mean Clusterings, simulasi hardware offline dan online, ANFIS Hybrid PSO_GA. Keywords: smart grid, optimization, linear interger K-Mean Clusterings, offline and online hardware simulation, ANFIS PSO_GA hybrid.
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK3030 Electric power distribution systems
Divisions: Faculty of Intelligent Electrical and Informatics Technology (ELECTICS) > Electrical Engineering > 20001-(S3) PhD Thesis
Depositing User: RINY SULISTYOWATI
Date Deposited: 01 Mar 2021 04:52
Last Modified: 01 Mar 2021 04:52
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/83008

Actions (login required)

View Item View Item