Penetapan Batas Pengelolaan Wilayah Laut di Provinsi Kepulauan Riau Menurut UU No.23 Tahun 2014

Sari, Anggun Aprilia (2021) Penetapan Batas Pengelolaan Wilayah Laut di Provinsi Kepulauan Riau Menurut UU No.23 Tahun 2014. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Image
03311640000075_ApprovalSheets.jpeg - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (56kB) | Request a copy
[img] Text
03311640000075_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2023.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satu provinsi termuda dan berbasis daerah kepulauan di Indonesia (Ari Mulianta Ginting, 2016). Provinsi Kepulauan Riau merupakan daerah yang terdiri dari gugusan pulau, jarak antara satu gugusan pulau ke gugusan pulau lainnya sangat jauh bahkan lebih dari 24 mil laut. Sehingga wilayah pengelolaan laut Provinsi Kepulauan Riau terletak berjauhan tergantug dari jarak antar pulau. Untuk mengetahui luas wilayah pengelolaan laut, diperlukan penetapan batas wilayah pengelolaan laut antara Provinsi Kepulauan Riau dan daerah disekitarnya. Peraturan di Indonesia yang mengatur tentang pengelolaan laut daerah adalah Undang-undang No.23 Tahun 2014 Pasal 27. Sedangkan untuk peraturan tentang penetapan batas daerah terdapat pada Peraturan Menteri Dalam Negeri No.141 Tahun 2017. Selain itu, pada tahun 2017 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menerbitkan Rancangan Undang-undang tentang Percepatan Pembangunan Daerah Kepualauan. Dalam rancangan undang-undang ini disebutkan bahwa pengelolaan laut daerah diukur sejauh 12 mil laut dari garis pantai kepulauan. Penelitian ini dimaksudkan untuk menetapkan batas pengelolaan laut Provinsi Kepualauan Riau dengan metode median line. Membandingkan luas pengelolaan laut Provinsi Kepulauan Riau menurut Undang-undang No. 23 Tahun 2014 dan Rancangan Undang-undang tentang Percepatan Pembangunan Daerah kepulauan. Dari penelitian didapatkan hasil luas pengelolaan laut Provinsi Kepualauan Riau menurut Undang-undang No.23 Tahun 2014 adalah 108530,11 km2. Sedangkan luas wilayah pengelolaan laut Provinsi Kepualauan Riau menurut Rancangan Undang-undang Percepatan Pembangunan Daerah Kepualauan adalah 240307,44 km2. ====================================================================================================== Riau Islands Province is one of the youngest provinces and is based on archipelago areas in Indonesia (Ari Mulianta Ginting, 2016). Riau Islands Province is an area consisting of a group of islands, the distance between one island group and another is very far, even more than 24 nautical miles. So that the marine management area of the Riau Islands Province is located far apart depending on the distance between the islands. To determine the extent of the marine management area, it is necessary to determine the boundaries of the marine management area between the Riau Islands Province and the surrounding areas. The regulation in Indonesia that regulates regional marine management is Law No. 23/2014 Article 27. Meanwhile, the regulations regarding the determination of regional boundaries are contained in the Minister of Home Affairs Regulation No. 141 of 2017. In addition, in 2017 the House of Representatives of the Republic of Indonesia Indonesia issued a Draft Law on the Acceleration of Regional Development in the Archipelago. The draft law states that regional sea management is measured as far as 12 nautical miles from the island coastline. This study aims to determine the boundaries of marine management in Riau Islands Province using the median line method. Comparing the marine management area of the Riau Islands Province according to Law no. 23 of 2014 and the Draft Law on the Acceleration of Archipelagic Regional Development. From the research, it was found that the area of marine management in Riau Islands Province according to Law No.23 of 2014 was 108530.11 km2. Meanwhile, the sea management area of Riau Islands Province according to the Draft Law for the Acceleration of Regional Development in the Archipelago is 240307.44 km2.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Boundaries of marine management, Marine Area Management, Law No. 23 of 2014, Draft Law Batas pengelolaan laut, Pengelolaan Wilayah Laut, Undang-undang No. 23 Tahun 2014, Rancangan Undang-Undang
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GC Oceanography > GC1018.5 Ocean zoning.
K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Geomatics Engineering > 29202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Anggun Aprilia Sari
Date Deposited: 03 Mar 2021 04:11
Last Modified: 03 Mar 2021 04:11
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/83249

Actions (login required)

View Item View Item