Konsep Penyediaan Sarana Perumahan Berdasarkan Prinsip Neighborhood Unit Dan Walkability Di Kota Malang

Pusporini, Nuryantiningsih (2021) Konsep Penyediaan Sarana Perumahan Berdasarkan Prinsip Neighborhood Unit Dan Walkability Di Kota Malang. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img] Text
Tesis Nuryantiningsih_02 (7).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (46MB) | Request a copy
Official URL: https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/tataloka/i...

Abstract

Permasalahan penyediaan sarana perumahan dapat muncul akibat ketidakjelasan kewenangan pengelolaan, konflik pemanfaatan, penyediaannya tidak sesuai standar baik karena kualitas yang buruk, kuantitas kurang, maupun tidak ada rencana penyediaannya. Ketiadaan penyediaan sarana tersebut umumnya terjadi pada perumahan-perumahan dengan luas kawasan kecil. penelitian ini akan difokuskan untuk melihat permasalahan yang berkaitan dengan isu perumahan skala kecil dan perkembangan kebutuhan riil penghuni terhadap sarana perumahan. Kota Malang dipilih menjadi lokasi penelitian karena didominasi oleh perumahan skala kecil (90% dengan luas kurang dari 25 hektar) dan tren pengembangan perumahan skala kecil diperkirakan akan terus berlanjut. Kebutuhan penghuni terhadap sarana akan diselaraskan dengan prinsip neighborhood unit dan walkability untuk menghasilkan konsep penyediaan sarana perumahan di Kota Malang. Paradigma penelitian yang digunakan adalah post-positivisme. Pendekatan penelitian adalah gabungan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, pengukuran dan kuisioner. Analisa data menggunakan teknik analisa deskriptif, ekplanasi dan interpretasi, statistik deskriptif, dan korelasi. Jenis sarana perumahan yang diprioritaskan untuk dibangun adalah sarana peribadatan, pos keamanan, RTH dan toko/ warung. Sedangkan jenis sarana yang ditempuh dengan berjalan kaki antara lain tempat ibadah, toko dan taman dengan radius 100 meter. Lebar jalan internal minimal 6 meter, dengan fasilitas fisik pendukung pejalan kaki yang penyediaannya disesuaikan dengan hirarki kebutuhan berjalan. Konsep tersebut dapat digunakan untuk menentukan luas kawasan minimal perumahan skala kecil seluas 0,92 hektar. Secara individu, perumahan skala kecil tidak dapat disebut sebagai neighborhood unit. Namun, berdasarkan preferensi penghuni terhadap sarana, dapat disimpulkan bahwa pengumpulan perumahan skala kecil dan permukiman masyarakat di sekitarnya dapat membentuk satu neighborhood unit. Dengan demikian, penyediaan sarana untuk perumahan skala kecil tidak harus disediakan secara mandiri, tetapi dapat dipenuhi dengan penggunaan sarana secara bersama serta penyesuaian penyediaan sarana berdasarkan jangkauan berjalan kaki ============================================================================================ paradigm used is post-positivism. The research approach is a combination of quantitative and qualitative. Data collection was carried out through interviews, observations, measurements, and questionnaires. Data analysis used descriptive analysis techniques, explanation and interpretation, descriptive statistics, and correlation. The types of housing facilities that are prioritized to be built are religious facilities, security posts, green open space, and shops/stalls. Meanwhile, the types of facilities that can be reached on foot include places of worship, shops, and parks with a radius of 100 meters. The minimum width of the internal road is 6 meters, with pedestrian supporting physical facilities, the provision of which is adjusted to the hierarchy of walking needs. This concept can be used to determine the minimum area for small-scale housing of 0.92 hectares. iv Individually, small-scale housing can not be called a neighborhood unit. However, based on residents' preferences for facilities, it can be concluded that the collection of small-scale housing and community settlements in the vicinity can form one neighborhood unit. Thus, the provision of facilities for small-scale housing does not have to be provided independently, but can be met by sharing the facilities as well as adjusting the provision of facilities based on walking distance

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Neighborhood Unit, Perumahan Skala Kecil, Preferensi Penghuni, Sarana Perumahan, Walkability
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture > NA7115 Domestic architecture. Houses. Dwellings
N Fine Arts > NA Architecture > NA9051 Residential areas. Site planning
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Architecture > 23101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Mrs Nuryantiningsih Pusporini
Date Deposited: 03 Mar 2021 07:11
Last Modified: 03 Mar 2021 07:11
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/83285

Actions (login required)

View Item View Item