Model Pengembangan Angkutan Transportasi Air di Wilayah Bersungai Banyak: Studi Kasus Kabupaten Teluk Bintuni

Fikri, Fadhilah (2021) Model Pengembangan Angkutan Transportasi Air di Wilayah Bersungai Banyak: Studi Kasus Kabupaten Teluk Bintuni. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh November.

[img] Text
04411540000056-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Kabupaten Teluk Bintuni adalah wilayah yang dialiri banyak sungai yang dimanfaatkan oleh penduduk karena kondisi jalur darat yang tidak selalu dapat dilewati oleh kendaraan. Salah satu moda transportasi yang digunakan untuk menghubungkan ke-24 distrik yang ada di kabupaten tersebut adalah taksi air yang telah beroperasi sejak tahun 2019. 3 (tiga) unit taksi air berkapasitas 16 orang tersebut belum dapat beroperasi secara optimum, karena hanya menjangkau 4 (empat) distrik saja. Tugas Akhir ini bertujuan untuk merencanakan pola operasi baru dari taksi air yang ada sehingga dapat menjangkau seluruh distrik di Kabupaten Teluk Bintuni. Hal terpenting yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi sungai yang dapat dilayari serta menghitung kombinasi rute. Terdapat 11 distrik yang dapat di lalui oleh taksi air. Dengan memperhatikan waktu operasi taksi air yang tidak boleh lebih dari 12 jam, wilayah operasi dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu, Wilayah Operasi Utara I, Wilayah Operasi Utara II, dan Wilayah Operasi Selatan yang masing-masing dilayani oleh satu taksi air. Biaya operasi taksi air di masing-masing wilayah operasi dapat dihitung dan dipakai untuk menentukan pola operasi dengan biaya terendah. Rute terpilih di Wilayah Operasi Utara I adalah Bintuni – Tomu – Aranday – Kamundan – Aranday – Tomu – Bintuni. Wilayah Operasi Utara II adalah Bintuni – Manimeri – Wamesa – Manimeri – Bintuni. Wilayah Operasi Selatan adalah Aroba – Sumuri – Babo – Kuri – Kaitaro – Kuri – Babo – Sumuri - Aroba. Benefit Cost Ratio dihitung untuk mengetahui kelayakan pola operasi tersebut. Nilai benefit cost ratio dari pola operasi taksi air yang direncanakan adalah 1,09, yang berarti pola operasi yang direncanakan layak secara ekonomi. Analisis sensitivitas dilakukan untuk mengetahui perilaku 3 (tiga) variabel, yaitu, permintaan penumpang, load factor, dan tarif, terhadap kelayakan operasi taksi air. ========================================================================================================== Teluk Bintuni Regency has many rivers used by people because of its land transportation condition through which land vehicle cannot pass. One of the transportation modes is water taxi which has been used since. 3 (three) units of water taxi capable of carrying 16 passengers are considered to operate optimally, because they cover only 4 (four) districts. This Final Project intends to plan new operational pattern of the existing water taxis in order that they can reach as many districts as possible in Teluk Bintuni Regency. Navigable rivers located in 11 districts can be identified and be used to determine the routes. By paying attention on operational time of the taxi which cannot exceed 12 hours, 3 (three) operational area are created: North Area I, North Area II, and South Area. Each area is served by one taxi. Operational Cost of taxi in each area can be calculated and used to determine the operational pattern which has the minimum cost. Selected route in North Area I is Bintuni – Tomu – Aranday – Kamundan – Aranday – Tomu – Bintuni, in North Area II is Bintuni – Manimeri – Wamesa – Manimeri – Bintuni, and in South Area is Aroba – Sumuri – Babo – Kuri – Kaitaro – Kuri – Babo – Sumuri - Aroba. Benefit Cost Ratio is calculated to find out the feasibility of the operation. Result of the Benefit Cost Ratio is 1.09. This means that the new operational pattern of water taxi is feasible. Sensitivity Analysis is carried out to evaluate the behavior of water taxi operation by varying the number of passengers, load factor, and tariff.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Taksi Air, Permutasi, Benefit Cost Ratio, Analisis Sensitivitas, Water Taxi, Permutation, Benefit-Cost Ratio, Sensitivity Analysis.
Subjects: V Naval Science > V Naval Science (General) > V220 Naval ports, bases, reservations, docks, etc.
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Transportation Engineering > 21207-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Fikri Fadhilah
Date Deposited: 04 Mar 2021 07:47
Last Modified: 04 Mar 2021 07:47
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/83431

Actions (login required)

View Item View Item