Kompatibililtas Material dan Uji Korosi pada Material Berubah Fasa Berbasis Eutektik Bersuhu Rendah

Jati, Sembodo Baskoro (2021) Kompatibililtas Material dan Uji Korosi pada Material Berubah Fasa Berbasis Eutektik Bersuhu Rendah. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 04211741000021-Undergraduate_Thesis.pdf]
Preview
Text
04211741000021-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Konsumsi energi berlebih sudah menjadi sebuah masalah yang umum dihadapi pada berbagai macam peralatan permesinan. Peti kemas berpendingin merupakan salah satu dari sekian peralatan yang mengkonsumsi banyak energi untuk mendinginkan muatan di dalamnya. Phase Change Material atau PCM adalah sebuah solusi yang berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan konsumsi energi berlebih di peti kemas berpendingin. PCM bisa dimanfaatkan untuk menghemat konsumsi energi pada peti kemas berpendingin dengan mengaplikasikan Hybrid PCM dan Vapor Compression Refrigeration System. Tugas akhir ini berfokuskan pada uji kompatibilitas pada eutectic PCM dengan specimen metal dan plastik yang bisa digunakan sebagai material enkapsulasi PCM. Uji kompatibilitas dilakukan melalui uji siklus termal dan uji korosi berdasarkan metode analisa thermo-gravimetric analysis. Uji siklus termal dilakukan pada rentang suhu antara 0 oC dan -20 oC dalam waktu 1 minggu atau 100 kali siklus dan dikombinasikan dengan uji korosi yang dilakukan berdasarkan standar ASTM-G1 untuk mengukur perubahan massa dan laju korosi dari setiap spesimen material yang diuji. Semua 7 spesimen material dicelupkan ke dalam 10 variasi eutectic PCM selama pengujian. Alumunium memiliki laju korosi rata-rata sebesar 6,22 x 10-6 gram/mm2.hari dari semua variasi PCM yang diuji. Baja Tahan Karat (Stainless Steel) memiliki laju korosi rata-rata sebesar 5.38 x 10-6 gram/mm2.hari dari semua variasi PCM yang diuji. Tembaga memiliki laju korosi rata-rata sebesar 9.83 x 10-6 gram/mm2.hari dari semua variasi PCM yang diuji. Baja Karbon (Carbon Steel) memiliki laju korosi rata-rata sebesar 6.30 x 10-6 gram/mm2.hari dari semua variasi PCM yang diuji. PET memiliki laju korosi rata-rata sebesar 3.09 x 10-7 gram/mm2.hari dari semua variasi PCM yang diuji. HDPE memiliki laju korosi rata-rata sebesar 2.06 x 10-6 gram/mm2.hari dari semua variasi PCM yang diuji. PVC memiliki laju korosi rata-rata sebesar 7.39 x 10-6 gram/mm2.hari dari semua variasi PCM yang diuji. Berdasarkan nilai rata-rata laju korosi pada semua variasi PCM yang diuji, Alumunium merupakan metal yang paling kompatibel dan PET merupakan plastik yang paling kompatibel karena material tersebut memiliki nilai rata-rata laju korosi paling rendah pada semua variasi PCM yang diuji.
======================================================================================================
Excess energy consumption is a common problem that we faced nowadays in many devices. Reefer container is one of many devices that consumed much energy to cooled cargos inside. Phase Change Material or PCM is a promising sustainable solution to overcome excess energy consumption problem in reefer container. PCM could be utilized to save energy in reefer container with applying Hybrid PCM and Vapor Compression Refrigeration System. This bachelor thesis research focused on compatibility test on eutectic PCM with metal and plastic specimens that could be used as PCM encapsulation material. The compatibility test is conducted through thermal cycling test and corrosion test based on thermo-gravimetric analysis method. Thermal cycling test is conducted in temperature range between 0 oC and -20 oC within 1 week test or 100 cycle and in combination with corrosion test which is conducted referring to ASTM-G1 standard to measure mass change and corrosion rate from each material specimens tested. Each 7 material specimens were immersed in 10 eutectic PCM variations during the test. Aluminum has average corrosion rate of 6.22 x 10-6 gram/mm2.day from all PCM variations that were tested. Stainless Steel has average corrosion rate of 5.38 x 10-6 gram/mm2.day from all PCM variations that were tested. Copper has average corrosion rate of 9.83 x 10-6 gram/mm2.day from all PCM variations that were tested. Carbon Steel has average corrosion rate of 6.30 x 10-6 gram/mm2.day from all PCM variations that were tested. PET has average corrosion rate of 3.09 x 10-7 gram/mm2.day from all PCM variations that were tested. HDPE has average corrosion rate of 2.06 x 10-6 gram/mm2.day from all PCM variations that were tested. PVC has average corrosion rate of 7.39 x 10-6 gram/mm2.day from all PCM variations that were tested. Based on its average corrosion rate on all PCM variation that tested, Aluminum is the most compatible metal material and PET is the most compatible plastic material because each material has the lowest average corrosion rate from all PCM variations.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Encapsulation, Energy, Reefer Container, Refrigeration
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.74 Corrosion and anti-corrosives
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM485 Cold storage on ships. Marine refrigeration.
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Sembodo Baskoro Jati
Date Deposited: 06 Mar 2021 02:41
Last Modified: 25 Jul 2024 03:16
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/83595

Actions (login required)

View Item View Item