Pengaruh Variasi Perbandingan Na2SiO3 terhadap NaOH dengan Molaritas 12M pada Kinerja Beton Geopolimer Berbasis Fly Ash Tipe C

Anggara, Setya (2021) Pengaruh Variasi Perbandingan Na2SiO3 terhadap NaOH dengan Molaritas 12M pada Kinerja Beton Geopolimer Berbasis Fly Ash Tipe C. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
10111910015008_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2023.

Download (3MB)

Abstract

Beton geopolimer merupakan alternatif baru dalam pembuatan material struktur bangunan. Dalam pembuatannya beton geopolimer sama sekali tidak menggunakan semen pada material penyusunnya, dimana material tersebut digantikan oleh fly ash. Pemilihan fly ash didasari karena mengandung banyak unsur Silika (Si) dan Alumina (Al). Fly Ash yang digunakan pada penelitian ini adalah fly ash tipe C (high-calcium fly ash). Dalam proses pengikatan beton geopolimer, fly ash memerlukan alkali aktivator agar proses pengikatan material penyusun beton dapat terjadi secara sempurna. Alkali aktivator yang digunakan adalah NaOH (Natrium Hidroksida) dan Na2SiO3 (Natrium Silikat). Perbandingan variasi pada alkali aktivator perlu diperhatikan agar ikatan polimerisasi pada beton geopolimer dapat terjadi dengan maksimal. Pada penelitian ini dilakukan 3 variasi perbandingan Na2SiO3 terhadap NaOH 12 M, yakni 1,5 ; 1,2 dan 1,25. Kemudian perlu dilakukan beberapa pengujian agar didapatkan variasi aktivator yang paling optimal dari ketiga variasi tersebut. Pengujian yang dilakukan untuk mengukur kinerja dari beton geopolimer adalah uji slump, uji kuat tekan, hammer test, resistivity test, uji UPV, uji porositas dan uji permeabilitas. Hasil yang didapatkan yakni variasi perbandingan 1:1,5 adalah variasi terbaik dari 3 variasi yang dibuat. Dari beberapa pengujian yang dilakukan, variasi ini cenderung lebih baik jika dibandingkan dengan variasi yang lain. Dari sisi nilai kuat tekan didapatkan mutu beton pada 28 hari berturut turut adalah 16,82 MPa, 14,24 MPa dan 5,20 untuk variasi 1:1,5 ; 1:2,0 dan 1:2,5. Sementara untuk parameter uji yang lain menunjukkan bahwa kinerja beton geopolimer berbasis fly ash tipe C termasuk dalam kategori normal. ===================================================================================================== Geopolymer concrete is a new alternative in the manufacture of building structural materials. In the manufacture of geopolymer, concrete does not use cement in its constituent materials, where the material is replaced by fly ash. The selection of fly ash is based on the fact that it contains a lot of silica (Si) and Alumina (Al) elements. Fly ash that used in this study is type C fly ash (high-calcium fly ash). In the geopolymer concrete binding process, fly ash requires an activator alkaline so that the binding process of the concrete constituent materials can occur perfectly. NaOH (Sodium Hydroxide) and Na2SiO3 (Sodium Silicate) are used as alkaline activator. Comparison of variations in the activator alkaline needs to be considered so that the polymerization bond in the geopolymer concrete can occur optimally. In this study, 3 variations in the ratio of Na2SiO3 to 12 M NaOH were carried out, namely 1.5; 1,2 and 1.25. Then it is necessary to do some testing in order to get the most optimal activator variation from the three variations. To measure the performance of geopolymer concrete are the slump test, compressive strength test, hammer test, resistivity test, UPV test, porosity test and permeability test. The results are 1: 1.5 variation ratio is the best variation of the 3 variations made. From several tests carried out, this variation tends to be better than the other variations. In terms of compressive strength values, the concrete quality on 28 consecutive days is 16.82 MPa, 14.24 MPa and 5.20 for 1: 1.5 ; 1: 2,0 and 1: 2,5 variations. Meanwhile, other test parameters show that the performance of geopolymer concrete based on fly ash type C is included in the normal category.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Beton Geopolimer, Fly Ash, Alkali Aktivator, Kinerja Beton, Geopolymer Concrete, Fly Ash, Activator Alkaline, Concrete Performance
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA681 Concrete construction
T Technology > TH Building construction > TH880 Sustainable buildings. Sustainable construction. Green building
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy > TN295 Fly ash
Divisions: Faculty of Vocational > Civil Infrastructure Engineering
Depositing User: Setya Anggara
Date Deposited: 10 Mar 2021 09:11
Last Modified: 10 Mar 2021 09:11
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/83741

Actions (login required)

View Item View Item